Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Politics

Trump Lembutkan Sikap, Undang Iran Negosiasi Kesepakatan

Kiki Wijaya by Kiki Wijaya
February 8, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Trump Lembutkan Sikap, Undang Iran Negosiasi Kesepakatan

#image_title

RELATED POSTS

Prabowo-Oposisi Bertemu, Isu Dewan Perdamaian Terkuak!

Jokowi Dukung PSI, Golkar Santai: Tak Ada Ancaman

Iran Ancaman Perang Regional, Khamenei Peringatkan Israel

Dalam sebuah episode terbaru yang menegangkan dari ketegangan geopolitik yang telah berlangsung lama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyuarakan harapan untuk mencapai kesepakatan dengan Iran, sebuah pernyataan yang muncul setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap agresi militer AS terhadap Republik Islam tersebut akan memicu konflik regional yang meluas. Momen krusial ini, yang terjadi sekitar Minggu (1/2) di tengah peningkatan kehadiran angkatan laut AS di Timur Tengah dan gejolak protes internal di Iran, menyoroti kompleksitas upaya Washington menekan Teheran untuk menyetujui kesepakatan nuklir baru dan menghentikan tindakan keras terhadap demonstran, sekaligus menguji batas-batas diplomasi dan ancaman militer di panggung dunia.

Pernyataan Trump tersebut muncul sebagai respons langsung terhadap pertanyaan wartawan mengenai ancaman perang di kawasan yang dilontarkan oleh Khamenei. Dengan nada yang mencampurkan harapan dan ultimatum, Trump menyatakan, “Mudah-mudahan kita bisa membuat kesepakatan. Jika kita tidak membuat kesepakatan, maka kita akan tahu apakah dia benar atau tidak.” Pernyataan ini, yang dilansir oleh Al Arabiya News, menggarisbawahi posisi AS yang ambigu: terbuka untuk dialog namun siap menghadapi konsekuensi jika negosiasi gagal. Ini bukan kali pertama Trump menunjukkan sikap yang berfluktuasi terhadap Iran. Sebelumnya, ia sempat “melunak” dan menyatakan AS siap bernegosiasi, bahkan mengatakan bahwa Iran ingin bernegosiasi di sela acara Dewan Perdamaian di Davos, Swiss. Namun, sikap ini juga diimbangi dengan peringatan keras bahwa waktu Iran untuk mencapai kesepakatan hampir habis, mendesak Teheran untuk bernegosiasi mengenai program nuklir atau menghadapi konsekuensi yang tidak ditentukan.

Dinamika Ketegangan AS-Iran: Dari Ultimatum hingga Harapan Negosiasi

Latar belakang pernyataan Trump ini adalah peningkatan signifikan kehadiran militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Washington telah secara demonstratif memperkuat angkatan lautnya, mengerahkan kapal induk, pesawat pengebom strategis, dan aset militer lainnya ke wilayah tersebut. Pengerahan ini dipandang sebagai upaya untuk menekan Iran agar tunduk pada tuntutan AS, yang meliputi persetujuan atas kesepakatan nuklir yang lebih komprehensif daripada Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015, serta penghentian tindakan keras terhadap para demonstran di dalam negeri. Presiden Trump secara berulang kali mengancam Iran dengan intervensi jika tuntutan ini tidak dipenuhi, menciptakan iklim ketidakpastian dan eskalasi. Referensi tambahan menunjukkan bahwa Trump merahasiakan rencana sebenarnya terhadap Iran meskipun negosiasi dilaporkan mulai berjalan, menandakan strategi yang penuh perhitungan dan mungkin multi-faceted.

Sikap Trump yang kadang “melunak” dan kadang mengeluarkan ultimatum keras mencerminkan strategi “tekanan maksimum” yang diterapkan pemerintahannya. Di satu sisi, ada harapan untuk mencapai kesepakatan diplomatik yang dapat mencegah konflik bersenjata dan menstabilkan kawasan. Di sisi lain, ada ancaman militer yang nyata dan peringatan bahwa waktu untuk negosiasi semakin menipis. Ketegangan ini mencapai puncaknya ketika AS mengerahkan armada militer besar, dengan Trump secara eksplisit mendesak Iran untuk bernegosiasi terkait program nuklir mereka sebelum terlambat. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada ruang untuk dialog, AS beroperasi dari posisi kekuatan, menggunakan ancaman militer sebagai alat tawar menawar utama. Harapan Trump untuk “membuat kesepakatan” dapat diinterpretasikan sebagai keinginan untuk mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi AS, terutama setelah ia menarik diri dari JCPOA yang dianggapnya cacat.

Gejolak Internal Iran dan Respons Teheran terhadap Tekanan Internasional

Kondisi internal Iran turut memperkeruh situasi. Sejak akhir Desember, Republik Islam Iran dilanda gelombang protes besar-besaran yang awalnya dipicu oleh kesulitan ekonomi yang parah, termasuk inflasi tinggi, pengangguran, dan korupsi. Protes ini dengan cepat berkembang menjadi tantangan politik paling serius bagi rezim Teheran sejak Revolusi Islam pada tahun 1979. Demonstrasi meluas ke berbagai kota, menyerukan perubahan mendasar dalam kepemimpinan dan kebijakan pemerintah. Namun, gelombang protes tersebut akhirnya mereda setelah pemerintah Iran melakukan penindakan keras yang brutal terhadap para demonstran.

Skala penindakan keras ini sangat mengkhawatirkan. Data resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Iran menyebutkan jumlah korban tewas terkait kerusuhan mencapai 3.117 orang. Namun, kelompok hak asasi manusia berbasis di AS, HRANA (Human Rights Activists News Agency), pada Minggu yang sama melaporkan angka yang jauh lebih tinggi, memverifikasi kematian 6.713 orang sejauh ini. Disparitas angka ini menyoroti kurangnya transparansi dan dugaan penyembunyian fakta oleh pihak berwenang Iran, serta tingkat kekerasan yang digunakan untuk membubarkan demonstrasi. Ribuan orang ditangkap, banyak di antaranya menghadapi tuntutan serius, dan laporan penyiksaan serta pelanggaran hak asasi manusia lainnya menjadi perhatian global.

Menanggapi tekanan internasional dan gejolak domestik, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengeluarkan pernyataan yang sangat provokatif. Ia tidak hanya memperingatkan bahwa serangan AS akan memicu perang regional, tetapi juga menyamakan aksi protes di dalam negeri dengan sebuah “kudeta” yang secara terang-terangan didukung oleh Amerika Serikat dan Israel. Menurut Khamenei, tujuan dari “hasutan” tersebut adalah untuk menyerang pusat-pusat pemerintahan negara dan menggulingkan rezim. Retorika ini adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari masalah internal Iran dan menyalahkan kekuatan eksternal atas ketidakpuasan rakyat, sebuah taktik umum yang digunakan oleh rezim untuk memobilisasi dukungan domestik dan menjustifikasi tindakan keras mereka. Tuduhan intervensi AS dan Israel juga bertujuan untuk menempatkan protes dalam konteks konspirasi asing, bukan sebagai ekspresi sah dari keluhan rakyat.

Pada akhirnya, situasi antara AS dan Iran tetap sangat volatil dan tidak dapat diprediksi. Harapan Trump untuk mencapai kesepakatan, di satu sisi, dan ancaman perang regional dari Khamenei, di sisi lain, menciptakan dilema yang rumit bagi komunitas internasional. Dengan pengerahan militer AS yang masif dan gejolak internal Iran yang belum sepenuhnya mereda, risiko salah perhitungan atau eskalasi tidak disengaja tetap tinggi. Masa depan hubungan AS-Iran akan sangat bergantung pada apakah diplomasi dapat menemukan celah di tengah ketegangan yang membara, ataukah garis merah yang telah ditarik oleh kedua belah pihak akan memicu konflik yang lebih luas di salah satu kawasan paling strategis di dunia.

Tags: Donald TrumpGeopolitik Timur Tengahhubungan AS-Irankesepakatan nuklir Irannegosiasi Iran-AS
ShareTweetPin
Kiki Wijaya

Kiki Wijaya

Related Posts

Prabowo-Oposisi Bertemu, Isu Dewan Perdamaian Terkuak!
Politics

Prabowo-Oposisi Bertemu, Isu Dewan Perdamaian Terkuak!

February 8, 2026
Jokowi Dukung PSI, Golkar Santai: Tak Ada Ancaman
Politics

Jokowi Dukung PSI, Golkar Santai: Tak Ada Ancaman

February 8, 2026
Iran Ancaman Perang Regional, Khamenei Peringatkan Israel
Politics

Iran Ancaman Perang Regional, Khamenei Peringatkan Israel

February 8, 2026
Tim Reformasi Polri segera menghadap presiden, setop budaya titip menitip anggota
Politics

Tim Reformasi Polri segera menghadap presiden, setop budaya titip menitip anggota

February 8, 2026
Jokowi Cukup Tekan Tombol, Relawan Panaskan Mesin PSI
Politics

Jokowi Cukup Tekan Tombol, Relawan Panaskan Mesin PSI

February 8, 2026
Gaza Diserang, Indonesia Tegas Kecam Israel
Politics

Gaza Diserang, Indonesia Tegas Kecam Israel

February 8, 2026
Next Post
Reformasi Pasar Modal: OJK-BEI Luncurkan 8 Jurus Jitu

Reformasi Pasar Modal: OJK-BEI Luncurkan 8 Jurus Jitu

BEI Bakal Buka Seluruh Data MSCI demi Transparansi Pasar

BEI Bakal Buka Seluruh Data MSCI demi Transparansi Pasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

IHSG Merah! Saham PTRO, ZATA, BIPI Tumbang

IHSG Merah! Saham PTRO, ZATA, BIPI Tumbang

January 26, 2026
Carrick: Performa Lawan Man City Jadi Standar Baru Manchester United

Carrick: Performa Lawan Man City Jadi Standar Baru Manchester United

January 20, 2026
Isu reshuffle, Pratikno bantah akan meninggalkan kabinet

Isu reshuffle, Pratikno bantah akan meninggalkan kabinet

February 6, 2026

Popular Stories

  • Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Sedia Payung, Palembang Diprediksi Hujan Siang Ini 2 Februari 2026
  • Kata BEI soal ketertarikan Danantara masuk bursa
  • Klasemen Akhir Piala Asia Futsal 2026: Lengkap Semua Grup

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026