| No | Kecamatan | Pagi (06.00 – 09.00 WIB) | Siang – Sore (10.00 – 18.00 WIB) | Malam (19.00 – 23.00 WIB) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Ilir Barat II | Berawan Mendung | Hujan Ringan Merata | Berawan Kembali |
| 2 | Seberang Ulu I | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan |
| 3 | Seberang Ulu II | Berawan | Potensi Hujan Ringan | Berawan |
| 4 | Ilir Barat I | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 5 | Ilir Timur I | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 6 | Ilir Timur II | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 7 | Sukarami | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 8 | Sako | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 9 | Kemuning | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 10 | Kalidoni | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 11 | Bukit Kecil | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 12 | Gandus | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 13 | Kertapati | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 14 | Plaju | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 15 | Alang-alang Lebar | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 16 | Sematang Borang | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 17 | Jakabaring | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
| 18 | Ilir Timur III | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
Kecamatan-kecamatan seperti Jakabaring yang menjadi pusat olahraga dan kegiatan publik, serta kawasan padat seperti Kertapati dan Plaju, diimbau untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Meskipun data menunjukkan hujan ringan, karakteristik geografi beberapa wilayah di Palembang yang berada di dataran rendah membuat drainase kota bekerja lebih keras saat hujan turun secara terus-menerus. Di Kecamatan Gandus dan Bukit Kecil, warga diharapkan memantau kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat bantaran sungai, karena peningkatan debit air hujan meskipun ringan tetap memberikan kontribusi pada akumulasi air di permukaan tanah. BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi berawan pada malam hari bukan berarti potensi hujan hilang sepenuhnya, melainkan terjadi penurunan energi atmosfer yang membuat intensitas hujan mereda.
Analisis Atmosfer Regional dan Dampak Terhadap Mobilitas Masyarakat
Secara lebih luas, prakiraan cuaca untuk Kota Palembang ini merupakan bagian dari sistem cuaca yang melanda Provinsi Sumatera Selatan secara keseluruhan pada Senin, 2 Februari 2026. Laporan tambahan menunjukkan bahwa sebagian besar kabupaten dan kota di sekitar Palembang juga mengalami fenomena serupa, dengan beberapa daerah bahkan berpotensi mengalami hujan yang disertai dengan petir dan angin kencang. Untuk wilayah Palembang sendiri, suhu udara diprediksi akan berfluktuasi antara 24 hingga 32 derajat Celcius. Kelembaban udara yang tinggi, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada siang hari, akan membuat udara terasa lebih gerah sebelum hujan turun, sebuah fenomena yang sering disebut oleh masyarakat lokal sebagai kondisi “sumuk” atau panas lembap.
Bagi para pelaku perjalanan, khususnya yang menggunakan moda transportasi sungai di Sungai Musi, disarankan untuk tetap memperhatikan kecepatan angin dan visibilitas. Jarak pandang saat hujan ringan mungkin tidak terganggu secara ekstrem, namun permukaan air yang lebih bergejolak akibat hembusan angin dapat mempengaruhi kestabilan perahu kecil atau ketek. Di sisi lain, para pengendara sepeda motor di jalan-jalan protokol seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kolonel Atmo, dan area sekitar Jembatan Ampera harus mewaspadai aspal yang menjadi licin setelah periode mendung yang panjang. Penumpukan debu dan residu oli di jalanan yang terkena air hujan ringan seringkali menciptakan lapisan yang sangat licin bagi ban kendaraan.

















