Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Agama Spiritual

Aksi Damai Katolik di Kedutaan Vatikan: Pesan Penting

Kiki Wijaya by Kiki Wijaya
February 19, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Aksi Damai Katolik di Kedutaan Vatikan: Pesan Penting

#image_title

Ratusan umat Katolik memadati halaman depan Nunciatura Apostolik, Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, pada Selasa sore, 10 Februari 2026. Di bawah langit senja yang mulai meredup, mereka berkumpul bukan untuk menyuarakan protes yang gaduh, melainkan untuk menyalakan seribu lilin dan memanjatkan doa bersama. Aksi damai ini merupakan respons langsung atas pengunduran diri tak terduga Monsinyur Paskalis Bruno Syukur dari jabatannya sebagai Uskup Bogor. Para peserta, yang datang dari berbagai latar belakang, menyuarakan keprihatinan mendalam dan mendesak adanya keterbukaan serta dialog yang transparan dari otoritas gereja mengenai alasan di balik keputusan mengejutkan tersebut. Peristiwa ini memicu pertanyaan besar mengenai dinamika internal gereja dan harapan umat akan kejelasan serta rekonsiliasi.

RELATED POSTS

Ucapan Ramadhan 2026: Viral di Medsos!

Prambanan Gemerlap! 1008 Dipa Terangi Mahashivaratri Perdana Indonesia

Fatwa MUI: Buang Sampah Sembarangan Itu Dosa!


Solidaritas Umat dan Seruan Keterbukaan

Aksi “Seribu Lilin dan Doa” yang digelar di depan Kedutaan Besar Vatikan ini merupakan manifestasi konkret dari kepedulian dan solidaritas umat Katolik terhadap Monsinyur Paskalis Bruno Syukur. Yustinus Prastowo, seorang aktivis gereja yang turut hadir dan menjadi salah satu juru bicara dalam aksi tersebut, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari rasa tanggung jawab kolektif untuk menjaga suasana yang sehat di tengah maraknya desas-desus dan spekulasi seputar pengunduran diri sang uskup. “Aksi ini berangkat dari keprihatinan tentang simpang siur seputar pengunduran diri Monsinyur Paskalis. Kami ingin mendorong keterbukaan, transparansi, dialog, dan rekonsiliasi,” ujar Yustinus saat ditemui di lokasi aksi, Selasa, 10 Februari 2026.

Lebih lanjut, Yustinus menekankan bahwa tujuan utama dari aksi ini adalah untuk mencegah berkembangnya rumor liar yang dapat berujung pada prasangka buruk terhadap Monsinyur Paskalis maupun pihak-pihak lain yang terlibat. Ia berharap agar penyelesaian persoalan ini dapat ditempuh melalui jalur dialog yang tulus dan penuh iman, bukan melalui spekulasi yang tidak berdasar. “Ini aksi damai, bentuk tanggung jawab dan solidaritas,” tegasnya, menggarisbawahi sifat non-konfrontatif dari gerakan tersebut. Kehadiran para peserta, yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat seperti aktivis gereja, aktivis sosial politik, akademikus, dosen, suster, dan romo, menunjukkan betapa isu ini menyentuh hati banyak pihak dalam komunitas Katolik.

Kehadiran Tokoh dan Dinamika Peserta

Di antara ratusan umat yang hadir, tampak beberapa tokoh terkemuka yang memberikan dukungan moral dan spiritual. Kehadiran akademikus Robertus Robet, jurnalis senior Philipus Parera, serta sejumlah suster dan romo, semakin mengukuhkan signifikansi aksi ini. Mereka datang atas nama pribadi, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap transparansi dan keadilan dalam gereja melampaui batas-batas kelembagaan semata. Meskipun demikian, Yustinus Prastowo mengakui bahwa jumlah peserta tidak sebanyak yang direncanakan semula. Hal ini disebabkan oleh beredarnya informasi yang salah mengenai pembatalan aksi. “Karena ada broadcast yang menyebutkan aksi batal, banyak yang mengira tidak jadi. Tapi tadi tetap ada sekitar 300-an orang,” ungkapnya.

Meskipun jumlahnya tidak mencapai perkiraan awal, 300-an peserta yang hadir tetap menunjukkan antusiasme dan komitmen yang kuat terhadap tujuan aksi. Mereka berkumpul dengan satu suara, menuntut penjelasan resmi mengenai alasan di balik pengunduran diri Monsinyur Paskalis. Hingga saat aksi berlangsung, umat belum menerima klarifikasi yang memuaskan dari otoritas gereja, baik dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) maupun dari Vatikan melalui Nuncio Apostolik. Ketiadaan penjelasan resmi inilah yang menjadi pemicu utama kegelisahan dan harapan akan adanya transparansi yang lebih besar.

Harapan Klarifikasi dan Penelusuran Independen

Peserta aksi secara kolektif menyuarakan harapan besar agar otoritas gereja, dalam hal ini KWI dan Nuncio Apostolik, dapat memberikan klarifikasi yang jujur dan terbuka mengenai alasan sebenarnya di balik pengunduran diri Monsinyur Paskalis Bruno Syukur. Yustinus Prastowo secara eksplisit menyatakan, “Kami berharap ada klarifikasi mengenai alasan yang sebenarnya supaya tidak menimbulkan spekulasi. Mungkin juga perlu pemeriksaan ulang agar semuanya jelas.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa umat tidak hanya mencari informasi, tetapi juga menginginkan proses peninjauan kembali yang adil dan imparsial jika diperlukan. Hal ini sejalan dengan pandangan yang diutarakan oleh Robertus Robet, yang menyerukan kepada Takhta Suci untuk membentuk tim investigasi independen yang objektif.

Penting untuk dicatat, sebagaimana ditekankan oleh Yustinus, bahwa aksi ini sama sekali tidak bermaksud untuk menghakimi atau mendorong proses pengadilan terhadap siapa pun. Fokus utama adalah pada desakan agar pihak berwenang gereja menggunakan kewenangan mereka untuk membuka ruang dialog yang konstruktif dan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap akar permasalahan. Dengan demikian, kebenaran dapat terungkap dan rekonsiliasi dapat tercapai. Aksi ini merupakan bentuk partisipasi aktif umat dalam menjaga integritas dan transparansi institusi gereja yang mereka cintai.

Konteks Aksi dan Tanggapan Nunciatura Apostolik

Seluruh rangkaian kegiatan aksi “Seribu Lilin dan Doa” berlangsung di luar area Nunciatura Apostolik, menunjukkan sikap penghormatan terhadap kedaulatan diplomatik kedutaan tersebut. Aksi ini berjalan dengan tertib dan damai, mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh komunitas Katolik. Meskipun demikian, tidak ada perwakilan dari Kedutaan Besar Vatikan yang menemui massa aksi pada hari itu. Menurut informasi yang diperoleh, Nuncio Apostolik sedang berada di Larantuka untuk menghadiri sebuah acara penting, yaitu tahbisan uskup. Ketiadaan perwakilan diplomatik bukan berarti aspirasi umat diabaikan, melainkan lebih kepada kendala logistik dan jadwal yang bersamaan.

Pengunduran diri Monsinyur Paskalis Bruno Syukur, OFM, yang terjadi pada 19 Januari 2026, dan kepulangannya ke Rumah Persaudaraan OFM pada 7 Februari 2026, menjadi titik picu bagi berbagai reaksi dan refleksi di kalangan umat. Aksi solidaritas ini adalah salah satu bentuk ekspresi dari kegelisahan yang dirasakan oleh banyak pihak. Peristiwa ini membuka ruang diskusi penting mengenai bagaimana gereja menghadapi tantangan internal, pentingnya komunikasi yang efektif antara hierarki dan umat, serta bagaimana menjaga kepercayaan publik di tengah dinamika yang kompleks. Solidaritas umat yang terwujud dalam aksi damai ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi dialog yang lebih mendalam dan solusi yang berkelanjutan.

Tags: Aksi Damai KatolikDoa KatolikGereja KatolikKedutaan VatikanUskup Bogor
ShareTweetPin
Kiki Wijaya

Kiki Wijaya

Related Posts

Ucapan Ramadhan 2026: Viral di Medsos!
Agama Spiritual

Ucapan Ramadhan 2026: Viral di Medsos!

February 27, 2026
Prambanan Gemerlap! 1008 Dipa Terangi Mahashivaratri Perdana Indonesia
Agama Spiritual

Prambanan Gemerlap! 1008 Dipa Terangi Mahashivaratri Perdana Indonesia

February 27, 2026
Fatwa MUI: Buang Sampah Sembarangan Itu Dosa!
Agama Spiritual

Fatwa MUI: Buang Sampah Sembarangan Itu Dosa!

February 27, 2026
MUI: Awal Ramadan 1447 Berpotensi Beda, Ini Faktanya!
Agama Spiritual

MUI: Awal Ramadan 1447 Berpotensi Beda, Ini Faktanya!

February 27, 2026
Misa Minggu 15 Februari 2026: Refleksi Hidup Katolik
Agama Spiritual

Misa Minggu 15 Februari 2026: Refleksi Hidup Katolik

February 27, 2026
Megawati, Puan Kompak Umrah Doakan Persatuan Indonesia
Agama Spiritual

Megawati, Puan Kompak Umrah Doakan Persatuan Indonesia

February 26, 2026
Next Post
Whoosh Bayar Utang Pakai APBN, Istana Buka Suara

Whoosh Bayar Utang Pakai APBN, Istana Buka Suara

Tarhib Ramadan 2026: BAZNAS Gaungkan Zakat untuk Indonesia Kuat

Tarhib Ramadan 2026: BAZNAS Gaungkan Zakat untuk Indonesia Kuat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

PBB Kecam Keras Kapal Induk AS ke Iran: Picu Ketegangan

PBB Kecam Keras Kapal Induk AS ke Iran: Picu Ketegangan

January 31, 2026
Harga minyak mentah naik ke level tertinggi, timah melesat 9,52 persen

Harga minyak mentah naik ke level tertinggi, timah melesat 9,52 persen

January 27, 2026
Terbaru: Satu Jasad Korban Pesawat ATR Ditemukan!

Terbaru: Satu Jasad Korban Pesawat ATR Ditemukan!

January 21, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelita Jaya 2026: Bank Jakarta Siap Dukung Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amazon Girls’ Tech Day Berdayakan 400 Siswi Karawang Melek Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Gagal Sembunyikan Sabu di Kotak Kacamata, Pengedar Majalengka Diciduk Polisi
  • Persib Terdesak, Angin Segar Tak Terduga Akhirnya Tiba!
  • Jakarta Mager 93%: Rahasia Tersembunyi Terungkap!

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026