Antusiasme luar biasa menyelimuti program mudik gratis Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat. Ribuan warga menyerbu pendaftaran daring maupun luring, menyebabkan kuota sebanyak 810 kursi yang disediakan ludes hanya dalam hitungan jam pada hari pertama pembukaan, Selasa (24/2/2026). Fenomena ini memaksa Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang untuk menutup pendaftaran jauh lebih cepat dari jadwal semula, menyoroti tingginya kebutuhan akan fasilitas transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat Karawang untuk kembali ke kampung halaman mereka di 13 kota/kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Keberangkatan massal yang akan menggunakan 15 unit bus ini dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari Plaza Pemkab Karawang, menjadi solusi nyata bagi para perantau yang ingin merayakan Idulfitri.
Pemandangan antrean dan lonjakan akses pendaftaran menjadi saksi bisu betapa program mudik gratis ini sangat dinanti. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Karawang, Yunus Kusriwanto, mengungkapkan bahwa respons masyarakat terhadap inisiatif Pemkab Karawang ini benar-benar di luar dugaan. “Hari ini adalah hari pertama dibukanya pendaftaran program mudik gratis yang digelar Pemkab Karawang, tetapi jumlah pendaftarnya membludak hingga kuota langsung terpenuhi,” ujarnya pada Selasa. Awalnya, pendaftaran direncanakan berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada 24–25 Februari 2026. Namun, berdasarkan laporan dari berbagai sumber lokal seperti iNEWSKarawang.id, kuota sebanyak 810 orang yang dialokasikan habis dalam waktu kurang dari dua jam sejak pendaftaran dibuka. Kecepatan ini mencetak rekor tersendiri dan menunjukkan efektivitas informasi serta urgensi program di mata warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Karawang.
Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan yang masif ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang telah menyiapkan infrastruktur yang memadai. Sebanyak 15 unit bus

















