- Kota Bandung: Kondisi cuaca secara umum akan berawan sepanjang hari. Suhu udara diprediksi stabil pada angka 20-25 °C dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 68 hingga 93 persen.
- Kota Cimahi: Dominasi cuaca berawan dengan fluktuasi suhu udara di angka 20-25 °C. Kelembaban udara diprediksi lebih tinggi dibandingkan pusat kota, yakni pada rentang 73-96 persen.
- Kabupaten Bandung: Waspadai potensi hujan ringan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Suhu udara terasa lebih dingin di angka 18-23 °C dengan kelembaban udara yang sangat tinggi mencapai 81-98 persen.
- Kabupaten Bandung Barat: Prakiraan hujan ringan akan menyelimuti wilayah ini dengan suhu udara berada di kisaran 20-24 °C dan tingkat kelembaban udara mencapai 79-97 persen.
- Kabupaten Sumedang: Potensi hujan ringan dengan rentang suhu udara paling dinamis, yakni 20-27 °C. Kelembaban udara tercatat berada di angka 71-98 persen, menunjukkan adanya potensi penguapan yang tinggi sebelum terjadinya hujan.
Implikasi dan Rekomendasi Keselamatan Publik
Melihat data teknis yang dipaparkan oleh BMKG, fenomena yang paling menonjol pada Jumat, 20 Februari 2026 adalah tingginya angka kelembaban udara di seluruh wilayah Bandung Raya. Kelembaban yang mencapai 98 persen menunjukkan bahwa udara hampir jenuh dengan uap air, yang secara langsung meningkatkan probabilitas terjadinya kabut (fog) di area dataran tinggi seperti Lembang, Ciwidey, dan Pangalengan. Para pengemudi kendaraan bermotor, terutama angkutan umum dan logistik, diharapkan menyalakan lampu utama saat melintasi area berkabut guna meningkatkan visibilitas dan menghindari kecelakaan lalu lintas.
Selain faktor transportasi, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh. Transisi cuaca dari mendung ke hujan ringan, ditambah dengan suhu dingin di bawah 20 derajat Celcius di beberapa titik, dapat menurunkan imunitas tubuh. Penggunaan pakaian hangat atau jaket sangat dianjurkan bagi mereka yang harus menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Selain itu, BMKG juga menyarankan agar warga yang tinggal di daerah rawan genangan atau pinggiran sungai untuk tetap memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi mobile BMKG atau kanal informasi resmi lainnya, mengingat intensitas hujan ringan yang berlangsung lama (persistent) terkadang dapat memicu genangan air di drainase yang tersumbat di kawasan perkotaan.
Secara keseluruhan, meskipun tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem berupa badai atau hujan lebat disertai petir untuk wilayah Bandung Raya pada tanggal tersebut, stabilitas kondisi atmosfer yang lembap tetap memerlukan perhatian ekstra. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman terhadap karakteristik cuaca lokal, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial di Kawasan Strategis Nasional Cekungan Bandung dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.
















