Keluarga Kerajaan Brunei Darussalam tengah diselimuti kebahagiaan mendalam menyusul kabar kelahiran putri pertama dari pasangan Pangeran Abdul Mateen dan Putri Anisha Rosnah pada Minggu, 8 Februari 2026. Kehadiran anggota baru dalam silsilah Kesultanan Brunei ini tidak hanya menjadi momen sakral bagi keluarga istana, tetapi juga menjadi sorotan dunia internasional yang telah lama mengikuti perjalanan cinta pasangan ikonik tersebut. Pangeran Mateen, melalui pengumuman resmi di media sosial pribadinya pada Rabu, 11 Februari 2026, mengonfirmasi bahwa sang putri kecil telah diberi nama Zahra Mariam Bolkiah, sebuah nama yang sarat akan makna keindahan dan tradisi bangsawan yang kental. Kelahiran ini menandai babak baru dalam kehidupan Pangeran Mateen, putra keempat Sultan Hassanal Bolkiah, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pangeran paling populer di dunia, sekaligus mempererat ikatan antara dua keluarga besar yang telah menjalin hubungan erat selama beberapa generasi.
Kabar bahagia mengenai kelahiran Zahra Mariam Bolkiah pertama kali disebarluaskan oleh lembaga penyiaran publik Brunei, RTB News, sebelum akhirnya dikonfirmasi langsung oleh sang Pangeran melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan yang langsung viral tersebut, Pangeran Mateen membagikan momen-momen intim yang memperlihatkan sisi kebapakannya yang hangat. Salah satu foto yang paling mencuri perhatian publik adalah saat Pangeran Mateen mendekap erat putri kecilnya yang tampak tenang dan tertidur pulas di pelukan sang ayah. Foto lainnya menunjukkan detail wajah sang bayi yang disebut-sebut oleh netizen memiliki paras cantik dan menawan sejak lahir, mewarisi fitur wajah dari kedua orang tuanya yang dikenal memiliki visual yang luar biasa. Pengumuman ini sengaja dilakukan beberapa hari setelah kelahiran untuk memberikan ruang privasi bagi Putri Anisha Rosnah dalam menjalani masa pemulihan pasca-persalinan, sebuah langkah yang dinilai sangat bijak dan penuh pertimbangan oleh publik global yang terus memberikan dukungan serta doa melalui kolom komentar media sosial.
Kehadiran Zahra Mariam Bolkiah: Simbol Kebahagiaan Baru di Istana Nurul Iman
Kelahiran Zahra Mariam Bolkiah terjadi tepat dua tahun setelah pernikahan megah Pangeran Mateen dan Anisha Rosnah yang berlangsung pada Januari 2024. Nama yang dipilih, Zahra Mariam Bolkiah, mencerminkan penghormatan terhadap garis keturunan Bolkiah yang agung. Zahra dalam bahasa Arab sering diasosiasikan dengan bunga yang mekar atau cahaya yang bersinar, sementara Mariam adalah nama yang sangat dihormati dalam tradisi Islam, memberikan kesan kesucian dan keanggunan. Kehadiran sang putri kecil ini tentu menambah semarak di lingkungan Istana Nurul Iman, mengingat Pangeran Mateen adalah sosok yang sangat dekat dengan rakyatnya. Publik di Brunei dan mancanegara menyambut berita ini dengan antusiasme yang luar biasa, menganggap kelahiran ini sebagai pelengkap sempurna bagi kisah cinta “negeri dongeng” yang selama ini mereka saksikan. Dukungan yang mengalir tidak hanya datang dari warga Brunei, tetapi juga dari tokoh-tokoh penting dunia dan rekan-rekan bangsawan internasional yang turut mengirimkan ucapan selamat atas lahirnya cucu dari Sultan Hassanal Bolkiah tersebut.
Kisah cinta antara Pangeran Abdul Mateen dan Anisha Rosnah sendiri sering kali disebut sebagai salah satu narasi romantis paling memikat di era modern. Berawal dari pertemanan masa kecil yang polos, hubungan mereka berkembang secara organik menjadi ikatan cinta yang kuat. Kedekatan mereka bukanlah sesuatu yang mengejutkan bagi lingkaran dalam istana, mengingat Anisha Rosnah adalah cucu dari Pehin Dato Awang Isa bin Awang Ibrahim, yang menjabat sebagai penasihat khusus Sultan Brunei dan merupakan sosok yang sangat berpengaruh dalam pemerintahan. Masa kecil mereka diwarnai dengan pertemuan-pertemuan di acara keluarga dan lingkungan istana, di mana benih-benih kecocokan sudah mulai terlihat sejak dini. Foto-foto masa kecil yang sempat diunggah oleh Pangeran Mateen menunjukkan betapa akrabnya mereka sejak usia belia, termasuk foto ikonik yang memperlihatkan Mateen kecil mengenakan kemeja rapi sementara Anisha kecil duduk di sampingnya sambil memegang botol susu, sebuah potret yang kini menjadi bukti sejarah perjalanan panjang mereka menuju pelaminan.
Menelusuri Jejak Cinta Legendaris: Dari Teman Masa Kecil Hingga Pelaminan Mewah
Pernikahan pasangan ini pada 11 Januari 2024 merupakan salah satu peristiwa terbesar dalam dekade ini bagi Kerajaan Brunei. Rangkaian acara pernikahan yang berlangsung selama sepuluh hari penuh tersebut digelar dengan kemegahan yang tiada tara, menggabungkan tradisi adat Melayu yang kental dengan kemewahan modern. Ribuan tamu undangan, termasuk kepala negara, anggota kerajaan dari berbagai belahan dunia, serta tokoh-tokoh penting, hadir untuk menyaksikan janji suci mereka. Pangeran Mateen, yang dikenal aktif di militer dan olahraga polo, menunjukkan sisi romantisnya dengan membagikan momen-momen pernikahan tersebut di akun Instagram-nya, sekaligus mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan mereka. Pernikahan ini bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan juga simbol persatuan dua keluarga besar yang telah lama mengabdi pada kesultanan. Hubungan asmara mereka yang mulai terendus publik pada tahun 2020 setelah menjalin hubungan serius sejak 2018, akhirnya mencapai puncaknya dengan kelahiran Zahra Mariam Bolkiah yang kini menjadi pusat perhatian baru.
Anisha Rosnah, yang kini resmi menjadi seorang ibu, bukanlah sosok wanita yang hanya berpangku tangan pada gelar bangsawannya. Wanita kelahiran 6 November 1994 ini dikenal sebagai sosok yang cerdas, mandiri, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. Ia merupakan lulusan dari universitas ternama di Inggris, yang memberinya landasan kuat untuk membangun karier profesionalnya. Anisha diketahui memiliki bisnis di bidang fashion yang diberi nama Silk Collective, sebuah lini pakaian yang mengedepankan kualitas material sutra dengan desain elegan. Selain itu, ia juga merambah bisnis jasa travel premium melalui Authentinerary, yang menawarkan pengalaman perjalanan eksklusif ke berbagai kota di Eropa. Bakat bisnis ini tampaknya mengalir dari kakeknya, Pehin Dato Haji Isa, yang merupakan pendiri Royal Brunei Airlines dan telah memegang berbagai posisi kunci di pemerintahan sejak tahun 1965. Kombinasi antara latar belakang keluarga yang terpandang dan prestasi pribadi yang gemilang menjadikan Anisha Rosnah sebagai sosok pendamping yang ideal bagi Pangeran Mateen.
Profil Anisha Rosnah: Sosok Wanita Mandiri di Balik Lingkaran Inti Kerajaan
Selain kesibukannya di dunia bisnis, Putri Anisha juga dikenal memiliki hobi memasak dan sering membagikan hasil kreasinya kepada pengikutnya di media sosial. Sifatnya yang rendah hati dan bersahaja meskipun berada di lingkaran elit kerajaan membuatnya sangat dicintai oleh publik. Kedekatannya dengan Pangeran Mateen juga diperkuat oleh hubungan persahabatan antara kakaknya, Danial Deen Isa-Kalebic, dengan sang Pangeran. Keduanya sering terlihat menghabiskan waktu bersama, terutama dalam hobi olahraga sepak bola, yang secara tidak langsung memberikan banyak kesempatan bagi Mateen dan Anisha untuk terus berinteraksi hingga akhirnya memutuskan untuk berkomitmen dalam ikatan pernikahan. Kehadiran Zahra Mariam Bolkiah kini melengkapi kebahagiaan rumah tangga mereka, dan publik sangat menantikan bagaimana pasangan ini akan membesarkan putri mereka di tengah sorotan dunia namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi Brunei yang luhur.
Secara keseluruhan, kelahiran putri pertama Pangeran Abdul Mateen dan Anisha Rosnah ini memberikan dampak positif bagi citra Kerajaan Brunei di mata dunia. Sebagai pasangan yang sangat modern namun tetap menghormati akar budaya, Mateen dan Anisha berhasil membangun narasi keluarga kerajaan yang relevan dengan generasi muda saat ini. Zahra Mariam Bolkiah, meskipun masih sangat bayi, kini telah menjadi simbol harapan dan keberlanjutan bagi dinasti Bolkiah. Dengan latar belakang orang tua yang berprestasi dan keluarga besar yang memiliki pengaruh signifikan dalam sejarah Brunei, Zahra diprediksi akan tumbuh menjadi sosok yang tidak hanya cantik secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan sebagaimana kedua orang tuanya. Seluruh rakyat Brunei kini bersukacita, merayakan kehadiran sang putri yang diharapkan akan membawa berkah dan kebahagiaan berkelanjutan bagi bangsa dan negara.

















