Pernikahan sakral antara aktris berbakat Ranty Maria dan aktor Rayn Wijaya yang digelar di Pulau Dewata, Bali, pada Senin (26/1/2026), menjadi salah satu peristiwa paling emosional sekaligus menghibur di awal tahun ini. Acara yang mempertemukan dua sejoli ini tidak hanya menjadi simbol pengikatan janji suci di hadapan Tuhan, tetapi juga menjadi panggung bagi dinamika persahabatan yang erat di kalangan selebritas tanah air. Dengan latar belakang pemandangan laut yang memukau dan deburan ombak yang syahdu, prosesi pemberkatan tersebut berhasil merangkum spektrum emosi yang luas, mulai dari isak tangis haru hingga gelak tawa yang pecah akibat interaksi tak terduga yang melibatkan sahabat dekat mereka, Maxime Bouttier. Kehadiran para saksi kunci dan keluarga besar mempertegas bahwa momen ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan perayaan cinta yang jujur, apa adanya, dan penuh dengan kehangatan personal yang mendalam.
Suasana haru mulai menyelimuti lokasi acara ketika Ranty Maria, aktris cantik berdarah campuran Manado-Korea, mulai membacakan janji pernikahannya di hadapan Rayn Wijaya. Dalam balutan gaun pengantin yang elegan, Ranty mengungkapkan sebuah pengakuan jujur yang membuat para tamu undangan terdiam dalam keheningan yang khidmat. Ia membagikan sisi spiritualnya yang jarang terungkap ke publik, di mana ia mengaku sebelumnya tidak pernah memiliki kriteria atau gambaran spesifik mengenai sosok pria yang akan menjadi pendamping hidupnya. Namun, segalanya berubah ketika Rayn masuk ke dalam kehidupannya. Ranty menyatakan bahwa kehadiran Rayn memberikan keyakinan yang begitu kuat, hingga ia mulai berani memanjatkan doa-doa yang sangat spesifik kepada Tuhan agar pria tersebut dijadikan jodohnya. Ucapan tulus ini menjadi puncak emosional dalam prosesi pemberkatan, menggambarkan betapa dalamnya keyakinan Ranty terhadap takdir yang mempertemukan mereka berdua setelah bertahun-tahun menjalin kasih.
Janji Unik Ranty Maria: Antara Anime, Game PC, dan “Larangan” ke Rumah Maxime Bouttier
Namun, suasana yang awalnya penuh air mata haru seketika berubah drastis menjadi penuh keceriaan saat Ranty Maria melanjutkan poin-poin janji pernikahannya yang lebih personal dan unik. Dengan nada bicara yang sedikit jenaka namun tetap penuh kasih, Ranty mulai menyinggung hobi-hobi sang suami yang selama ini ia pahami dengan baik. Salah satu janji yang paling menarik perhatian adalah kesediaannya untuk setia menemani Rayn menonton anime, sebuah aktivitas yang sangat digemari oleh suaminya. Meski begitu, Ranty dengan jujur mengakui bahwa kemungkinan besar ia akan tertidur di tengah-tengah cerita saat mereka menonton bersama. Kejujuran ini memancing senyum kecil dari para tamu, menggambarkan potret hubungan yang sangat realistis dan saling menerima kekurangan masing-masing.
Puncak dari gelak tawa para undangan terjadi ketika Ranty membahas kegemaran Rayn bermain gim di komputer (PC). Sebagai istri yang pengertian, ia secara resmi memberikan izin kepada Rayn untuk menyalurkan hobi tersebut. Namun, izin itu datang dengan sebuah syarat khusus yang sangat spesifik dan tak terduga: Rayn dilarang keras bermain gim di rumah Maxime Bouttier. Nama Maxime yang tiba-tiba disebut dalam janji suci pernikahan tersebut langsung membuat suasana pecah. Larangan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah bentuk sindiran manis sekaligus candaan yang menggambarkan betapa “berbahayanya” jika Rayn dan Maxime sudah bertemu untuk bermain gim. Ranty tampaknya sangat menyadari bahwa jika kedua sahabat itu sudah bersatu di depan layar monitor, waktu seolah berhenti dan Rayn bisa lupa waktu untuk pulang. Momen ini menjadi viral karena dianggap sebagai sisi manusiawi dari pasangan selebritas yang sangat relevan dengan kehidupan pasangan muda masa kini.
Pidato Emosional Maxime Bouttier dan Pembelaan Diri yang Mengocok Perut
Dinamika menarik tidak berhenti di meja pemberkatan saja. Saat acara berlanjut ke sesi resepsi yang lebih santai, Maxime Bouttier mendapatkan kesempatan untuk memberikan pidato atau wedding speech bagi kedua mempelai. Maxime, yang telah menjalin persahabatan dengan Rayn Wijaya selama lebih dari 13 tahun, tidak mampu membendung rasa emosionalnya. Dalam pidatonya, ia mengenang bagaimana Rayn selalu menjadi sosok yang ada untuknya di masa-masa sulit. Maxime bahkan sempat terhenti sejenak dan hampir meneteskan air mata saat mengungkapkan betapa berartinya dukungan Rayn selama lebih dari satu dekade persahabatan mereka. Ia menyebut Rayn sebagai pria yang selalu bisa diandalkan untuk berkonsultasi dan curhat mengenai masalah apa pun. “Dia adalah tipe orang yang benar-benar akan ada buat kamu saat kamu membutuhkannya,” ujar Maxime dengan suara bergetar yang menunjukkan kedalaman ikatan persaudaraan di antara mereka.
Menariknya, Maxime juga mengenang momen awal ketika ia pertama kali melihat Ranty dan Rayn mulai menjalin kedekatan. Sebagai sahabat, ia mengaku sudah memiliki firasat kuat bahwa keduanya sangat cocok satu sama lain. Setelah melihat perjalanan cinta mereka selama lima tahun sepuluh bulan, Maxime merasa sangat bahagia melihat keduanya akhirnya bersatu di pelaminan. Namun, di akhir pidatonya yang menyentuh, Maxime tidak lupa memberikan “pembelaan diri” atas tuduhan Ranty Maria terkait hobi bermain gim. Dengan gaya kocaknya, Maxime mengklarifikasi bahwa jika Rayn berkunjung ke rumahnya, mereka tidak akan bermain PC seperti yang dikhawatirkan Ranty. “Dan lihat, kalau dia mau ke rumah aku, itu bukan main PC kok, mainnya PS (PlayStation). It’s fine. PC nggak ada,” canda Maxime yang disambut tawa riuh dari seluruh hadirin, termasuk kedua mempelai.
Pernikahan Ranty Maria dan Rayn Wijaya ini merupakan muara dari perjalanan panjang asmara mereka yang dimulai sejak tahun 2020. Selama hampir enam tahun, pasangan ini berhasil melewati berbagai dinamika hubungan hingga akhirnya Rayn melamar Ranty secara romantis di Disneyland Tokyo pada April 2024 lalu. Pemilihan Bali sebagai lokasi pernikahan dengan konsep yang memadukan kesakralan spiritual dan keceriaan bersama sahabat terbukti sukses menciptakan memori yang tak terlupakan. Dengan segala detail unik yang ada, mulai dari janji nikah yang menyebut nama sahabat hingga pidato emosional yang penuh humor, pernikahan ini tidak hanya mengukuhkan status mereka sebagai suami istri, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya dukungan lingkaran pertemanan dalam menjaga kebahagiaan sebuah hubungan. Kini, Ranty dan Rayn siap menempuh hidup baru dengan segala komitmen unik yang telah mereka ikrarkan di hadapan laut Bali yang menjadi saksi bisu kebahagiaan mereka.


















