Pekan pertama Februari 2026 menyajikan dinamika pasar emas yang penuh gejolak, di mana harga emas dari dua entitas utama di Indonesia, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan Galeri24, bergerak fluktuatif bak roller coaster. Sepanjang periode 2 hingga 8 Februari 2026, para investor disuguhkan pergerakan harga yang dramatis, mencerminkan sentimen pasar yang berubah-ubah dan tekanan ekonomi yang mendasari. Secara kumulatif, harga emas Antam tercatat merosot signifikan sebesar Rp 107.000, mengakhiri pekan di level Rp 2.920.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 juga tidak luput dari koreksi, dengan penurunan sebesar Rp 23.000, menetap di angka Rp 2.958.000 per gram pada penutupan pekan. Pergerakan ini menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar dan calon investor, yang terus memantau stabilitas dan potensi keuntungan dari komoditas logam mulia.
Awal pekan dibuka dengan kejutan positif pada Senin, 2 Februari, ketika harga emas Antam melonjak tajam sebesar Rp 167.000, mencapai puncak Rp 3.027.000 per gram. Kenaikan ini sempat memicu optimisme di kalangan investor, seolah memberikan sinyal awal pekan yang cerah. Namun, harga jual kembali atau buyback emas Antam justru terkoreksi tipis sebesar Rp 21.000, berada di angka Rp 2.633.000 per gram. Di sisi lain, Galeri24 menunjukkan stabilitas relatif dengan harga bertahan di Rp 2.981.000 per gram, dengan harga buyback yang juga stabil di Rp 2.771.000 per gram. Momen ini, seperti yang diungkapkan oleh beberapa pengamat, menjadi awal dari “drama” yang akan mewarnai pergerakan harga emas sepanjang pekan tersebut.
Drama pasar emas semakin memanas memasuki hari Selasa, 3 Februari. Setelah lonjakan awal pekan, harga emas Antam mengalami koreksi tajam, anjlok sebesar Rp 183.000 per gram, membawa harganya kembali ke level Rp 2.844.000 per gram. Penurunan drastis ini juga diikuti oleh harga buyback yang kembali melorot Rp 9.000, menjadi Rp 2.624.000 per gram, memicu kekhawatiran di kalangan pemegang emas. Galeri24 pun tak terhindar dari tekanan jual, dengan harga emasnya turun ke Rp 2.948.000 per gram dan harga buyback di angka Rp 2.745.000 per gram. Pergerakan ini mengindikasikan sensitivitas pasar terhadap berbagai faktor, baik domestik maupun global, yang dapat dengan cepat mengubah arah tren.
Pertengahan pekan, tepatnya pada Rabu, 4 Februari, pasar emas kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Harga emas Antam melonjak kembali sebesar Rp 102.000, mencapai Rp 2.946.000 per gram. Kenaikan ini disambut baik oleh investor, terutama dengan harga buyback yang ikut terkerek naik Rp 86.000, menjadi Rp 2.710.000 per gram, menunjukkan adanya kepercayaan pasar yang mulai pulih. Namun, di Galeri24, trennya sedikit berbeda; harga emasnya justru kembali turun ke Rp 2.922.000 per gram, meskipun harga buyback-nya juga terkoreksi menjadi Rp 2.735.000 per gram. Dinamika yang kontras antara Antam dan Galeri24 pada hari ini menyoroti perbedaan strategi penetapan harga atau respons pasar terhadap masing-masing entitas.
Pada Kamis, 5 Februari, pergerakan harga emas kembali menunjukkan pola yang menarik. Harga emas Antam dibanderol Rp 2.956.000 per gram, sedikit terkoreksi Rp 17.000 dari hari sebelumnya. Namun, harga buyback-nya justru mengalami kenaikan tipis Rp 10.000, mencapai Rp 2.720.000 per gram, menandakan minat beli kembali yang masih ada. Berbeda dengan Antam, harga emas Galeri24 terpantau naik ke level Rp 2.984.000 per gram, dengan harga jual kembali yang juga menguat di angka Rp 2.794.000 per gram. Divergensi ini menegaskan bahwa meskipun keduanya adalah penyedia emas batangan, faktor-faktor mikro dan preferensi investor dapat memengaruhi pergerakan harga masing-masing.
Menjelang akhir pekan perdagangan, Jumat, 6 Februari, pasar emas kembali diuji dengan penurunan yang signifikan. Harga emas Antam anjlok Rp 100.000, menetap di Rp 2.856.000 per gram. Penurunan ini diperparah dengan harga buyback yang juga terjun bebas dari Rp 2.720.000 menjadi Rp 2.571.000 per gram, sebuah koreksi drastis yang sempat membuat investor menahan diri. Analisis dari berbagai sumber mencatat bahwa penurunan ini merupakan salah satu yang paling tajam dalam periode tersebut, mencerminkan tekanan jual yang kuat di pasar. Sementara itu, harga emas di Galeri24 juga terkoreksi ke Rp 2.974.000 per gram, dengan harga jual kembali pada angka Rp 2.789.000 per gram, menunjukkan bahwa sentimen negatif melanda pasar secara umum.
Namun, pasar emas menunjukkan ketahanan pada Sabtu, 7 Februari, dengan harga emas Antam yang kembali bangkit tajam. Setelah anjlok drastis, harga emas Antam naik Rp 30.000, mencapai Rp 2.920.000 per gram, mendekati kembali level Rp 2,9 juta. Harga buyback
















