Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Business

Krisis Pasar Modal: FCA, MSCI Tegur Bursa, Pejabat Mundur

Oki Wijaya by Oki Wijaya
February 5, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Krisis Pasar Modal: FCA, MSCI Tegur Bursa, Pejabat Mundur

#image_title

Gelombang turbulensi menerjang pasar modal Indonesia, menyusul serangkaian kebijakan domestik dan tekanan eksternal dari penyedia indeks global terkemuka seperti Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell dan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Sejak implementasi penuh Papan Pemantauan Khusus dengan skema Full Call Auction (FCA) pada 25 Maret 2024, persepsi investabilitas pasar Tanah Air menghadapi tantangan serius, memicu kekhawatiran akan transparansi, akurasi perhitungan free float, hingga potensi manipulasi saham. Situasi ini tidak hanya berujung pada pembatalan inklusi saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) di indeks FTSE dan pembekuan sejumlah inisiatif MSCI, tetapi juga memicu gejolak di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan menyeret respons dari otoritas serta pengunduran diri pejabat kunci, menyoroti urgensi reformasi struktural demi menjaga kepercayaan investor domestik dan global.

RELATED POSTS

Bos OJK-BEI Mundur! Bursa Geger Akibat Data dan Danantara

Dubai: Pusat Emas Dunia Baru Dekat Gold Souk

Heboh! Mahendra Siregar & 2 Pejabat OJK Mundur Serentak

Kebijakan Kontroversial dan Reaksi Pasar Global: Kasus BREN dan FTSE Russell

Kondisi pasar modal Indonesia mulai bergejolak signifikan setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menerapkan Papan Pemantauan Khusus secara penuh pada tanggal 25 Maret 2024. Kebijakan ini mengadopsi skema full periodic call auction atau yang lebih dikenal dengan full call auction (FCA), sebuah mekanisme perdagangan di mana harga saham ditentukan melalui proses lelang berkala dengan order book yang tertutup, atau blind order book. Meskipun bertujuan untuk melindungi investor dan meningkatkan efisiensi perdagangan saham-saham dengan volatilitas tinggi atau likuiditas rendah, kebijakan ini justru menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan penyedia indeks global.

Imbas langsung dari penerapan FCA ini terlihat pada Juni 2024, ketika Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell membatalkan rencana krusial untuk memasukkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ke dalam FTSE Global Equity Index pada periode rebalancing. Keputusan ini diambil lantaran BREN, salah satu emiten energi terbarukan terbesar di Indonesia, ditempatkan BEI ke dalam papan pemantauan khusus. FTSE secara eksplisit menyoroti mekanisme lelang berkala dengan order book tertutup yang dinilai secara fundamental mengurangi tingkat transparansi pasar. Bagi investor institusi global, transparansi merupakan pilar utama dalam pengambilan keputusan investasi, dan kurangnya visibilitas terhadap penawaran dan permintaan dalam order book dapat meningkatkan risiko yang tidak diinginkan. Ironisnya, pada September 2024, FTSE kembali merevisi keputusannya terkait BREN, kali ini dengan alasan struktur kepemilikan saham yang dinilai terlalu terkonsentrasi, menunjukkan adanya lapisan kompleksitas lain di balik penilaian investabilitas emiten Indonesia.

Tekanan MSCI: Perhitungan Free Float dan Pembekuan Inisiatif Indeks

Tekanan dari penyedia indeks global tidak berhenti pada FTSE Russell. Pada September 2025, Morgan Stanley Capital International (MSCI), lembaga penyedia indeks saham global lainnya yang sangat berpengaruh, mengajukan usulan signifikan terkait perubahan metode perhitungan free float perusahaan-perusahaan di Indonesia. MSCI mengusulkan penggunaan angka terendah dari dua sumber data utama: data resmi emiten (yang biasanya tercantum dalam laporan tahunan dan siaran pers) dan estimasi yang berasal dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Holding Composition Report. Usulan ini muncul di tengah permintaan MSCI kepada para pelaku pasar untuk masukan mengenai penggunaan data KSEI dalam penghitungan free float saham emiten Indonesia.

Dalam laporan KSEI tersebut, kategori saham-saham seperti scrip shares, kepemilikan oleh korporasi (baik lokal maupun asing), serta kategori others (lokal dan asing) diklasifikasikan sebagai non-free float. Ini berarti saham-saham tersebut tidak dianggap tersedia untuk diperdagangkan secara bebas di pasar. Sementara itu, dalam skenario alternatif yang diusulkan, hanya scrip shares dan kepemilikan korporasi yang akan masuk kategori non-free float. Perbedaan dalam metodologi ini memiliki implikasi besar terhadap bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI, yang pada gilirannya mempengaruhi aliran modal asing ke pasar domestik. Puncaknya, pada 27 Januari 2026, MSCI mengambil langkah drastis dengan memutuskan untuk membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS)

Tags: bursa efek indonesiaFCAIHSGkrisis pasar modalMSCI
ShareTweetPin
Oki Wijaya

Oki Wijaya

Related Posts

Bos OJK-BEI Mundur! Bursa Geger Akibat Data dan Danantara
Business

Bos OJK-BEI Mundur! Bursa Geger Akibat Data dan Danantara

February 5, 2026
Dubai: Pusat Emas Dunia Baru Dekat Gold Souk
Business

Dubai: Pusat Emas Dunia Baru Dekat Gold Souk

February 5, 2026
Heboh! Mahendra Siregar & 2 Pejabat OJK Mundur Serentak
Business

Heboh! Mahendra Siregar & 2 Pejabat OJK Mundur Serentak

February 5, 2026
Resmi! Kemenperin Serahkan Izin Produksi Arak Bali ke Pemprov Bali
Business

Resmi! Kemenperin Serahkan Izin Produksi Arak Bali ke Pemprov Bali

February 5, 2026
Agincourt Buka Suara: Tambang Martabe Diambil Alih BUMN?
Business

Agincourt Buka Suara: Tambang Martabe Diambil Alih BUMN?

February 5, 2026
Danantara Siap Melantai di Bursa Efek Usai Demutualisasi
Business

Danantara Siap Melantai di Bursa Efek Usai Demutualisasi

February 5, 2026
Next Post
Mirza Mundur: Bursa Terancam Intervensi Negara?

Mirza Mundur: Bursa Terancam Intervensi Negara?

Trump Pilih Warsh: Wall Street Panik, The Fed Goyah

Trump Pilih Warsh: Wall Street Panik, The Fed Goyah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Herfiza Novianti: Dari Artis Kini Dosen, Istri Ricky Harun

Herfiza Novianti: Dari Artis Kini Dosen, Istri Ricky Harun

January 21, 2026
Viral: Awkarin Minta Foto Jenazah Lula Lahfah Dihapus!

Viral: Awkarin Minta Foto Jenazah Lula Lahfah Dihapus!

January 27, 2026
Rp 13 T Insentif Ramadan Idul Fitri 2026: Siap Cair!

Rp 13 T Insentif Ramadan Idul Fitri 2026: Siap Cair!

February 4, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Aksi Nyata BRI Life Cegah Stunting Balita di Desa Cijaura
  • Rebut Beasiswa Rp1 Miliar: Dana Pendidikan Mahasiswa Terdampak Sumatera!
  • Syukur! Banjir Kebon Pala Surut, Warga Lega

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026