Di tengah khusyuknya umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting mengenai potensi berlanjutnya musim hujan lebat dan cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia sepanjang bulan suci ini. Fenomena ini, yang dipicu oleh kombinasi kompleks dinamika atmosfer seperti aktifnya Monsun Asia, Madden-Julian Oscillation (MJO), dan Gelombang Kelvin, telah menyebabkan curah hujan ekstrem di beberapa daerah, mendorong BMKG untuk secara intensif memantau perkembangan dan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama selama periode 20-23 Februari 2026 yang menandai awal Ramadhan.

















