- Indeks Nikkei 225 (Jepang): Mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 1.113,199 poin, atau 2,10 persen, ditutup pada level 52.721,601. Penurunan ini bisa dipicu oleh kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global atau kebijakan moneter Bank of Japan.
- Indeks Hang Seng (Hong Kong): Mencatatkan pelemahan tipis sebesar 17,919 poin, atau 0,07 persen, ditutup pada level 26.748,939. Pergerakan yang relatif datar ini menunjukkan adanya keseimbangan antara sentimen positif dan negatif di pasar Hong Kong.
- Indeks SSE Composite (China): Berhasil menguat sebesar 5,359 poin, atau 0,12 persen, ditutup pada level 4.141,250. Kenaikan ini mengindikasikan adanya optimisme di pasar saham Tiongkok, kemungkinan didukung oleh stimulus ekonomi atau data ekonomi yang positif.
- Indeks Straits Times (Singapura): Mengalami koreksi sebesar 19,520 poin, atau 0,40 persen, ditutup pada level 4.871,910. Pelemahan ini bisa dipengaruhi oleh sentimen negatif di pasar global atau faktor ekonomi domestik Singapura.
Perbedaan pergerakan antar bursa saham Asia ini menegaskan kompleksitas pasar keuangan global. Investor di Indonesia perlu memantau perkembangan di pasar regional dan global untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai sentimen pasar secara keseluruhan.


















