Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Ramalan Zodiak Libra 22 Januari 2026: Prioritaskan Waktu Bersama Keluarga

    Ramalan Zodiak Libra 22 Januari 2026: Prioritaskan Waktu Bersama Keluarga

    Ramalan Karier 22 Januari 2026: Virgo Scorpio Sagitarius Paling Beruntung

    Ramalan Karier 22 Januari 2026: Virgo Scorpio Sagitarius Paling Beruntung

    12 ramalan zodiak hari ini 21 Januari, apa saja keberuntungan Aries, Taurus, Leo, Virgo dan Pisces?

    12 ramalan zodiak hari ini 21 Januari, apa saja keberuntungan Aries, Taurus, Leo, Virgo dan Pisces?

    Brooklyn Beckham: Ogah Damai, Konflik Keluarga Memanas!

    Brooklyn Beckham: Ogah Damai, Konflik Keluarga Memanas!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Ramalan Zodiak Libra 22 Januari 2026: Prioritaskan Waktu Bersama Keluarga

    Ramalan Zodiak Libra 22 Januari 2026: Prioritaskan Waktu Bersama Keluarga

    Ramalan Karier 22 Januari 2026: Virgo Scorpio Sagitarius Paling Beruntung

    Ramalan Karier 22 Januari 2026: Virgo Scorpio Sagitarius Paling Beruntung

    12 ramalan zodiak hari ini 21 Januari, apa saja keberuntungan Aries, Taurus, Leo, Virgo dan Pisces?

    12 ramalan zodiak hari ini 21 Januari, apa saja keberuntungan Aries, Taurus, Leo, Virgo dan Pisces?

    Brooklyn Beckham: Ogah Damai, Konflik Keluarga Memanas!

    Brooklyn Beckham: Ogah Damai, Konflik Keluarga Memanas!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Economy

Prabowo: Rekor Indonesia, Tak Pernah Gagal Bayar Utang Sejarah

Oki Wijaya by Oki Wijaya
January 25, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Prabowo: Rekor Indonesia, Tak Pernah Gagal Bayar Utang Sejarah

#image_title

RELATED POSTS

Emas Meroket: Nyaris Rp77 Juta/Ons, Rekor Baru!

IHSG melemah 1,37 persen ke level 8.951 pekan ini

Emas Meroket! Antam & Galeri24 Capai Rp2,9 Juta Hari Ini

DAVOS, SWISS – Presiden Prabowo Subianto, dalam forum bergengsi World Economic Forum (WEF) 2026 yang berlangsung di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1), menegaskan komitmen tak tergoyahkan Indonesia untuk senantiasa menjaga kredibilitas keuangan negara, khususnya dalam hal pembayaran utang. Pernyataan ini bukan sekadar retorika, melainkan didasarkan pada rekam jejak historis yang solid, di mana Indonesia tidak pernah sekalipun mengalami kegagalan membayar kewajiban utangnya di panggung internasional. Kredibilitas ini menjadi fondasi utama kepercayaan investor global dan stabilitas ekonomi makro negara.

Dalam pidatonya yang disaksikan oleh para pemimpin dunia dan pelaku ekonomi terkemuka, Prabowo menekankan, “Dalam sejarah kami, Indonesia tidak pernah sekali pun gagal bayar dalam pembayaran utang kami. Tidak pernah sekali pun.” Pernyataan ini menggarisbawahi prinsip kehati-hatian fiskal dan tanggung jawab negara yang telah lama dipegang teguh oleh setiap pemerintahan di Indonesia. Mempertahankan rekam jejak pembayaran utang yang sempurna adalah krusial untuk menjaga peringkat kredit negara, yang pada gilirannya memengaruhi biaya pinjaman di pasar internasional dan persepsi risiko bagi investasi asing langsung. Ini adalah sinyal kuat bahwa Indonesia adalah mitra yang dapat diandalkan dan aman bagi modal global, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Prabowo melanjutkan dengan memastikan bahwa komitmen pembayaran utang ini bersifat lintas rezim. Setiap pemerintahan yang berkuasa di Indonesia selalu menghormati dan melunasi kewajiban utang yang diwariskan dari rezim sebelumnya. Prinsip kontinuitas ini merupakan pilar penting dalam tata kelola keuangan negara yang baik, memastikan bahwa kebijakan fiskal tidak terganggu oleh pergantian kepemimpinan politik.

“Rezim yang menggantikan selalu membayar utang dari rezim sebelumnya. Presiden-presiden berikutnya akan selalu menghormati utang-utang dari pemerintahan sebelumnya,” tegas Prabowo. Pernyataan ini tidak hanya menenangkan pasar, tetapi juga menegaskan maturitas demokrasi dan institusi di Indonesia. Dalam konteks hukum internasional dan keuangan, utang negara adalah kewajiban yang melekat pada entitas negara, bukan pada individu atau partai politik tertentu. Oleh karena itu, komitmen ini menjamin prediktabilitas dan stabilitas yang sangat dicari oleh investor dan lembaga pemberi pinjaman global, membedakan Indonesia dari beberapa negara yang pernah mengalami krisis utang dan restrukturisasi yang rumit akibat perubahan kebijakan politik.

Resiliensi Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global

Presiden Prabowo juga menyoroti kinerja ekonomi Indonesia yang tangguh di tengah berbagai tantangan global. Dunia saat ini dihadapkan pada kondisi keuangan yang mengetat akibat kenaikan suku bunga global, ketegangan perdagangan yang terus membayangi, serta ketidakpastian politik di berbagai belahan dunia. Namun, di tengah badai tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan daya tahan yang luar biasa dan terus tumbuh secara konsisten. Selama dekade terakhir, ekonomi Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan lebih dari 5 persen setiap tahun, sebuah capaian yang patut diacungi jempol mengingat fluktuasi ekonomi global yang terjadi selama periode tersebut. Pertumbuhan ini didorong oleh fundamental ekonomi yang kuat, termasuk konsumsi domestik yang besar, investasi yang terus meningkat, serta kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan dan berorientasi pada hilirisasi sumber daya alam.

Keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia juga terpancar dari proyeksi Prabowo untuk tahun ini. “Dan saya yakin tahun ini pertumbuhan kita akan lebih tinggi,” ujarnya. Optimisme ini didukung oleh indikator makroekonomi yang stabil. Tingkat inflasi di Indonesia tetap terjaga di sekitar 2 persen, berada dalam rentang target Bank Indonesia dan menunjukkan keberhasilan pengendalian harga yang efektif. Stabilitas inflasi ini sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif. Lebih lanjut, defisit pemerintah saat ini berhasil dijaga di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, sebuah angka yang seringkali menjadi patokan bagi kesehatan fiskal suatu negara dan diperhatikan ketat oleh lembaga pemeringkat kredit internasional.

Pengelolaan fiskal yang prudent ini tidak luput dari perhatian lembaga-lembaga internasional. “Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kami karena optimisme yang tidak berdasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia berdaya tahan,” tambah Prabowo. Pujian dari lembaga seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan berbagai lembaga pemeringkat kredit (seperti S&P, Moody’s, Fitch) didasarkan pada analisis mendalam terhadap data ekonomi, kebijakan fiskal dan moneter, serta kerangka kelembagaan. Pengakuan ini bukan hanya sekadar apresiasi, melainkan juga validasi atas strategi ekonomi Indonesia yang telah terbukti efektif dalam menghadapi guncangan eksternal, memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik dan stabil di kawasan.

Strategi Pembiayaan APBN 2025 dan Pengelolaan Defisit

Dalam konteks pengelolaan keuangan negara yang berkelanjutan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 telah merinci strategi pembiayaan yang cermat. Pemerintah menargetkan penarikan utang baru yang mencapai Rp 736,3 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka ini merepresentasikan 94,9 persen dari total target APBN tahun sebelumnya yang sebesar Rp 775,9 triliun. Penarikan utang baru ini merupakan bagian integral dari strategi pembiayaan defisit anggaran dan pendanaan proyek-proyek pembangunan prioritas, termasuk infrastruktur dan program-program kesejahteraan rakyat. Pengelolaan utang yang hati-hati, dengan menjaga rasio utang terhadap PDB tetap pada tingkat yang aman, menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan fiskal jangka panjang dan menghindari beban utang yang berlebihan di masa depan.

Realisasi pembiayaan anggaran oleh pemerintah hingga Desember 2025 menunjukkan angka yang signifikan, mencapai Rp 744 triliun. Angka ini setara dengan 120,7 persen dari pagu pembiayaan yang dirancang sebelumnya, yakni senilai Rp 662 triliun. Realisasi yang melebihi pagu ini dapat mengindikasikan beberapa faktor, seperti kebutuhan pendanaan yang lebih tinggi dari perkiraan awal untuk merespons dinamika ekonomi atau keberhasilan pemerintah dalam menarik pembiayaan dengan kondisi yang menguntungkan di pasar. Fleksibilitas dalam pengelolaan pembiayaan ini penting untuk memastikan bahwa program-program pemerintah dapat berjalan sesuai rencana, sekaligus menjaga likuiditas kas negara dalam menghadapi berbagai skenario ekonomi.

Meskipun demikian, realisasi APBN pada akhir tahun 2025 menunjukkan adanya defisit. Hingga 31 Desember 2025, defisit APBN tercatat sebesar Rp 695 triliun. Angka ini, ketika diproyeksikan terhadap PDB nasional, berada pada kisaran 2,92 persen. Penting untuk dicatat bahwa angka defisit 2,92 persen dari PDB ini masih berada di bawah ambang batas psikologis 3 persen yang sering dijadikan acuan internasional untuk kesehatan fiskal. Konsistensi dalam menjaga defisit di bawah level ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap disiplin fiskal dan pengelolaan keuangan negara yang bertanggung jawab. Defisit ini umumnya dibiayai melalui penerbitan surat utang negara, baik di pasar domestik maupun internasional, dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan tingkat suku bunga yang optimal.

Tags: Kredibilitas KeuanganPrabowoStabilitas Ekonomi IndonesiaUtang Negara IndonesiaWorld Economic Forum
ShareTweetPin
Oki Wijaya

Oki Wijaya

Related Posts

Emas Meroket: Nyaris Rp77 Juta/Ons, Rekor Baru!
Economy

Emas Meroket: Nyaris Rp77 Juta/Ons, Rekor Baru!

January 27, 2026
IHSG melemah 1,37 persen ke level 8.951 pekan ini
Economy

IHSG melemah 1,37 persen ke level 8.951 pekan ini

January 27, 2026
Emas Meroket! Antam & Galeri24 Capai Rp2,9 Juta Hari Ini
Economy

Emas Meroket! Antam & Galeri24 Capai Rp2,9 Juta Hari Ini

January 27, 2026
PPPK Paruh Waktu: Info Penting, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan!
Economy

PPPK Paruh Waktu: Info Penting, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan!

January 27, 2026
Makan Bergizi Gratis Masih Jawa-Sentris, IDEAS Soroti Ketimpangan Wilayah
Economy

Makan Bergizi Gratis Masih Jawa-Sentris, IDEAS Soroti Ketimpangan Wilayah

January 27, 2026
IHSG 10.000: Saham Big Cap & Konsumer 2026 Andalan
Economy

IHSG 10.000: Saham Big Cap & Konsumer 2026 Andalan

January 27, 2026
Next Post
Trump Sindir Macron: Kacamata Hitam di Depan Pemimpin Dunia

Trump Sindir Macron: Kacamata Hitam di Depan Pemimpin Dunia

Gugatan Rp4,8 T: Izin Dicabut, Efektifkah Atasi Bencana Sumatra?

Gugatan Rp4,8 T: Izin Dicabut, Efektifkah Atasi Bencana Sumatra?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

MU Bungkam Man City 2-0, Setan Merah Rajai Derby Manchester

MU Bungkam Man City 2-0, Setan Merah Rajai Derby Manchester

January 18, 2026
Janice Tjen Kalah Dramatis di Australian Open 100 Menit

Janice Tjen Kalah Dramatis di Australian Open 100 Menit

January 24, 2026
Jelang Ramadan: Kemendagri Ingatkan Daerah Antisipasi Harga Pangan Naik

Jelang Ramadan: Kemendagri Ingatkan Daerah Antisipasi Harga Pangan Naik

January 21, 2026

Popular Stories

  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terungkap! Eks Sekjen Kemnaker Peras Rp 12 M, Beli Mobil Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Jurus Jitu DPRD Jabar Selamatkan Aset Bandara Kertajati
  • Link Live Streaming Indonesia Masters 2026: Perang Saudara Ganda Putra
  • Syarat Terbaru Masuk Singapura: Turis Disaring Sebelum Naik Pesawat

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pemulihan Bencana
  • Pendidikan
  • Politics
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026