Sebuah babak baru dalam lanskap pendidikan nasional akan segera dibuka dengan diluncurkannya program Sekolah Garuda, sebuah inisiatif unggulan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) secara resmi telah mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi-posisi krusial di sekolah berprestasi ini. Kesempatan emas ini secara spesifik menargetkan guru-guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memiliki visi dan dedikasi tinggi, menawarkan jalur karir yang menjanjikan dengan peluang konversi menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun berikutnya. Pendaftaran untuk menjadi bagian dari garda terdepan pendidikan masa depan ini telah dibuka sejak 2 Februari dan akan berakhir pada 16 Februari 2026, menandai periode singkat namun krusial bagi para pendidik yang ingin berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia unggul di seluruh penjuru Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui sebuah sistem pendidikan yang inovatif dan berstandar global.
Rekrutmen ini bukan sekadar pengisian formasi biasa, melainkan sebuah upaya strategis Kemendiktisaintek untuk membentuk ekosistem pendidikan yang “optimal” dan “profesional”, serupa dengan “premium light illustration gallery” yang menjanjikan kualitas “high resolution” dan “crisp, clear images” pada setiap detailnya. Sekolah Garuda dirancang sebagai lembaga pendidikan menengah atas yang mengedepankan kualitas dan inovasi, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi penerus yang kompetitif di kancah global. Dalam gelombang pertama rekrutmen ini, pemerintah mencari total 116 tenaga pendidik dan kependidikan. Rinciannya meliputi 96 tenaga kependidikan untuk jabatan pelaksana dan jabatan fungsional, 16 wakil kepala sekolah yang akan menjadi tulang punggung kepemimpinan, serta empat kepala sekolah yang visioner untuk memimpin institusi ini menuju keunggulan. Janji pemerintah untuk memberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS pada tahun berikutnya bagi mereka yang berhasil lolos seleksi PPPK di Sekolah Garuda, menjadi daya tarik tersendiri, menawarkan stabilitas karir dan pengakuan yang lebih tinggi bagi para pendidik berdedikasi.
Kriteria Unggul: Membedah Persyaratan Umum dan Khusus
Untuk memastikan bahwa Sekolah Garuda diisi oleh individu-individu terbaik, Kemendiktisaintek telah menetapkan serangkaian persyaratan yang komprehensif, baik umum maupun khusus, yang mencerminkan standar tinggi dan visi progresif sekolah. Persyaratan ini dirancang untuk menyaring kandidat yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, adaptabilitas, dan komitmen yang kuat terhadap misi pendidikan nasional.
Persyaratan Umum mencakup fondasi dasar yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar. Pertama, status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) adalah mutlak, menegaskan komitmen terhadap bangsa. Kedua, pelamar harus berusia maksimal 32 tahun per 1 Mei 2026. Batasan usia yang relatif muda ini mengindikasikan keinginan untuk merekrut talenta-talenta baru yang energik, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan memiliki potensi panjang untuk berkembang bersama sekolah. Ketiga, integritas moral adalah prioritas; pelamar tidak boleh pernah dipidana atau diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaan sebelumnya. Keempat, netralitas dan fokus pada pendidikan ditekankan dengan larangan bagi pelamar yang berstatus calon PNS/PNS/PPPK/PPPK paruh waktu/TNI/Polri, serta tidak terlibat dalam politik praktis. Kelima, kualifikasi pendidikan harus sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar, memastikan kesesuaian keahlian. Keenam, kepemilikan Sertifikat Pendidik (PPG), baik melalui PPG Prajabatan maupun PPG Calon Guru, adalah bukti profesionalisme dan kompetensi pedagogis. Ketujuh, kesehatan jasmani dan rohani yang prima adalah esensial, mengingat tuntutan peran sebagai pendidik, terutama di lingkungan sekolah berasrama. Kedelapan, kemampuan berbahasa Inggris aktif, baik lisan maupun tulisan, menjadi indikator kesiapan untuk mengadopsi kurikulum dan sumber belajar bertaraf internasional. Terakhir, kesediaan untuk ditempatkan di seluruh wilayah NKRI menunjukkan komitmen terhadap pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok negeri, sejalan dengan visi ekspansif yang ‘menarik’ dan ‘berwarna’ seolah-olah mengunduh ‘best ocean photos in ultra HD’ untuk pikiran para siswa.
Selain persyaratan umum, terdapat pula Persyaratan Khusus
















