- 10 Terminal BBM: Menjadi pusat penyimpanan utama untuk menyuplai seluruh wilayah Sumbagsel.
- 2 Terminal Elpiji: Memastikan ketersediaan stok gas tetap berada pada level aman.
- 673 SPBU: Beroperasi penuh untuk melayani pengisian bahan bakar kendaraan pribadi dan umum.
- 57 SPBE: Fasilitas pengisian tabung gas yang siap bekerja ekstra selama masa Satgas.
- 532 Agen LPG: Menjamin distribusi gas melon hingga ke tingkat pangkalan resmi.
- 6 Aviation Fuel Terminal (AFT): Memastikan ketersediaan avtur untuk mendukung kelancaran transportasi udara di bandara-bandara wilayah Sumbagsel.
Selain infrastruktur permanen, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan yang ditempatkan di jalur-jalur lintas utama dan destinasi wisata yang diprediksi akan padat kendaraan. Layanan ini mencakup 144 SPBU Siaga yang beroperasi 24 jam, serta 479 pangkalan elpiji Siaga yang tetap melayani masyarakat meski di hari libur. Untuk mengatasi kemacetan yang mungkin menghambat kendaraan menuju SPBU, Pertamina menyiagakan 9 unit motorist (layanan pesan antar BBM), 6 mobil tangki siaga (kantong BBM) yang diposisikan di titik rawan macet, serta 2 layanan Serambi MyPertamina sebagai tempat istirahat bagi pemudik yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan area bermain anak.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pengawasan Lapangan
Keberhasilan pengamanan pasokan energi ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pertamina dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Menindaklanjuti komitmen tersebut, jajaran Pemprov Bengkulu bersama tim Pertamina telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik strategis, termasuk SPBU Tebeng dan SPBU Kilometer 6,5 di Kota Bengkulu. Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk memverifikasi secara langsung ketersediaan stok di tangki pendam SPBU serta memastikan alat ukur (tera) berfungsi dengan akurat demi melindungi hak konsumen. Dari hasil pemantauan tersebut, kondisi stok BBM dan elpiji subsidi dinyatakan dalam posisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pasca Lebaran.
Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui dinas terkait juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu kelangkaan yang tidak berdasar. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Pertamina diarahkan untuk mencegah adanya praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pengawasan di tingkat pangkalan elpiji juga diperketat guna memastikan harga jual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, sehingga beban ekonomi masyarakat selama hari raya tidak semakin bertambah.
Sebagai bagian dari edukasi publik, Pertamina terus mendorong masyarakat untuk beralih ke metode pembayaran non-tunai (cashless) melalui aplikasi MyPertamina. Penggunaan transaksi digital ini dinilai lebih efisien, mempercepat antrean di SPBU, serta memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan berbagai promo menarik. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai lokasi pangkalan resmi LPG 3 kilogram atau ingin melaporkan kendala terkait pelayanan energi, Pertamina menyediakan layanan Contact Center 135 yang dapat diakses selama 24 jam. Dengan seluruh persiapan yang komprehensif ini, Pertamina optimistis dapat mengawal perayaan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Bengkulu dengan ketersediaan energi yang andal dan merata.
| Jenis Produk | Tambahan Stok (Bengkulu) | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| Gasoline (Bensin) | 918 Kiloliter | Kendaraan pribadi & arus mudik |
| Gasoil (Solar) | 267 Kiloliter | Logistik bahan pokok & transportasi umum |
| LPG 3 Kilogram | 215 Metrik Ton | Kebutuhan rumah tangga & UMKM kuliner |

















