- Penyediaan Stok Cadangan: Memastikan gudang-gudang pangan milik BUMD seperti PT Food Station Tjipinang Jaya selalu dalam kondisi optimal dengan stok beras dan kebutuhan pokok yang mencukupi untuk minimal tiga bulan ke depan.
- Intervensi Pasar: Melakukan operasi pasar secara berkala di lima wilayah kota administrasi untuk memutus rantai distribusi yang terlalu panjang dan menekan harga agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
- Optimalisasi Logistik: Menggunakan infrastruktur transportasi milik daerah untuk mempercepat distribusi barang dari pelabuhan atau daerah produsen langsung ke pusat-pusat perbelanjaan masyarakat.
- Kerjasama Antar Daerah: Memperkuat kontrak business-to-business (B2B) dengan daerah-daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada barang impor yang terdampak krisis Selat Hormuz.
Hingga saat ini, upaya-upaya tersebut diklaim membuahkan hasil positif. Pramono menyebutkan bahwa meskipun ancaman global meningkat, harga daging di pasar-pasar Jakarta masih relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan. “Ini cara kita untuk supaya harga daging tidak mengalami kenaikan, dan alhamdulillah sampai hari ini tidak mengalami kenaikan,” tuturnya. Namun, Gubernur tetap mengingatkan bahwa kewaspadaan tidak boleh kendur, mengingat dinamika di Timur Tengah sangat fluktuatif dan bisa berubah dalam hitungan jam, yang sewaktu-waktu dapat memaksa Jakarta untuk mengaktifkan protokol krisis ekonomi yang lebih ketat demi melindungi kesejahteraan jutaan warganya.
Secara keseluruhan, pesan yang disampaikan oleh Pramono Anung merupakan panggilan bagi seluruh pemangku kepentingan di Jakarta untuk menyadari betapa saling terhubungnya ekonomi lokal dengan stabilitas geopolitik global. Penutupan Selat Hormuz mungkin terjadi ribuan kilometer dari Jakarta, namun dampaknya bisa dirasakan langsung di dapur-dapur warga melalui kenaikan harga minyak goreng, beras, hingga transportasi umum. Dengan menyiapkan skenario krisis sejak dini, Pemprov DKI Jakarta berupaya membangun benteng pertahanan ekonomi yang kokoh di tengah ketidakpastian dunia yang semakin meningkat.
















