Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Health

BPJS Luwu: UHC Aktifkan 25.381 Pasien Nonaktif

Eka Siregar by Eka Siregar
February 23, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
BPJS Luwu: UHC Aktifkan 25.381 Pasien Nonaktif

#image_title

Luwu, Sulawesi Selatan – Ribuan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mendapati status kepesertaan mereka dinonaktifkan, menimbulkan kekhawatiran akan akses layanan kesehatan. Data terbaru menunjukkan sebanyak 25.381 individu yang sebelumnya terdaftar dalam program bantuan iuran BPJS Kesehatan kini berstatus nonaktif. Mayoritas dari mereka, yaitu 20.764 orang, teridentifikasi masuk dalam kategori masyarakat tidak mampu, terperinci dalam kelompok desil satu hingga empat. Sementara itu, sisa 4.617 peserta lainnya dikategorikan dalam desil lima, yang secara umum dianggap memiliki kemampuan ekonomi lebih baik. Situasi ini memicu upaya percepatan aktivasi kembali kepesertaan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu, menjanjikan solusi cepat bagi warga yang membutuhkan penanganan medis segera, meskipun dengan kriteria tertentu bagi yang dianggap mampu.

RELATED POSTS

RS Fatmawati Ungkap Alasan Pemecatan Dokter Piprim Basarah

PBI Dinonaktifkan, Pemkot Kediri Pastikan Warga Tetap Berobat Gratis

Cek Kesehatan Gratis BPJS: Strategi Jitu Cegah Penyakit Sejak Dini

Ilustrasi kantor BPJS Kesehatan Luwu
Ilustrasi kantor BPJS Kesehatan di Luwu, tempat layanan jaminan kesehatan dikelola.

Analisis Mendalam Penonaktifan Peserta PBI JK dan Solusi UHC Prioritas

Langkah penonaktifan ribuan peserta PBI JK di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, merupakan bagian dari proses pemutakhiran data kepesertaan BPJS Kesehatan yang bertujuan untuk memastikan ketepatan sasaran program bantuan iuran. Data yang dirilis oleh Dinas Sosial Luwu menguraikan distribusi para peserta yang dinonaktifkan. Dari total 25.381 peserta PBI JK yang statusnya tidak aktif, sebanyak 20.764 orang tergolong dalam kategori masyarakat yang paling rentan secara ekonomi. Pengelompokan ini didasarkan pada sistem desil, sebuah metode statistik yang digunakan untuk membagi populasi berdasarkan tingkat kesejahteraan mereka. Desil satu hingga empat mencakup rumah tangga yang berada di 40 persen terbawah dari total populasi, yang secara umum merepresentasikan kelompok miskin hingga hampir miskin. Keberadaan mereka dalam kategori ini menegaskan bahwa mereka sangat bergantung pada bantuan iuran dari pemerintah untuk mengakses layanan kesehatan.

Sementara itu, 4.617 peserta lainnya yang juga dinonaktifkan masuk dalam kategori desil lima. Dalam sistem desil, desil lima hingga sepuluh mewakili kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi yang lebih baik, mulai dari menengah hingga kaya. Penonaktifan peserta dalam desil ini mengindikasikan adanya kemungkinan perubahan status ekonomi mereka yang dianggap sudah mampu untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan secara mandiri. Kepala Dinas Sosial Luwu, Hasliana Nurdin, menjelaskan bahwa proses pemutakhiran data ini sedang berlangsung. “Sehingga saat ini sementara proses upload data dari desa ke pusat,” ungkapnya, mengindikasikan adanya upaya untuk melakukan validasi dan rekonsiliasi data yang lebih akurat. Proses ini krusial untuk memastikan bahwa bantuan iuran hanya disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, sesuai dengan kriteria kemiskinan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Universal Health Coverage (UHC) Prioritas: Jaring Pengaman Kesehatan di Luwu

Menanggapi potensi kendala akses layanan kesehatan akibat penonaktifan peserta PBI JK, Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengambil langkah proaktif dengan menerapkan skema Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Inisiatif ini, yang telah berlaku sejak 1 Mei 2025, dirancang untuk menjadi jaring pengaman bagi seluruh masyarakat Luwu, memastikan bahwa tidak ada warga yang ditolak mendapatkan pelayanan medis karena status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Luwu, Nuryanti Masri, memberikan konfirmasi bahwa UHC Prioritas menjadi solusi utama dalam menghadapi situasi ini. “Iye bisa, dan Luwu tidak ada isu pasien tertolak karena UHC Prioritas ji, hari ini daftar langsung aktif juga dengan catatan memang layak untuk ditanggung Pemda,” tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin keberlangsungan layanan kesehatan bagi seluruh warganya.

Mekanisme kerja UHC Prioritas dijelaskan secara rinci oleh Nuryanti Masri. Ketika seorang pasien JKN mendapati statusnya nonaktif, petugas di fasilitas kesehatan akan segera mengajukan permohonan aktivasi melalui grup khusus UHC Luwu yang telah dibentuk. Data yang diajukan tersebut kemudian akan direkapitulasi dan divalidasi oleh Dinas Sosial. Setelah proses validasi selesai, Dinas Sosial akan memasukkan hasil verifikasi ke dalam sebuah sistem daring (online) yang telah disepakati. BPJS Kesehatan kemudian akan memproses aktivasi status JKN pasien berdasarkan data yang telah tervalidasi tersebut. Prosedur ini tidak hanya berlaku bagi peserta PBI JK yang dinonaktifkan, tetapi juga bagi individu yang belum pernah terdaftar sebelumnya namun memerlukan penanganan medis segera. Ini mencerminkan perluasan cakupan UHC yang tidak hanya berfokus pada aktivasi ulang, tetapi juga pada pendaftaran baru bagi mereka yang belum memiliki jaminan kesehatan namun membutuhkan layanan.

Lebih lanjut, Nuryanti Masri menekankan bahwa dengan adanya UHC Prioritas, masyarakat tidak perlu lagi khawatir akan proses administrasi yang rumit. Mereka hanya perlu menunggu di fasilitas kesehatan tempat mereka mendapatkan perawatan, sementara proses pengaktifan kepesertaan akan ditangani secara terintegrasi. Namun, ia juga menegaskan adanya batasan dalam skema ini. “Tetapi kalau pesertanya tidak layak, misalnya mampu, maka ini yang diarahkan untuk daftar BPJS Mandiri,” jelasnya. Kriteria “layak” ini merujuk pada kemampuan finansial individu atau keluarga untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan secara mandiri. Bagi mereka yang terbukti mampu secara ekonomi, mereka akan diarahkan untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Mandiri, yang iurannya harus ditanggung sendiri. Pendekatan ini memastikan bahwa sumber daya BPJS Kesehatan dapat dialokasikan secara optimal kepada mereka yang paling membutuhkan, sambil tetap mendorong kemandirian finansial bagi kelompok masyarakat yang mampu.

Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan
Kartu BPJS Kesehatan menjadi bukti kepesertaan dalam program jaminan kesehatan nasional.

Implikasi Penonaktifan dan Pentingnya Pembaruan Data

Penonaktifan 25.381 peserta PBI JK di Luwu, meskipun merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data, memiliki implikasi signifikan terhadap akses layanan kesehatan bagi sebagian masyarakat. Peserta PBI JK adalah mereka yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, sehingga status nonaktif berarti mereka tidak lagi dilindungi oleh BPJS Kesehatan melalui skema bantuan tersebut. Hal ini dapat menimbulkan hambatan serius, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan kronis atau membutuhkan perawatan medis secara rutin. Tanpa jaminan kesehatan, biaya pengobatan bisa menjadi beban finansial yang sangat berat bagi keluarga miskin, yang berpotensi mendorong mereka kembali ke jurang kemiskinan akibat biaya kesehatan yang tinggi.

Proses pembaruan data yang sedang dilakukan oleh Dinas Sosial Luwu menjadi sangat krusial dalam konteks ini. Keakuratan data kemiskinan, yang tercermin dalam sistem desil, sangat menentukan kelancaran program PBI JK. Jika data yang diunggah dari tingkat desa ke pusat tidak akurat atau tertinggal, maka akan terjadi ketidaksesuaian antara penerima manfaat yang seharusnya dengan yang terdaftar. Hal ini bisa menyebabkan warga miskin yang seharusnya menerima bantuan justru dinonaktifkan, sementara ada pula kemungkinan penerima yang sudah mampu secara ekonomi masih terdaftar sebagai peserta PBI JK. Oleh karena itu, transparansi dan efektivitas dalam proses pengumpulan dan verifikasi data menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa program PBI JK dapat berjalan sesuai tujuannya, yaitu memberikan perlindungan kesehatan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang paling rentan.

Tags: BPJS Kesehatan LuwuPBI JKPeserta Nonaktif BPJSUHC Luwu
ShareTweetPin
Eka Siregar

Eka Siregar

Related Posts

RS Fatmawati Ungkap Alasan Pemecatan Dokter Piprim Basarah
Health

RS Fatmawati Ungkap Alasan Pemecatan Dokter Piprim Basarah

February 27, 2026
PBI Dinonaktifkan, Pemkot Kediri Pastikan Warga Tetap Berobat Gratis
Health

PBI Dinonaktifkan, Pemkot Kediri Pastikan Warga Tetap Berobat Gratis

February 25, 2026
Cek Kesehatan Gratis BPJS: Strategi Jitu Cegah Penyakit Sejak Dini
Health

Cek Kesehatan Gratis BPJS: Strategi Jitu Cegah Penyakit Sejak Dini

February 22, 2026
Ayu Ting Ting Pulang RS: Lemas, Tensi Rendah, Masih Demam
Health

Ayu Ting Ting Pulang RS: Lemas, Tensi Rendah, Masih Demam

February 21, 2026
Terobosan UNS: Kulit Biji Mete, Kontrasepsi Alami Baru?
Health

Terobosan UNS: Kulit Biji Mete, Kontrasepsi Alami Baru?

February 21, 2026
KPCDI: Data Medis Wajib Masuk DTSEN Demi Kesejahteraan Pasien
Health

KPCDI: Data Medis Wajib Masuk DTSEN Demi Kesejahteraan Pasien

February 20, 2026
Next Post
3 zodiak paling beruntung soal cinta di Hari Valentine 14 Februari 2026: lepaskan hubungan toxic

3 zodiak paling beruntung soal cinta di Hari Valentine 14 Februari 2026: lepaskan hubungan toxic

Purbaya Blak-blakan Calon Bos OJK: Misbakhun & Suahasil?

Purbaya Blak-blakan Calon Bos OJK: Misbakhun & Suahasil?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Liverpool vs Man City: Prediksi Line Up & Analisis Big Match EPL

Liverpool vs Man City: Prediksi Line Up & Analisis Big Match EPL

February 17, 2026
Bantuan Ibadah TP PKK Pusat Hadir untuk Warga Malalak

Bantuan Ibadah TP PKK Pusat Hadir untuk Warga Malalak

February 15, 2026
Terungkap! Ini Alasan Polisi Belum Jadwalkan Pemeriksaan Timothy Ronald

Terungkap! Ini Alasan Polisi Belum Jadwalkan Pemeriksaan Timothy Ronald

January 23, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Detik-detik Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelita Jaya 2026: Bank Jakarta Siap Dukung Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
  • Bocah Gantung Diri: Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Demak
  • Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026