Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Health

KPCDI: Data Medis Wajib Masuk DTSEN Demi Kesejahteraan Pasien

Oki Wijaya by Oki Wijaya
February 20, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
KPCDI: Data Medis Wajib Masuk DTSEN Demi Kesejahteraan Pasien

#image_title

Dalam sebuah seruan yang menggema demi keadilan sosial dan perlindungan bagi kelompok paling rentan, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) secara tegas mendesak pemerintah untuk segera mengintegrasikan variabel medis ke dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Permintaan krusial ini muncul sebagai respons atas serangkaian kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi realitas pahit yang dihadapi pasien penyakit kronis, khususnya mereka yang bergantung pada layanan cuci darah seumur hidup. Pada Selasa, 10 Februari 2026, Ketua Umum KPCDI, Tony Richard Samosir, menyampaikan kepada media bahwa langkah ini esensial untuk memastikan pasien dengan beban biaya medis yang masif dapat dipertimbangkan secara adil sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, sebuah jaring pengaman sosial yang vital bagi kelangsungan hidup mereka.

RELATED POSTS

106 Ribu BPJS PBI Katastropik Aktif Kembali, Jaminan Kesehatan Aman!

RS Fatmawati Ungkap Alasan Pemecatan Dokter Piprim Basarah

PBI Dinonaktifkan, Pemkot Kediri Pastikan Warga Tetap Berobat Gratis

Tony Richard Samosir menyoroti akar permasalahan yang lebih mendalam, yaitu absennya syarat medis sebagai variabel utama dalam penentuan kelayakan PBI BPJS Kesehatan melalui DTSEN. Menurutnya, sistem yang ada saat ini, yang hanya berfokus pada indikator ekonomi, gagal menangkap gambaran utuh dari kondisi finansial dan sosial pasien penyakit kronis. DTSEN, yang dirancang sebagai basis data komprehensif untuk berbagai program bantuan sosial, pada praktiknya hanya mengukur kepemilikan aset seperti kendaraan bermotor atau tingkat pendapatan bulanan. Akibatnya, banyak pasien cuci darah atau penderita penyakit kronis lainnya, yang secara statistik mungkin memiliki pendapatan atau aset minimal, justru terlempar ke dalam desil 6 atau 7. Kategori desil ini secara otomatis mengeliminasi mereka dari daftar penerima PBI, padahal beban finansial yang mereka tanggung jauh melampaui kemampuan ekonomi mereka.

Mengungkap Kesenjangan: Mengapa Variabel Medis Krusial dalam DTSEN?

Argumen Tony bahwa variabel medis sangat penting untuk dimasukkan ke dalam DTSEN bukan tanpa dasar. Sistem yang hanya mengandalkan variabel ekonomi untuk mengukur desil DTSEN menciptakan ketidakadilan yang mencolok. Sebagai contoh, seorang pasien cuci darah yang mungkin memiliki sepeda motor atau pendapatan nominal di atas garis kemiskinan formal, seringkali dianggap “mampu” oleh sistem. Namun, realitasnya, pendapatan tersebut akan habis, bahkan minus, untuk membiayai perawatan medis yang tidak terhindarkan. Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) seharusnya menjadi cerminan akurat dari kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk kerentanan spesifik yang disebabkan oleh kondisi kesehatan. Referensi tambahan menunjukkan bahwa DTSEN mencakup berbagai variabel identitas, status hubungan, pendidikan, pekerjaan, dan kepemilikan aset, namun variabel medis yang spesifik masih menjadi celah besar.

Ketidakadilan ini, sebagaimana ditekankan oleh Tony, adalah bentuk penghilangan rasa keadilan oleh pemerintah apabila hanya melihat status ekonomi semata. Pasien penyakit kronis, alih-alih menjadi kelompok yang terlindungi, justru menjadi yang paling rentan terlempar dari sistem jaring pengaman sosial. Pasien cuci darah, misalnya, membutuhkan biaya perawatan yang sangat besar dan berlangsung seumur hidup. Setiap sesi cuci darah memerlukan biaya, belum lagi obat-obatan pendukung, transportasi ke rumah sakit, dan kebutuhan nutrisi khusus. Beban finansial ini secara eksponensial menguras sumber daya keluarga, mendorong mereka ke jurang kemiskinan. Lebih jauh lagi, diagnosis penyakit kronis yang parah seperti gagal ginjal seringkali membuat seseorang tidak dapat bekerja secara maksimal, bahkan kehilangan kemampuan produktifnya sama sekali. Mereka tidak bisa lagi bersaing di dunia kerja yang menuntut stamina dan kehadiran penuh waktu, sehingga sulit untuk mengangkat ekonomi keluarga.

“Mereka ini sebenarnya rentan miskin. Belum miskin, tapi rentan miskin,” tegas Tony. Pernyataan ini menggambarkan kondisi di mana seseorang belum masuk kategori miskin secara formal, namun berada di ambang batas, dengan satu-satunya pemicu adalah biaya kesehatan yang tak terduga dan berkelanjutan. Kondisi ini diperparah oleh stigma dan kesulitan dalam mencari pekerjaan. “Mana ada orang yang mau menerima orang ini bekerja? Seorang yang didiagnosis wajib cuci darah tidak bisa lagi produktif di dunia pekerjaan,” tambahnya, menyoroti tantangan ganda yang dihadapi pasien kronis.

Polemik Penonaktifan PBI JK: Dampak Nyata pada Pasien Gagal Ginjal

Kebutuhan mendesak akan integrasi variabel medis ini semakin mengemuka setelah insiden kontroversial pada 1 Februari 2026. Pada tanggal tersebut, Kementerian Sosial secara mendadak mencabut kepesertaan 11 juta penerima PBI Jaminan Kesehatan (JK) dan menggantinya dengan penerima lain. Keputusan ini memicu gelombang polemik dan kekhawatiran yang meluas di masyarakat, terutama setelah dampaknya mulai terasa pada pasien-pasien yang sangat bergantung pada layanan tersebut, seperti pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah secara rutin. Perubahan data penerima PBI JK yang tiba-tiba ini, tanpa mekanisme transisi atau sosialisasi yang memadai, menciptakan kekacauan dan penderitaan yang tak terhitung.

Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia melaporkan bahwa sedikitnya 200 pasien gagal ginjal tertahan di loket pendaftaran rumah sakit karena status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka tiba-tiba dinonaktifkan. Situasi ini bukan hanya sekadar hambatan administrasi; bagi pasien gagal ginjal, penundaan cuci darah dapat berakibat fatal. Cuci darah adalah prosedur penyelamat hidup yang harus dilakukan secara teratur untuk membuang racun dari tubuh. Penonaktifan mendadak ini berarti mereka kehilangan akses terhadap layanan esensial yang menopang hidup mereka, memaksa mereka untuk mencari alternatif pembiayaan yang seringkali tidak mungkin terpenuhi. Kasus “Peserta PBI BPJS Nonaktif Jual Kambing demi Cuci Darah” yang menjadi pilihan editor, menggarisbawahi betapa putus asanya situasi yang dihadapi oleh keluarga pasien, menunjukkan bahwa mereka terpaksa menjual aset berharga demi kelangsungan hidup.

Menuju Keadilan Sosial: Integrasi Variabel Medis sebagai Solusi Komprehensif

Permintaan KPCDI untuk memasukkan variabel medis ke dalam DTSEN adalah langkah progresif menuju sistem jaring pengaman sosial yang lebih inklusif dan adil. Dengan adanya variabel medis, DTSEN tidak hanya akan melihat kemampuan ekonomi seseorang, tetapi juga beban pengeluaran yang tak terhindarkan akibat penyakit kronis. Hal ini akan memungkinkan pemerintah untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan kelompok “rentan miskin” yang sesungguhnya, memastikan bahwa bantuan sosial, khususnya PBI BPJS Kesehatan, tepat sasaran. Integrasi variabel medis dapat mencakup data diagnosis penyakit kronis, frekuensi dan biaya perawatan, kebutuhan akan obat-obatan jangka panjang, serta tingkat disabilitas yang mempengaruhi produktivitas kerja.

Langkah ini sejalan dengan semangat keadilan sosial dan perlindungan hak atas kesehatan bagi seluruh warga negara. Dengan DTSEN yang diperkaya variabel medis, pemerintah dapat membangun sebuah sistem yang lebih responsif terhadap dinamika kehidupan masyarakat, terutama dalam menghadapi krisis kesehatan yang berkepanjangan. Ini bukan hanya tentang membantu pasien cuci darah, tetapi juga membuka jalan bagi pasien penyakit kronis lainnya untuk mendapatkan perlindungan yang layak, mencegah mereka jatuh ke dalam kemiskinan medis, dan memastikan bahwa tidak ada lagi warga negara yang terpaksa menjual harta benda demi bertahan hidup. Upaya KPCDI adalah panggilan untuk reformasi kebijakan yang lebih manusiawi dan berbasis pada realitas kompleks yang dihadapi oleh masyarakat.

Dede Leni Mardianti berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Peserta PBI BPJS Nonaktif Jual Kambing demi Cuci Darah

Tags: BPJS Kesehatandata medis nasionalDTSENKPCDIpasien cuci darah
ShareTweetPin
Oki Wijaya

Oki Wijaya

Related Posts

106 Ribu BPJS PBI Katastropik Aktif Kembali, Jaminan Kesehatan Aman!
Health

106 Ribu BPJS PBI Katastropik Aktif Kembali, Jaminan Kesehatan Aman!

February 28, 2026
RS Fatmawati Ungkap Alasan Pemecatan Dokter Piprim Basarah
Health

RS Fatmawati Ungkap Alasan Pemecatan Dokter Piprim Basarah

February 27, 2026
PBI Dinonaktifkan, Pemkot Kediri Pastikan Warga Tetap Berobat Gratis
Health

PBI Dinonaktifkan, Pemkot Kediri Pastikan Warga Tetap Berobat Gratis

February 25, 2026
BPJS Luwu: UHC Aktifkan 25.381 Pasien Nonaktif
Health

BPJS Luwu: UHC Aktifkan 25.381 Pasien Nonaktif

February 23, 2026
Cek Kesehatan Gratis BPJS: Strategi Jitu Cegah Penyakit Sejak Dini
Health

Cek Kesehatan Gratis BPJS: Strategi Jitu Cegah Penyakit Sejak Dini

February 22, 2026
Ayu Ting Ting Pulang RS: Lemas, Tensi Rendah, Masih Demam
Health

Ayu Ting Ting Pulang RS: Lemas, Tensi Rendah, Masih Demam

February 21, 2026
Next Post
Imlek 2026 Jakarta: Bundaran HI Panggung Kolosal 13-17 Feb

Imlek 2026 Jakarta: Bundaran HI Panggung Kolosal 13-17 Feb

11 Mei 2026 Hari Apa? Cek Daftar Peringatan Nasional Internasional

11 Mei 2026 Hari Apa? Cek Daftar Peringatan Nasional Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Skandal Korupsi Taspen: PT IIM Didakwa Raup Rp 41,22 Miliar

Skandal Korupsi Taspen: PT IIM Didakwa Raup Rp 41,22 Miliar

January 25, 2026
Libur Imlek: 15.793 Tiket Kereta Terjual, Buruan Cek Sisa Kursi!

Libur Imlek: 15.793 Tiket Kereta Terjual, Buruan Cek Sisa Kursi!

February 10, 2026
Bareskrim usut indikasi pidana di balik anjloknya IHSG

Bareskrim usut indikasi pidana di balik anjloknya IHSG

February 6, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Utamakan Negosiasi, Bukan Perang dengan Iran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Detik-detik Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Imlek 2026: 245 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali!
  • Aurel Dicuekkin Gen Halilintar? Ashanty Ungkap Fakta Mengejutkan!
  • Kota Tua Jakarta ‘Menyala’! Video mapping dan konser band meriahkan malam Imlek 2026

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026