Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Bahaya Obsesi Penampilan: Saat Fisik Menjadi Tuhan Baru

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Zodiak Cinta Senin 26 Januari: Cancer Ramah, Scorpio Akur.

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Ramalan Shio Tikus-Kelinci Senin 26 Januari 2026: Cinta, Karier, Hoki!

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Lula Lahfah: Multitalenta, Dari Medsos ke Bintang Film

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Perjanjian Pranikah Brooklyn-Nicola Bikin Beckham Khawatir Berat

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Ramalan Cinta Zodiak 23 Januari: Gemini Lihai, Taurus Bebas Cemas!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Health

Waspada DBD Awal Musim Hujan 2026 Depok

Eka Siregar by Eka Siregar
January 29, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Waspada DBD Awal Musim Hujan 2026 Depok

#image_title


Memasuki fase awal tahun 2026, musim penghujan diprediksi akan menyelimuti Kota Depok, sebuah periode yang secara tradisional membawa serta tantangan kesehatan signifikan, terutama ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dalam menghadapi fenomena alam yang berulang ini, otoritas kesehatan setempat secara proaktif menyerukan peningkatan kewaspadaan di kalangan masyarakat. Imbauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah respons strategis terhadap kondisi lingkungan yang sangat kondusif bagi perkembangbiakan vektor penyakit, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Kelembapan udara yang meningkat drastis bersamaan dengan curah hujan yang intens menciptakan habitat ideal bagi nyamuk-nyamuk tersebut untuk bereproduksi, terutama jika aspek kebersihan lingkungan tidak mendapatkan perhatian serius dan berkelanjutan dari setiap individu di kota ini.

RELATED POSTS

Bahaya Gas Tertawa Viral: Dampak Fatal Jika Disalahgunakan!

Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Minta Doa untuk Keluarga

Sarapan Anak Sehat: Rekomendasi Dokter Terbaik!

Kewaspadaan Dini dan Peran Krusial Masyarakat dalam Pencegahan DBD

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori, menekankan secara gamblang mengenai esensi peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue. Beliau menegaskan bahwa kesadaran dan partisipasi kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan merupakan fondasi utama yang tidak dapat ditawar dalam strategi penanggulangan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk ini. Devi Maryori secara spesifik menyoroti fenomena genangan air, sekecil apapun, yang sering kali terabaikan oleh masyarakat. Genangan air ini, menurutnya, adalah surga bagi jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti untuk tumbuh dan berkembang biak, yang pada akhirnya akan menjadi sumber penularan virus dengue.

“Kita bisa mulai dari kegiatan sederhana, seperti menguras air yang menggenang untuk mencegah terbentuknya sarang nyamuk,” ujar Devi, menggarisbawahi bahwa langkah-langkah pencegahan tidak harus rumit atau memakan biaya besar, melainkan dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil namun konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan menguras tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, ember, atau wadah lainnya, menjadi prioritas utama. Kebiasaan ini, jika dilakukan secara rutin, akan memutus siklus hidup nyamuk sebelum mencapai tahap dewasa yang mampu menularkan penyakit.

Strategi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan Pendekatan 3M Plus

Lebih lanjut, Devi Maryori menguraikan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian DBD memerlukan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan. Pendekatan yang direkomendasikan adalah melalui implementasi program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang terintegrasi dengan strategi “3M Plus”. Konsep 3M ini merupakan pilar utama dalam memutus rantai penularan DBD, yang meliputi tiga langkah krusial yang harus diintegrasikan dalam rutinitas kebersihan masyarakat. Pertama, adalah kegiatan menguras, yang merujuk pada keharusan menguras bak mandi, tempayan, ember, dan wadah penampungan air lainnya setidaknya dua kali dalam seminggu. Frekuensi ini dipilih karena merupakan waktu kritis bagi perkembangan jentik menjadi nyamuk dewasa. Kedua, menutup rapat, yang berarti memastikan semua tempat penampungan air tertutup rapat agar nyamuk tidak dapat masuk untuk bertelur. Ini mencakup tangki air, gentong, dan wadah lainnya yang tidak digunakan setiap hari. Ketiga, adalah mendaur ulang atau memusnahkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan atau genangan lainnya. Barang-barang seperti kaleng bekas, botol plastik, ban bekas, atau wadah plastik yang tidak terpakai lagi harus dikubur dalam tanah, dibakar, atau didaur ulang agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Selain ketiga langkah inti tersebut, Devi Maryori juga menekankan pentingnya elemen “Plus” dalam strategi PSN. Elemen “Plus” ini mencakup berbagai tindakan tambahan yang bersifat preventif dan kuratif. Salah satu contoh konkret dari “Plus” ini adalah anjuran untuk menaburkan bubuk abate (larvasida) pada tempat penampungan air yang sulit dijangkau untuk dikuras secara rutin, seperti pada vas bunga atau tempat air minum hewan peliharaan. Bubuk abate bekerja dengan membunuh jentik nyamuk sebelum mereka sempat berkembang menjadi nyamuk dewasa. “Harus sering menguras penampungan air agar jentik nyamuk tidak tumbuh,” tandas Devi, menegaskan kembali pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan tindakan pencegahan. Pendekatan 3M Plus ini dirancang untuk memberikan perlindungan berlapis, memastikan bahwa setiap potensi sarang nyamuk dapat diatasi secara efektif.

Deteksi Dini dan Pentingnya Penanganan Medis Segera

Dinas Kesehatan Kota Depok tidak hanya berhenti pada imbauan pencegahan, tetapi juga memberikan panduan mengenai langkah yang harus diambil apabila masyarakat terindikasi terinfeksi DBD. Mereka mengimbau seluruh warga untuk senantiasa waspada terhadap gejala-gejala yang mungkin muncul dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mendapati gejala tersebut. Gejala DBD yang perlu diwaspadai meliputi demam tinggi mendadak yang berlangsung selama beberapa hari, disertai dengan sakit kepala yang intens, nyeri pada otot dan sendi yang signifikan, serta kemunculan bintik-bintik merah atau ruam pada kulit. Deteksi dini dan penanganan medis yang cepat sangat krusial untuk mencegah komplikasi yang lebih serius dan berpotensi mengancam jiwa. Dengan kesadaran akan gejala dan akses yang mudah ke layanan kesehatan, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD dapat ditekan.

Dengan mengintegrasikan upaya pencegahan yang dipelopori oleh masyarakat dan didukung oleh program kesehatan pemerintah, Kota Depok berupaya keras untuk meminimalkan dampak musim hujan terhadap kesehatan warganya. Keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari individu, keluarga, hingga komunitas, dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan praktik 3M Plus secara konsisten, diharapkan akan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue selama periode musim hujan awal tahun 2026. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh penduduk Depok.

Tags: DBD Depok 2026Kesehatan DepokNyamuk Aedes AegyptiPencegahan DBDWaspada DBD Musim Hujan
ShareTweetPin
Eka Siregar

Eka Siregar

Related Posts

Bahaya Gas Tertawa Viral: Dampak Fatal Jika Disalahgunakan!
Health

Bahaya Gas Tertawa Viral: Dampak Fatal Jika Disalahgunakan!

January 29, 2026
Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Minta Doa untuk Keluarga
Health

Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Minta Doa untuk Keluarga

January 27, 2026
Sarapan Anak Sehat: Rekomendasi Dokter Terbaik!
Health

Sarapan Anak Sehat: Rekomendasi Dokter Terbaik!

January 27, 2026
Dokter Spesialis Pelosok Dapat Tunjangan Fantastis
Health

Dokter Spesialis Pelosok Dapat Tunjangan Fantastis

January 25, 2026
MBG: Keamanan Pangan Pulih, Kasus Turun Drastis
Health

MBG: Keamanan Pangan Pulih, Kasus Turun Drastis

January 23, 2026
Tunjangan 30 Juta Dokter 3T: Siap Tarik Talenta Terbaik?
Health

Tunjangan 30 Juta Dokter 3T: Siap Tarik Talenta Terbaik?

January 21, 2026
Next Post
Properti Industri: Peluang Investasi di Tengah Lesunya Asing

Properti Industri: Peluang Investasi di Tengah Lesunya Asing

PDIP instruksikan kadernya turun bantu korban longsor Bandung Barat

PDIP instruksikan kadernya turun bantu korban longsor Bandung Barat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Ranking FIFA Asia Tenggara: Timnas Indonesia, Posisi Terbaru Terungkap!

Ranking FIFA Asia Tenggara: Timnas Indonesia, Posisi Terbaru Terungkap!

January 23, 2026
KPK dalami keterangan Dito Ariotedjo soal kuota haji

KPK dalami keterangan Dito Ariotedjo soal kuota haji

January 27, 2026
Bukan Sekadar Serial: Can This Love Be Translated? Guncang Jakarta!

Bukan Sekadar Serial: Can This Love Be Translated? Guncang Jakarta!

January 21, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terungkap! Eks Sekjen Kemnaker Peras Rp 12 M, Beli Mobil Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Cisarua Berduka: Longsor Maut Renggut 17 Korban Jiwa
  • MU Bungkam Arsenal, Michael Carrick Tak Ingin Terlena Kemenangan
  • Konser BTS di JIS: Pramono Anung Ungkap Peluang Besar!

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Politics
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026