Sebuah badai prahara rumah tangga menerpa komedian Boiyen, yang nama aslinya dikenal sebagai Yeni Rahmawati. Pada tanggal 20 Januari 2026, Boiyen secara resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Rully Anggi Akbar, ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Keputusan ini mengejutkan publik, mengingat pernikahan mewah yang baru saja digelar pada November 2025 lalu, hanya berselang dua bulan sebelum gugatan ini diajukan. Di tengah sorotan publik terhadap kasus perceraian ini, yang juga dibayangi oleh isu hukum yang menimpa Rully, banyak pertanyaan muncul mengenai bagaimana jalinan asmara antara Boiyen dan Rully bermula, sebuah kisah yang ternyata berawal dari pertemuan kembali teman lama yang sempat terputus komunikasinya, dan berkembang pesat melalui ranah digital hingga berujung pada pernikahan yang kini berada di ambang perpisahan.
Jejak Digital: Titik Balik Hubungan Boiyen dan Rully
Kisah cinta yang kini berujung pada gugatan cerai ini ternyata tidak bermula dari pertemuan tatap muka yang dramatis atau pandangan pertama yang memikat. Sebaliknya, hubungan antara Boiyen dan Rully Akbar merupakan sebuah reaktivasi dari pertemanan lama yang sempat terputus oleh lamanya waktu dan kesibukan masing-masing. Rully, yang sebenarnya telah mengenal Boiyen sejak lama, mengambil inisiatif untuk kembali menjalin komunikasi. Langkah awal ini diambilnya melalui fitur pesan langsung atau Direct Message (DM) di platform media sosial Instagram. Tindakan sederhana namun penuh keberanian dari Rully untuk menyapa kembali Boiyen setelah sekian lama tidak ada kabar menjadi gerbang pembuka bagi terjalinnya kembali kedekatan mereka. Dari percakapan virtual inilah, komunikasi yang intens mulai terbangun, mengalirkan kembali rasa yang pernah ada, dan perlahan menumbuhkan kembali benih-benih cinta di antara keduanya. Interaksi digital ini menjadi saksi bisu bagaimana sebuah hubungan lama dapat dihidupkan kembali melalui sentuhan teknologi modern, membuktikan bahwa jarak dan waktu tidak selalu menjadi penghalang mutlak bagi tumbuhnya kembali rasa.
Proses pendekatan yang terjalin melalui DM Instagram ini menjadi fondasi penting bagi kelanjutan hubungan mereka. Boiyen, yang dikenal sebagai sosok yang ceplas-ceplos dan terbuka, tampaknya menemukan ketulusan dalam upaya Rully untuk kembali terhubung. Percakapan yang terjadi bukan sekadar basa-basi, melainkan sebuah upaya untuk saling mengenal kembali, berbagi cerita, dan membangun kembali koneksi emosional yang sempat terputus. Media sosial, yang seringkali dikritik karena menciptakan jarak antarindividu, justru dalam kasus ini menjadi jembatan yang menghubungkan kembali dua hati yang pernah saling mengenal.
Keunikan Pendekatan: Ketidaktahuan Rully tentang Status Selebritas Boiyen
Salah satu aspek yang paling menarik dan unik dari masa pendekatan antara Boiyen dan Rully adalah ketidaktahuan Rully mengenai status Boiyen sebagai seorang artis dan komedian papan atas di Indonesia. Fakta ini bukan tanpa alasan yang kuat. Rully diketahui sempat “puasa” dari dunia maya, sebuah periode vakum dari penggunaan media sosial yang berlangsung selama kurang lebih empat tahun. Keputusan ini diambilnya demi fokus penuh pada penyelesaian studi akademisnya. Kondisi ini menciptakan sebuah dinamika yang menarik dalam proses pendekatan mereka. Bagi Boiyen, ketidaktahuan Rully ini justru memberikan kesan tersendiri. Pendekatan Rully terasa lebih tulus dan personal, karena ia mendekatinya sebagai pribadi bernama Yeni Rahmawati, bukan sebagai selebritas yang memiliki popularitas dan sorotan publik. Hal ini memungkinkan tumbuhnya hubungan yang didasarkan pada penerimaan diri dan ketulusan, terlepas dari gemerlap dunia hiburan yang melekat pada diri Boiyen.
Ketidaktahuan Rully ini menjadi poin krusial yang seringkali dibahas dalam berbagai kesempatan, termasuk saat Boiyen menceritakan kisah cintanya dalam sebuah podcast. Ia mengungkapkan bahwa Rully tidak menyadari popularitasnya, bahkan sempat tidak tahu bahwa dirinya adalah seorang figur publik. Hal ini memberikan nuansa tersendiri pada awal hubungan mereka, di mana Rully mendekati Boiyen tanpa prasangka atau ekspektasi yang mungkin timbul dari status selebritasnya. Ini menunjukkan bahwa Rully melihat Boiyen sebagai individu, bukan sebagai persona publik, sebuah fondasi yang ideal untuk sebuah hubungan yang sehat dan langgeng. Ketulusan dalam pendekatan ini menjadi daya tarik utama bagi Boiyen, yang mungkin lelah dengan interaksi yang selalu berpusat pada popularitasnya.
Ujian Jarak dan Waktu: Pejuang LDR Jakarta-Yogyakarta
Perjalanan cinta Boiyen dan Rully Akbar tidak luput dari tantangan yang signifikan, terutama terkait dengan jarak geografis. Mengingat Boiyen berdomisili dan menjalani kariernya di Jakarta, sementara Rully berada di Yogyakarta, hubungan mereka harus menghadapi kenyataan pahit dari hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR). Kondisi ini memaksa keduanya untuk menjalani LDR selama dua tahun penuh, sebuah rentang waktu yang cukup panjang dan menuntut komitmen serta kesabaran yang luar biasa. Untuk menjaga api asmara tetap menyala dan mengatasi kerinduan, mereka harus bergantian melakukan perjalanan untuk saling mengunjungi. Momen-momen pertemuan inilah yang menjadi pengobat rindu dan penguat ikatan di antara mereka.
Meskipun pada awalnya Boiyen mungkin menganggap hubungan jarak jauh ini hanya akan berjalan santai atau tanpa komitmen yang terlalu mendalam, Rully justru membuktikan keseriusannya dengan cara yang tak terduga. Ia berhasil meyakinkan Boiyen untuk membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan. Perjuangan LDR selama dua tahun ini tampaknya menjadi bukti kuat akan kesungguhan Rully dalam membangun masa depan bersama Boiyen. Akhirnya, setelah melalui berbagai rintangan jarak dan waktu, mereka memutuskan untuk mengikat janji suci pernikahan. Pernikahan tersebut digelar secara tertutup pada 15 November 2025, sebuah momen bahagia yang kini berbanding terbalik dengan kenyataan gugatan cerai yang diajukan beberapa bulan kemudian.
Kisah LDR ini menyoroti ketangguhan dan komitmen yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak. Dalam era modern, LDR seringkali menjadi momok bagi banyak pasangan, namun Boiyen dan Rully membuktikan bahwa dengan komunikasi yang baik, kepercayaan, dan upaya yang konsisten, jarak bukanlah halangan yang tidak dapat diatasi. Perjalanan mereka dari DM Instagram hingga LDR selama dua tahun, dan akhirnya pernikahan, merupakan sebuah narasi cinta yang cukup unik dan penuh liku. Namun, kini, narasi tersebut harus menghadapi babak baru yang penuh ketidakpastian.
Konteks Pernikahan dan Gugatan Cerai
Pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar yang dilangsungkan pada November 2025 lalu menjadi sorotan publik, terutama mengingat usia pernikahan yang terbilang singkat sebelum adanya gugatan cerai. Pasangan ini diketahui telah melangsungkan akad nikah yang bahkan sempat mengalami kendala, di mana mereka harus mengulanginya karena beberapa hal yang tidak sesuai prosedur. Hal ini menambah kompleksitas cerita rumah tangga mereka yang baru seumur jagung. Gugatan cerai yang diajukan Boiyen ke Pengadilan Agama Tigaraksa pada Januari 2026, hanya dua bulan setelah pernikahan, mengindikasikan adanya masalah serius yang tidak dapat diatasi dalam pernikahan tersebut. Isu hukum yang juga menimpa Rully Akbar semakin menambah beban dan sorotan publik terhadap kasus perceraian ini.
Informasi mengenai gugatan cerai ini telah dikonfirmasi oleh pihak Pengadilan Agama Tigaraksa, yang menegaskan bahwa proses hukum perceraian antara Boiyen dan Rully Anggi Akbar sedang berjalan. Sidang pertama bahkan telah dilangsungkan, menandakan dimulainya tahapan formal dalam proses perpisahan mereka. Perjalanan cinta yang berawal dari DM Instagram, berlanjut melalui perjuangan LDR, dan berakhir pada pernikahan mewah, kini harus menemui titik akhir yang menyakitkan. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa dalam setiap hubungan, terutama yang melibatkan figur publik, terdapat kompleksitas yang seringkali tidak terlihat dari permukaan.
|
Question |
Answer |
|---|---|
|
Siapa Boiyen? |
Boiyen adalah seorang seniman serba bisa asal Indonesia yang memiliki nama asli Yeni Rahmawati. Ia mengawali kariernya sebagai penyanyi dangdut sejak usia sekolah sebelum akhirnya merambah ke dunia komedi dan presenter. |
|
Boiyen terkenal karena apa? |
Boiyen dikenal luas berkat gaya bicaranya yang ceplas-ceplos serta tingkah lakunya yang kocak saat tampil di berbagai acara televisi seperti The Tonight Show dan Main Hakim Sendiri. |
|
Boiyen umur berapa? |
Lahir pada 18 Januari 1989, Boiyen saat ini baru saja menginjak usia 37 tahun. Di usianya yang matang ini, ia tetap aktif berkarya dan menjadi salah satu komedian perempuan paling bersinar di industri hiburan. |


















