Dunia hiburan Hollywood berduka atas kepergian aktris legendaris Catherine O’Hara, yang menutup usia pada Jumat, 30 Januari 2026, di kediamannya di Bentwood, Los Angeles, pada usia 71 tahun. Kepergian aktris asal Kanada yang dikenal luas berkat perannya dalam film ikonik Beetlejuice dan dua sekuel Home Alone sebagai ibu dari karakter Kevin McCallister, yang diperankan oleh Macaulay Culkin, meninggalkan kekosongan mendalam di industri perfilman. O’Hara, yang telah mengukir jejaknya dalam dunia komedi dan drama, dikenang karena bakat aktingnya yang serbaguna dan kemampuannya menghidupkan karakter-karakter yang tak terlupakan.
Duka Mendalam dari Rekan Sejawat dan Tokoh Publik
Kehilangan Catherine O’Hara disambut dengan ungkapan duka cita yang tulus dari berbagai kalangan, terutama dari para rekan sejawatnya di dunia akting. Macaulay Culkin, yang memerankan putranya dalam franchise Home Alone, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam melalui sebuah pesan emosional di akun Instagram pribadinya. Ia menulis, “Mama. Kupikir kita masih punya waktu. Aku ingin lebih. Aku ingin duduk di kursi di sampingmu. Aku mendengarmu, tapi masih banyak yang ingin kukatakan. Aku mencintaimu. Sampai jumpa nanti.” Pesan ini mencerminkan ikatan kuat yang terjalin antara Culkin dan O’Hara, yang melampaui sekadar hubungan profesional di layar kaca. Ungkapan ini juga mengindikasikan penyesalan atas waktu yang terasa singkat dan keinginan untuk lebih banyak momen bersama sang aktris.
Sutradara Home Alone, Chris Columbus, turut berduka cita atas kepergian O’Hara, menyatakan keterkejutannya dan kesedihannya yang mendalam. “Hari ini kita kehilangan Catherine O’Hara. Saya terkejut dan patah hati, bersama dengan seluruh dunia,” ujar Columbus kepada The Hollywood Reporter, menyoroti dampak luas dari kepergian O’Hara.
Aktor komedi Seth Rogen, yang pernah beradu akting dengan O’Hara dalam serial televisi satir The Studio, juga membagikan kenangannya. Ia menulis di Instagram, “Bisa bekerja dengannya adalah suatu kehormatan sejati. Dia sangat lucu, baik hati, intuitif, murah hati. Kita semua beruntung bisa hidup di dunia yang ada dirinya.” Pernyataannya menekankan sifat O’Hara yang tidak hanya berbakat tetapi juga memiliki kepribadian yang mulia dan murah hati, yang meninggalkan kesan positif bagi siapa pun yang berinteraksi dengannya.
Dukacita tidak hanya datang dari dunia hiburan, tetapi juga dari ranah politik. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyebut O’Hara sebagai “seorang legenda” yang telah hilang bagi negaranya. “Kanada telah kehilangan seorang legenda. Doa saya bersama keluarga, teman, dan semua orang yang menyukai karyanya di layar kaca. Ia akan sangat dirindukan,” tutur Carney, seperti yang dilaporkan oleh BBC. Pernyataan ini menggarisbawahi kontribusi O’Hara tidak hanya sebagai seorang seniman, tetapi juga sebagai ikon nasional yang membanggakan Kanada.
Perjalanan Karier Gemilang Catherine O’Hara
Catherine O’Hara, yang lahir di Toronto, Kanada, pada 4 Maret 1954, tumbuh dalam keluarga yang menghargai humor dan kebersamaan. Sebagai anak kedua dari tujuh bersaudara, ia dibesarkan di Etobicoke, pinggiran kota Toronto, di mana keluarganya sering kali menjadikan tawa sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Latar belakang ini kemungkinan besar turut membentuk bakat komedinya yang luar biasa.
Karier O’Hara di dunia seni peran dimulai dengan gemilang di televisi Kanada. Ia menjadi bagian integral dari serial komedi sketsa yang ia ciptakan bersama Eugene Levy, Second City Television (SCTV). Serial ini tidak hanya menjadi platform awal bagi bakatnya, tetapi juga memberikannya penghargaan Emmy pertamanya dan empat nominasi bergengsi. Keberhasilan di SCTV membuka pintu baginya untuk berkarir di Hollywood, di mana ia segera menunjukkan kemampuannya dalam berbagai genre.
O’Hara kemudian membintangi sejumlah film yang mengukuhkan namanya di kancah internasional. Perannya dalam After Hours, Beetlejuice, dan dua film pertama Home Alone menjadi tolok ukur penampilannya yang ikonik. Dalam Home Alone, ia berhasil memerankan Kate McCallister, seorang ibu yang penuh kasih dan sedikit panik, yang menjadi salah satu peran paling diingat dalam sejarah perfilman liburan. Kemampuannya untuk menyeimbangkan komedi dan emosi dalam peran ini sangatlah luar biasa.
Selain itu, O’Hara juga dikenal atas kolaborasinya yang produktif dengan sutradara Christopher Guest dalam serangkaian film mockumentary. Film-film seperti Best in Show, For Your Consideration, Waiting for Guffman, dan A Mighty Wind menampilkan kemampuan improvisasi dan penjiwaan karakternya yang mendalam. Dalam film-film ini, ia sering kali memerankan karakter-karakter yang unik dan eksentrik dengan sentuhan kemanusiaan yang kuat, membuktikan bahwa ia bukan sekadar aktris komedi, tetapi juga seorang penampil yang sangat berbakat.
Tidak hanya terbatas pada akting di depan kamera, O’Hara juga merambah dunia pengisi suara untuk film animasi. Ia memberikan suaranya untuk karakter-karakter dalam film populer seperti The Nightmare Before Christmas dan Chicken Little, menunjukkan fleksibilitasnya sebagai seorang seniman suara.
Kebangkitan Karier dan Pengakuan di Usia Senja
Menariknya, karier Catherine O’Hara mengalami kebangkitan yang signifikan di usianya yang telah memasuki kepala enam. Perannya sebagai Moira Rose dalam serial sitkom CBC Schitt’s Creek menjadi fenomena budaya. Dalam serial ini, ia memerankan seorang mantan aktris opera sabun yang eksentrik dengan gaya bicara dan busana yang sangat khas. Penampilannya yang memukau dan penuh energi ini tidak hanya memenangkan hati penonton, tetapi juga memberinya penghargaan Emmy kedua, membuktikan bahwa bakatnya tidak pernah pudar.
Kesuksesan Schitt’s Creek membuka kembali pintu bagi O’Hara untuk mendapatkan peran-peran baru yang menantang di berbagai proyek televisi. Ia menjadi bagian dari serial drama populer HBO, The Last of Us, dan turut membintangi serial The Studio untuk Apple TV. Keberadaan O’Hara dalam proyek-proyek ini menegaskan statusnya sebagai aktris yang terus relevan dan dicari, bahkan di usia lanjut. Kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai genre dan peran baru menunjukkan dedikasinya yang tak tergoyahkan terhadap seni akting.
Catherine O’Hara akan selalu dikenang sebagai salah satu aktris komedi terhebat di masanya. Warisannya tidak hanya terletak pada peran-peran ikoniknya, tetapi juga pada kemampuannya untuk membawa tawa dan kehangatan ke dalam kehidupan banyak orang. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi industri hiburan, namun karya-karyanya akan terus dikenang dan dinikmati oleh generasi mendatang.

















