Industri musik global bersiap menyambut momentum bersejarah seiring dengan pengumuman resmi kembalinya ikon pop abad ke-21, BTS, ke panggung dunia. Setelah menjalani masa hiatus panjang selama hampir empat tahun untuk memenuhi kewajiban konstitusional wajib militer dan fokus pada proyek solo masing-masing anggota, grup fenomenal asuhan BigHit Music ini akhirnya mengonfirmasi perilisan album studio terbaru mereka yang bertajuk Arirang pada 20 Maret 2026. Pengumuman yang dirilis pada Jumat, 16 Januari 2026, tersebut tidak hanya sekadar menandai berakhirnya masa vakum grup, tetapi juga menjadi proklamasi kebangkitan kembali kekuatan utama K-pop di kancah internasional. BigHit Music menegaskan bahwa momentum ini akan diikuti dengan rangkaian tur dunia masif yang dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2026 hingga 2027, sebuah kabar yang langsung memicu lonjakan antusiasme luar biasa dari jutaan penggemar yang dikenal sebagai ARMY di seluruh penjuru dunia.
Arirang: Manifestasi Identitas dan Akar Budaya Korea dalam Diskografi Modern
Berdasarkan laporan mendalam dari The Korea Times, album Arirang diposisikan sebagai album studio kelima dalam diskografi BTS dan merupakan karya rekaman penuh pertama mereka sejak peluncuran album antologi Proof pada tahun 2022 yang lalu. Album ini direncanakan akan memuat 14 lagu baru yang dikurasi secara saksama untuk merepresentasikan evolusi musikalitas para anggota setelah melewati fase pendewasaan diri selama masa wajib militer. Pemilihan judul “Arirang” bukanlah tanpa alasan yang dangkal; judul ini diambil dari lagu rakyat Korea yang paling ikonik dan sakral, yang diperkirakan telah eksis dan dinyanyikan selama lebih dari 600 tahun. Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah simbol ketahanan bangsa Korea yang telah diakui secara global dengan masuknya “Arirang” ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO sebanyak dua kali, yakni oleh Korea Selatan pada tahun 2012 dan disusul oleh Korea Utara pada tahun 2014. Dengan mengadopsi nama ini, BTS berupaya mengintegrasikan nilai-nilai tradisional yang sarat akan makna kerinduan, dinamika kisah hidup, kepedihan perpisahan, serta harapan yang tak kunjung padam ke dalam narasi musik modern mereka.
Laporan dari Korea JoongAng Daily menyoroti bahwa melalui album ini, BTS ingin merefleksikan kedalaman emosional yang lebih personal. BigHit Music dalam pernyataan resminya mengungkapkan bahwa Arirang dirancang untuk “menangkap identitas fundamental BTS sebagai grup yang lahir dan tumbuh di tanah Korea, sekaligus menyuarakan kerinduan serta cinta yang mendalam yang tersimpan di lubuk hati para anggota selama masa perpisahan mereka dengan penggemar.” Kata “Arirang” sendiri digunakan sebagai ekspresi simbolis untuk menggambarkan spektrum emosi manusia yang kompleks—sebuah metafora tentang perjalanan panjang yang penuh tantangan namun berakhir dengan pertemuan kembali yang mengharukan. Hal ini menandakan bahwa album tersebut akan menjadi jembatan emosional yang menghubungkan akar budaya tradisional Korea dengan tren musik global, sekaligus mempertegas posisi BTS sebagai duta budaya dunia yang tidak pernah melupakan jati diri asal mereka.
Ekspansi Global: Strategi Tur Dunia Terbesar dalam Sejarah Musik Pop Korea
Ambisi BTS untuk kembali mendominasi panggung dunia tidak berhenti pada perilisan album semata. Grup ini telah menjadwalkan sebuah perjalanan epik bertajuk Arirang World Tour, yang diprediksi oleh para pengamat industri akan menjadi tur konser terbesar dan paling ambisius dalam sejarah industri hiburan Korea Selatan. Rangkaian tur ini dijadwalkan akan dibuka dengan kemegahan luar biasa pada 9 April 2026 di Stadion Goyang, Gyeonggi, Korea Selatan, sebuah lokasi yang dipilih secara strategis untuk menyambut kepulangan mereka di tanah air. Skala tur ini sangat masif, mencakup kunjungan ke 34 kota besar yang tersebar di 23 negara di berbagai benua. Dengan total 79 pertunjukan yang direncanakan akan terus bergulir hingga Maret 2027, BTS dipastikan akan menghabiskan lebih dari satu tahun untuk menyapa penggemar mereka secara langsung di stadion-stadion termegah di dunia, menandai kembalinya energi penuh tujuh anggota—RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook—dalam satu panggung yang utuh.
Salah satu aspek yang paling dinantikan dari tur ini adalah inovasi teknis dan visual yang akan dihadirkan. BTS berencana menerapkan desain panggung 360 derajat yang revolusioner, sebuah konsep yang memungkinkan visibilitas maksimal bagi penonton dari segala sudut stadion. Desain ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman imersif dan membangun kedekatan emosional yang lebih intim antara para anggota dengan ARMY, meskipun berada di dalam arena berkapasitas puluhan ribu orang. Kota-kota metropolitan dunia seperti Tokyo, Las Vegas, Madrid, London, Paris, Chicago, Los Angeles, Sao Paulo, Bangkok, dan Hong Kong telah dipastikan masuk dalam daftar destinasi utama. Menariknya, sebagaimana dilaporkan oleh K-en News, BTS akan mencetak sejarah baru sebagai grup Korea pertama yang melakukan ekspansi ke kota-kota di Amerika Serikat yang sebelumnya jarang dijangkau oleh artis K-pop dalam skala stadion, seperti El Paso, Foxborough, Arlington, dan Baltimore, yang semakin memperkokoh pengaruh mereka di pasar musik Amerika Utara.
Destinasi Jakarta: Puncak Kerinduan ARMY Indonesia di Akhir Tahun 2026
Kabar yang paling menggembirakan bagi publik Indonesia adalah kepastian jadwal kunjungan BTS ke tanah air. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui situs BigHit Music, Jakarta akan menjadi salah satu titik krusial dalam rangkaian tur di Asia Tenggara. BTS dijadwalkan untuk menggelar konser selama dua hari berturut-turut pada tanggal 26 dan 27 Desember 2026. Penampilan di Jakarta ini akan dilangsungkan tepat setelah mereka menyelesaikan rangkaian pertunjukan di Singapura, menjadikan momen tersebut sebagai perayaan akhir tahun yang tak terlupakan bagi ribuan penggemar di Indonesia. Kehadiran BTS di Jakarta setelah bertahun-tahun dinantikan diharapkan tidak hanya memberikan dampak signifikan bagi industri hiburan lokal, tetapi juga bagi sektor pariwisata, mengingat basis penggemar BTS di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar dan paling loyal di dunia.
Secara keseluruhan, kembalinya BTS dengan proyek Arirang bukan sekadar tentang angka penjualan album atau rekor jumlah penonton tur. Ini adalah sebuah pernyataan tentang resiliensi, persahabatan, dan evolusi sebuah grup yang telah melampaui batas-batas bahasa dan budaya. Dengan menggabungkan warisan budaya luhur Korea dengan produksi musik kelas dunia, BTS siap membuktikan bahwa masa hiatus mereka hanyalah sebuah jeda untuk mengambil napas sebelum melakukan lompatan yang lebih tinggi. Tahun 2026 akan menjadi saksi bagaimana RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook menuliskan babak baru dalam sejarah musik global, membawa pesan tentang cinta, identitas, dan harapan melalui melodi “Arirang” yang akan bergema di stadion-stadion terbesar di seluruh dunia.
| Detail Informasi | Deskripsi Rencana 2026-2027 |
|---|---|
| Judul Album | Arirang (Album Studio ke-5) |
| Tanggal Rilis Album | 20 Maret 2026 |
| Jumlah Lagu | 14 Lagu Baru |
| Pembukaan Tur Dunia | 9 April 2026 (Stadion Goyang, Korea Selatan) |
| Jadwal Konser Jakarta | 26-27 Desember 2026 |
| Total Pertunjukan | 79 Pertunjukan di 34 Kota dan 23 Negara |
| Konsep Panggung | Desain 360 Derajat (Immersive Experience) |


















