Pevita Pearce Alami Kepanikan Luar Biasa Akibat Bunyi Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya
Kehidupan seorang figur publik kerap kali diselimuti sorotan, tak terkecuali momen-momen pribadi yang dibagikan kepada publik. Baru-baru ini, aktris ternama Pevita Pearce berbagi pengalaman yang cukup mengejutkan dan menggelitik melalui platform media sosial pribadinya. Dalam sebuah unggahan di Instagram Stories pada Senin malam, 19 Januari 2026, Pevita menceritakan detik-detik dirinya dilanda kepanikan hebat akibat suara aneh yang terdengar di kediamannya. Suara yang awalnya tidak dikenali ini memicu imajinasi liar Pevita, membawanya pada kesimpulan yang cukup dramatis.
Pevita, yang dikenal sebagai istri dari pengusaha asal Malaysia, Mirzan Meer, mengaku sempat merasakan ketakutan yang luar biasa. Ia menggambarkan bahwa suara “tut-tut-tut” yang berulang-ulang itu terdengar sejak pagi hari, menciptakan suasana yang tidak nyaman dan penuh kewaspadaan. Ketidakfamiliarannya dengan sumber suara tersebut menjadi pemicu utama kecemasannya. Pikiran Pevita pun mulai berkelana ke skenario-skenario yang paling mengerikan. Ia bahkan sempat berimajinasi bahwa suara tersebut adalah indikasi adanya ancaman serius, seperti bunyi sebuah bom yang siap meledak di rumahnya. Pengalaman ini menunjukkan betapa suara yang tidak dikenal dapat memicu respons emosional yang kuat, terutama ketika dikombinasikan dengan ketidakpastian.
Analisis Mendalam: Dari Ketakutan Bom hingga Bunyi Token Listrik
Dalam salah satu video yang diunggahnya, Pevita dengan jujur mengungkapkan ketakutannya. “Jadi dari pagi tadi itu ada bunyi-bunyi yang bikin aku takut banget, karena tut tut tut tut,” ujarnya, menekankan sifat monoton dan berulang dari suara tersebut. Ia melanjutkan, “Aku kira kayak bunyi bom atau bunyi ada yang mau meledak.” Pernyataan ini menyoroti bagaimana otak manusia, dalam kondisi ketidakpastian dan ketakutan, cenderung mencari penjelasan yang paling ekstrem, bahkan jika itu adalah skenario yang paling tidak mungkin terjadi. Pengalaman ini juga bisa menjadi refleksi bagaimana berita atau informasi yang kita konsumsi, baik secara sadar maupun tidak, dapat membentuk persepsi kita terhadap potensi bahaya.
Namun, ketegangan yang dirasakan Pevita tidak berlangsung lama. Setelah beberapa saat penuh kecemasan, sumber suara misterius tersebut akhirnya berhasil diidentifikasi. Pevita menunjukkan kepada para pengikutnya bahwa suara “tut-tut-tut” yang mengganggunya berasal dari meteran listrik prabayar di rumahnya. Bunyi tersebut ternyata merupakan peringatan standar dari perangkat elektronik tersebut, menandakan bahwa pulsa token listriknya hampir habis dan memerlukan pengisian ulang segera. Penemuan ini, meskipun meredakan ketakutan, juga memicu tawa dari Pevita sendiri atas kepanikannya yang ternyata tidak berdasar.
Momen “aha!” ini tidak hanya mengakhiri ketakutan Pevita, tetapi juga memberinya pelajaran berharga tentang pentingnya memahami perangkat sehari-hari di rumah. Ia mengakui bahwa ia sempat kebingungan mencari tahu cara mengatasi masalah ini. “Aku kulik kan, aku enggak tahu caranya. Akhirnya ya sudah aku kulik-kulik, aku sudah tahu caranya, akhirnya aku menyadari lagi,” tuturnya, menggambarkan proses penemuan solusi yang ia lakukan sendiri. Ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan modern, seringkali kita bergantung pada teknologi tanpa sepenuhnya memahami cara kerjanya, yang bisa berujung pada kesalahpahaman atau kepanikan ketika terjadi sesuatu yang tidak biasa.
Keluhan Kocak dan Implikasi Posisi Meteran Listrik
Di luar fakta bahwa suara tersebut berasal dari meteran listrik, Pevita juga melontarkan keluhan yang cukup kocak terkait penempatan perangkat tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meteran listrik di rumahnya dipasang pada posisi yang sangat tinggi, sehingga menyulitkan dirinya untuk mengaksesnya. “Mas token, kenapa itu dipasang tinggi banget? Aku kan enggak sampai, aku (jadinya) harus naik tangga,” ucapnya sambil tertawa. Keluhan ini, meskipun disampaikan dengan nada humor, secara tidak langsung menyoroti aspek praktis dan ergonomis dalam instalasi peralatan rumah tangga. Penempatan yang tidak strategis dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan bahkan potensi bahaya kecil bagi penghuni rumah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan tinggi badan atau mobilitas.
Pengalaman Pevita Pearce ini menjadi pengingat yang menarik bagi banyak orang. Pertama, ini menekankan pentingnya tetap tenang dan mencari informasi yang akurat sebelum membuat kesimpulan yang terburu-buru, terutama dalam situasi yang menimbulkan kecemasan. Ketakutan yang berlebihan dapat mengaburkan penilaian rasional. Kedua, ini menyoroti pentingnya edukasi diri mengenai fungsi dan cara kerja perangkat yang kita gunakan sehari-hari. Memahami dasar-dasar teknologi di sekitar kita dapat mencegah kepanikan yang tidak perlu dan memungkinkan kita untuk merespons masalah dengan lebih efektif. Terakhir, cerita ini memberikan hiburan ringan, menunjukkan bahwa bahkan selebriti pun dapat mengalami momen-momen kocak dan manusiawi yang membuat mereka lebih relatable bagi publik.


















