Dunia hiburan global tengah bergemuruh menyambut kehadiran sosok baru yang siap mencuri perhatian di serial fenomenal “Bridgerton”. Musim keempat dari serial Netflix yang sangat dinantikan ini tidak hanya menjanjikan alur cerita yang memikat, tetapi juga memperkenalkan Yerin Ha, seorang aktris berdarah Korea-Australia yang didapuk memerankan karakter sentral Sophie Baek. Keputusan Netflix untuk menempatkan Ha dalam peran utama wanita ini menandai sebuah momen penting, tidak hanya bagi karier sang aktris, tetapi juga bagi representasi keragaman dalam produksi televisi berskala internasional. Dengan latar belakang akting yang solid dan pesona yang memikat, Yerin Ha diposisikan untuk menjadi salah satu bintang yang bersinar terang di jagat Bridgerton, membawa dimensi baru pada kisah romansa era Regency yang telah memikat jutaan penonton di seluruh dunia. Penampilannya sebagai Sophie Baek, yang digadang-gadang akan menjadi pusat romansa bagi Benedict Bridgerton, telah memicu rasa penasaran dan antisipasi yang tinggi dari para penggemar setia serial ini.
Perjalanan Artistik Yerin Ha: Dari Panggung Australia hingga Sorotan Global
Sebelum namanya melambung berkat perannya di “Bridgerton Season 4”, Yerin Ha telah menorehkan jejak yang signifikan dalam industri perfilman dan pertelevisian, khususnya di kancah Australia. Sejak memulai debutnya pada tahun 2019, Ha telah membangun portofolio yang mengesankan, menunjukkan fleksibilitas dan kedalaman bakatnya dalam berbagai genre. Pengalamannya dalam serial seperti “Bad Behaviour” (2023) dan “The Survivor” (2025) telah mengasah kemampuannya dalam menghidupkan karakter yang kompleks, mempersiapkannya untuk peran yang lebih besar dan lebih menantang. Kini, dengan langkah besarnya ke dalam dunia “Bridgerton”, popularitasnya diprediksi akan meroket, membawanya ke panggung global yang lebih luas. Keberhasilannya dalam mendapatkan peran utama ini bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga sebuah bukti dari kerja keras dan dedikasinya dalam menguasai seni peran.
Daftar Karya Yerin Ha: Sebuah Rekam Jejak Akting yang Komprehensif
Perjalanan karier Yerin Ha di dunia akting membentang lebih dari sekadar peran terbarunya di “Bridgerton”. Sejak debutnya pada tahun 2019, ia telah aktif terlibat dalam berbagai proyek yang menunjukkan perkembangan pesat dalam kemampuannya. Sebagian besar karyanya berfokus pada serial televisi, sebuah medium yang memungkinkannya untuk mengeksplorasi karakter secara mendalam dari waktu ke waktu.
-
Film:
-
Sissy (2022)
-
-
Serial Televisi:
-
Reef Break (2019)
-
Troppo (2022)
-
Halo (2022-2024)
-
Bad Behaviour (2023)
-
Dune: Prophecy (2024)
-
The Survivors (2025)
-
Bridgerton (2026)
-
-
Teater:
-
Lord of the Flies (2019)
-
The Maids (2025)
-
Daftar ini mencakup berbagai genre, mulai dari drama hingga fiksi ilmiah, yang menunjukkan kemampuan adaptasi Ha sebagai seorang aktris. Keterlibatannya dalam serial-serial seperti “Halo” dan “Dune: Prophecy” menegaskan posisinya dalam produksi berskala besar, sementara perannya dalam teater membuktikan fondasi aktingnya yang kuat di atas panggung. Film “Sissy” menandai debutnya di layar lebar, sementara “Bridgerton” mewakili puncak prestasinya sejauh ini.
Latar Belakang Yerin Ha: Akar Seni dan Pendidikan Akting yang Mendalam
Pesona dan bakat akting Yerin Ha tampaknya mengalir dari darah seninya yang kental. Lahir pada tanggal 16 Januari 1998 di Sydney, Australia, Yerin memiliki koneksi yang kuat dengan dunia seni pertunjukan melalui keluarganya. Neneknya, Son Sook, adalah sosok yang sangat dihormati di Korea Selatan, dikenal sebagai aktris ternama sekaligus politisi. Warisan artistik ini tampaknya telah menginspirasi Yerin sejak dini. Minatnya terhadap dunia akting mulai terasah tajam saat ia menempuh pendidikan di bangku SMA seni di Korea Selatan. Di institusi tersebut, ia menerima pelatihan akting dan pertunjukan yang intensif, membekalinya dengan dasar-dasar yang kokoh dalam seni peran.
Perjalanan pendidikannya berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi di National Institute of Dramatic Art (NIDA) di Australia, salah satu institusi seni pertunjukan paling bergengsi di dunia. Lulus dari NIDA pada tahun 2019, Yerin Ha telah dibekali dengan teknik akting yang canggih dan pemahaman mendalam tentang seni teater dan layar, menjadikannya siap untuk menghadapi tantangan profesional di industri hiburan global.
Perjalanan Karier Yerin Ha: Dari Debut Hingga Peran Utama yang Mengubah Hidup
Karier profesional Yerin Ha di dunia akting benar-benar dimulai setelah ia menyelesaikan pendidikannya di NIDA. Kesempatan debutnya datang pada tahun 2019 ketika ia mendapatkan peran dalam serial “Reef Break”. Sejak saat itu, namanya perlahan namun pasti mulai dikenal di kalangan penikmat serial televisi. Peningkatan popularitasnya semakin signifikan ketika ia bergabung dalam proyek serial “Halo”, sebuah produksi ambisius yang diawasi langsung oleh legenda perfilman Steven Spielberg. Pengalaman ini memberikannya eksposur yang lebih luas dan membuktikan kemampuannya dalam berakting di produksi berskala internasional.
Tidak hanya berhenti di situ, Yerin Ha juga berani mengambil tantangan baru dengan merambah dunia film horor melalui debut filmnya, “Sissy”. Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya dengan terlibat dalam serial “Dune: Prophecy”. Puncak kariernya hingga saat ini adalah ketika Netflix secara resmi mengumumkan dirinya sebagai pemeran utama wanita dalam “Bridgerton Season 4”, memerankan karakter Sophie Baek. Peran ini tidak hanya memberikannya sorotan global, tetapi juga menempatkannya di pusat perhatian sebagai salah satu aktris muda yang paling menjanjikan. Selain itu, Yerin Ha juga telah menerima pengakuan atas bakatnya melalui nominasi di berbagai ajang penghargaan, berkat penampilannya yang memukau dalam serial “Bad Behaviour” dan pementasan teater “The Maids”.

















