Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    4 Zodiak Beruntung 2 Februari 2026, Cancer Bakal Sukses Besar

    4 Zodiak Beruntung 2 Februari 2026, Cancer Bakal Sukses Besar

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    4 Zodiak Beruntung 2 Februari 2026, Cancer Bakal Sukses Besar

    4 Zodiak Beruntung 2 Februari 2026, Cancer Bakal Sukses Besar

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    Shi by Shireen Rilis Koleksi Luminaire: Busana Lebaran Anggun Terbaru

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    5 Zodiak Beruntung 1 Feb 2026: Keajaiban Cancer!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Ramalan Cinta Zodiak 1 Feb: Scorpio Kejutan, Libra Semangat!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Whip Pink: Fungsi, Harga, Efek Samping Terbongkar!

    Ramalan zodiak cinta Sabtu, 31 Januari 2026: Leo penuh perhatian, Sagitarius fokus pada tujuan

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Hukum

Ressa Larang Keras Irfan-Iis Campuri Urusan Anak Denada

Eka Siregar by Eka Siregar
February 9, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Ressa Larang Keras Irfan-Iis Campuri Urusan Anak Denada

#image_title

JAKARTA – Drama hukum yang melibatkan Ressa Rossano, putra dari penyanyi Denada, dengan gugatan penelantaran anak kini semakin memanas, menyeret dua figur publik ternama, Irfan Hakim dan Iis Dahlia, ke dalam pusaran konflik. Peristiwa ini memicu ketegangan yang signifikan, terutama setelah Ressa mengaku mengalami tekanan psikis berat dari rekan-rekan ibunya dalam sebuah acara televisi di Mampang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, akhir Januari lalu. Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada dan Andika Meigista, secara tegas melayangkan peringatan kepada kedua selebriti tersebut, meminta mereka untuk tidak mencampuri urusan yang mereka anggap tidak sepenuhnya dipahami. Situasi ini tidak hanya menyoroti kompleksitas hubungan keluarga di ranah publik, tetapi juga etika intervensi pihak ketiga dalam sengketa hukum pribadi.

RELATED POSTS

Air Mata Nenek Pejuang Tambang Ilegal Getarkan DPR

Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus: Ini Buktinya

Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2 Februari, Cek Sasarannya!

Gugatan penelantaran anak yang dilayangkan Ressa Rossano terhadap ibundanya, Denada, bukanlah perkara sepele. Tim kuasa hukum Ressa secara konsisten menegaskan bahwa mereka memiliki dasar yang sangat kuat dan bukti nyata yang tak terbantahkan terkait dugaan penelantaran yang dialami Ressa selama 24 tahun. Angka dua puluh empat tahun ini bukan sekadar durasi, melainkan cerminan dari sebuah periode panjang yang membentuk pengalaman hidup Ressa, sebuah fakta yang menurut tim hukumnya, tidak bisa dipandang sebelah mata atau disederhanakan. Konflik internal keluarga ini, yang seharusnya diselesaikan di meja hijau, justru merembet ke ranah publik dan melibatkan pihak-pihak di luar lingkaran inti keluarga, menambah kompleksitas dan intensitas permasalahan.

Tekanan Psikis dan Keterlibatan Figur Publik

Puncak ketegangan terjadi baru-baru ini ketika Ressa Rossano, dalam sebuah pertemuan di acara televisi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, mengaku mengalami tekanan psikis yang hebat. Menurut pengakuan Ressa dan tim kuasa hukumnya, ia sempat “dikerubungi” dan “diteror secara psikis” oleh sejumlah rekan artis Denada, termasuk Irfan Hakim dan Iis Dahlia. Perlakuan ini digambarkan membuat Ressa merasa seakan-akan dirinyalah yang menjadi penyebab utama masalah, khususnya terkait kabar boikot yang menimpa karier Denada di beberapa stasiun televisi. “Tadi itu Ressa sempat dikerubungi dan diteror secara psikis, seakan-akan dia yang bersalah sehingga Denada itu tidak mendapatkan pekerjaan di stasiun TV karena diboikot. Itu makanya saya geram,” ujar Ronald Armada, kuasa hukum Ressa, dengan nada penuh kekesalan.

Ressa sendiri mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap dampak hukum ini pada karier ibunya. Meskipun ia adalah pihak yang menggugat, Ressa tidak menginginkan Denada mengalami kesulitan profesional. “Ya intinya saja, bagaimana pun itu masih darah daging. Terus kasihan, itu diboikot dari pihak stasiun TV. Ya, maksudnya Ressa, Ressa enggak meminta seperti ini dan bukan Ressa yang minta diboikot,” ungkap Ressa kepada awak media. Namun, rasa prihatinnya ini justru dibalas dengan perlakuan yang tidak menyenangkan, yang oleh tim hukumnya disebut sebagai serangan mental yang tidak proporsional dan tidak beralasan.

Peringatan Tegas untuk Irfan Hakim dan Iis Dahlia

Merespons dugaan intimidasi psikis yang dialami kliennya, tim kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, melalui Ronald Armada dan Andika Meigista, melayangkan teguran keras kepada Irfan Hakim dan Iis Dahlia. Kedua selebriti ini dianggap telah memberikan “pembelaan buta” terhadap Denada dan terlalu jauh mencampuri permasalahan yang seharusnya menjadi urusan pribadi antara ibu dan anak. Khusus untuk Iis Dahlia, Ronald Armada secara terang-terangan menyebut namanya, menuding penyanyi dangdut senior itu telah memojokkan Ressa dan memberikan penilaian sepihak tanpa memahami akar permasalahan. “Terutama buat Iis Dahlia, ya, saya menyebut nama karena itu yang terjadi. Dia memojokkan Ressa seakan gara-gara dia, temannya itu tidak dapat pekerjaan,” tegas Ronald Armada, menyoroti betapa Iis Dahlia dinilai telah melampaui batas dalam memberikan dukungannya.

Tidak hanya Iis Dahlia, nama presenter kondang Irfan Hakim juga turut diseret dalam pusaran teguran ini. Meskipun kuasa hukum Ressa mengakui dan menghormati sosok Irfan Hakim sebagai individu yang beradab dan berakhlak, mereka tetap meminta Irfan untuk lebih objektif dalam melihat duduk perkara. “Bang Irfan itu saya lihat orang yang beradab dan orang yang berakhlak. Saya sangat kagum dengan beliau. Akan tetapi dalam konteks ini, jangan karena temannya, dia melakukan pembelaan. Kalau temannya salah, katakan yang salah,” lanjut Ronald Armada, menekankan pentingnya integritas dan keadilan, bahkan di tengah ikatan pertemanan. Peringatan ini menggarisbawahi bahwa dukungan seharusnya tidak berarti pembelaan buta terhadap kesalahan, melainkan dorongan untuk mencari kebenaran dan keadilan.

Komitmen Terhadap Kebenaran dan Keadilan

Pihak Ressa Rossano menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur sedikit pun dalam perjuangan hukum ini. Mereka memiliki keyakinan penuh terhadap kebenaran dan bukti-bukti yang telah dikumpulkan terkait penelantaran yang dialami Ressa selama lebih dari dua dekade. Kuasa hukum Ressa meminta agar para artis, termasuk Irfan Hakim dan Iis Dahlia, tidak hanya melihat permasalahan ini dari satu sisi pertemanan saja, melainkan mencoba memahami “asbabun nuzul” atau akar permasalahan yang mendalam. “Jadi buat Bang Irfan Hakim dan Iis Dahlia, tolonglah agak sedikit adil, jangan ikut campur kalau tidak tahu asbabun nuzulnya persoalan ini,” ucap Ronald, mengimbau agar ada pemahaman yang lebih komprehensif sebelum memberikan intervensi.

Dengan tekad yang bulat, pihak Ressa menyatakan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan dari pihak mana pun yang mencoba memanipulasi fakta atau mengaburkan kebenaran. Pernyataan ini bukan sekadar gertakan, melainkan sebuah komitmen kuat untuk membela hak-hak Ressa hingga titik terakhir. “Saya berbicara tentang fakta. Bismillah, apa yang saya nyatakan ini benar. Kalau sampai kalian mau menantang, silakan. Saya tidak pernah takut sama siapa pun selama saya membela kebenaran,” tutup kuasa hukum Ressa dengan tegas. Pernyataan ini menegaskan bahwa kasus ini telah melampaui batas sengketa keluarga biasa, menjadi pertarungan prinsip keadilan di tengah sorotan publik dan intervensi figur-figur terkenal.

Tags: DenadaIis DahliaIrfan HakimRessasengketa anak
ShareTweetPin
Eka Siregar

Eka Siregar

Related Posts

Air Mata Nenek Pejuang Tambang Ilegal Getarkan DPR
Hukum

Air Mata Nenek Pejuang Tambang Ilegal Getarkan DPR

February 9, 2026
Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus: Ini Buktinya
Hukum

Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus: Ini Buktinya

February 9, 2026
Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2 Februari, Cek Sasarannya!
Hukum

Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2 Februari, Cek Sasarannya!

February 8, 2026
Ressa Bantah Boikot Denada, Kuasa Hukum Peringatkan Iis Dahlia
Hukum

Ressa Bantah Boikot Denada, Kuasa Hukum Peringatkan Iis Dahlia

February 8, 2026
Polri Bongkar Alasan Red Notice Riza Chalid Tertunda
Hukum

Polri Bongkar Alasan Red Notice Riza Chalid Tertunda

February 7, 2026
Diakui Anak Denada, Saldo Rekening Ressa Rizky Rossano Makin Melimpah
Hukum

Diakui Anak Denada, Saldo Rekening Ressa Rizky Rossano Makin Melimpah

February 7, 2026
Next Post
Prabowo Tegas Sikapi Serangan Israel di Gaza

Prabowo Tegas Sikapi Serangan Israel di Gaza

Prabowo: Diplomasi Nonblok Penting, Bantuan Tak Datang Sendiri

Prabowo: Diplomasi Nonblok Penting, Bantuan Tak Datang Sendiri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Potret Romantis: El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Tunangan

Potret Romantis: El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Tunangan

January 23, 2026
Emas Perak Rekor! Trump Ancaman Tarif, Eropa Terancam.

Emas Perak Rekor! Trump Ancaman Tarif, Eropa Terancam.

January 20, 2026
Bupati Pati Tersangka KPK: Sudewo Buka Suara, Siapa Dikorbankan?

Bupati Pati Tersangka KPK: Sudewo Buka Suara, Siapa Dikorbankan?

January 22, 2026

Popular Stories

  • Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Prabowo: Kekuatan Asing Dalangi Demo, Siapa Mereka?
  • Bali Besok: Hujan Ringan Bedugul, Kintamani Cerah 3 Feb
  • Air Mata Nenek Pejuang Tambang Ilegal Getarkan DPR

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026