Dalam sebuah momen yang menegangkan di ruas Tol Jagorawi, Bogor, pada Sabtu sore (7/2/2026), artis pendatang baru Diva Siregar (21) selamat dari insiden kecelakaan lalu lintas yang mengerikan. Mobil sedan Honda City yang dikemudikannya terbalik dan mengalami kerusakan parah, bahkan sempat dilaporkan terbakar. Kejadian ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat kondisi kendaraan yang hancur lebur. Diva sendiri mengaku syok dan takjub atas keselamatannya yang luar biasa, hanya mengalami luka ringan dan dinyatakan sehat setelah pemeriksaan medis mendalam. Pihak kepolisian menduga kuat bahwa penyebab utama kecelakaan ini adalah sopir yang mengalami ‘microsleep’ atau tertidur sesaat saat mengemudi, yang berujung pada tabrakan dengan pembatas jalan dan insiden lanjutan dengan kendaraan lain.
Detik-Detik Mencekam dan Keajaiban Keselamatan
Peristiwa nahas yang menimpa Diva Siregar terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Mobil Honda City dengan nomor polisi B 2503 DVS yang ditumpanginya oleng sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan. Benturan keras tersebut menyebabkan kendaraan terbalik dengan posisi keempat rodanya menghadap ke atas, sebuah pemandangan yang sangat mengkhawatirkan. Tidak hanya berhenti di situ, setelah terguling, mobil tersebut kembali dihantam oleh sebuah truk boks yang melaju dari arah belakang. Situasi yang terjadi sungguh mencekam, dan banyak pihak berspekulasi bahwa kejadian ini bisa saja merenggut nyawa jika tidak ada campur tangan ilahi.
Diva Siregar, yang dikenal sebagai model dan pemain sinetron, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam melalui unggahan di akun media sosialnya. Ia mengaku sangat terkejut melihat kondisi mobilnya yang hancur lebur, bahkan sempat mengalami kobaran api. “Kuasa Allah memang ajaib, mobil udah terbalik dan hancur lebur alhamdulillah masih diberikan keselamatan,” tulis Diva, menggambarkan betapa luar biasanya ia bisa selamat tanpa cedera serius. Pengalaman ini membuatnya merasa begitu bersyukur dan takjub atas perlindungan yang ia terima. Banyak penggemar dan rekan sejawat yang mengirimkan pesan dukungan dan rasa penasaran mengenai “amalan” apa yang membuat Diva bisa lolos dari maut dalam tragedi tersebut.
Pemeriksaan Medis dan Kondisi Pasca-Insiden
Segera setelah kejadian, Diva Siregar langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh. Kekhawatiran akan adanya luka dalam akibat benturan keras dan posisi mobil yang terbalik mendorong dilakukannya serangkaian tes, termasuk CT Scan. Hasil pemeriksaan medis tersebut sungguh melegakan. Dokter menyatakan bahwa Diva tidak mengalami luka serius maupun cedera parah. Kondisi fisiknya secara keseluruhan dinyatakan aman, dan ia tidak memerlukan perawatan inap di rumah sakit. Diva hanya perlu beristirahat untuk memulihkan diri dari trauma psikologis akibat kejadian yang dialaminya.
“Kemarin saat kejadian langsung check semua dan CT Scan alhamdulillah aman. Allah baik banget sama aku, terima kasih juga untuk doa baik dari kalian. Aku tidak kenapa-napa cuma shock kaget aja sama benturan mobil terbalik, cuma sekarang aku perlu rest aja,” ungkap Diva, menunjukkan kelegaan dan rasa terima kasihnya atas keselamatan serta dukungan yang diterimanya. Pengalaman ini, meskipun traumatis, justru memberikannya perspektif baru tentang betapa berharganya kehidupan dan perlunya selalu bersyukur atas setiap detik yang diberikan.
Analisis Penyebab Kecelakaan: Microsleep Sang Pengemudi
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Bogor, melalui Plt Kanit Gakkum Ipda Ares Rahman, telah menguraikan temuan awal mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Berdasarkan investigasi di lapangan dan keterangan saksi, diduga kuat bahwa pengemudi mobil Honda City mengalami kondisi ‘microsleep’. Microsleep adalah episode tidur singkat yang terjadi tanpa disadari oleh pengemudi, biasanya berlangsung hanya beberapa detik, namun sangat berbahaya saat mengoperasikan kendaraan. Kondisi ini menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.
Ipda Ares Rahman menjelaskan, “Pengemudi Honda City mengantuk (microsleep). Sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan dan terbalik dengan posisi keempat roda di atas.” Insiden ini menegaskan kembali bahaya mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk. Kondisi microsleep dapat terjadi kapan saja, bahkan pada pengemudi yang merasa cukup istirahat, namun kelelahan fisik atau mental dapat memicunya. Tabrakan dengan pembatas jalan menjadi titik awal dari serangkaian kejadian yang berujung pada kerusakan parah pada mobil yang ditumpangi Diva. Penting bagi setiap pengemudi untuk menyadari risiko microsleep dan mengambil langkah pencegahan yang tepat, seperti beristirahat yang cukup sebelum berkendara atau berhenti sejenak jika merasa mengantuk.
Dampak Insiden dan Refleksi Keselamatan Berkendara
Meskipun kecelakaan ini tidak merenggut korban jiwa, dampaknya terhadap kendaraan sangat signifikan. Mobil sedan Honda City yang dikemudikan mengalami kerusakan total, menunjukkan betapa kerasnya benturan yang terjadi. Keberuntungan Diva dan penumpang lainnya yang hanya mengalami luka ringan menjadi bukti nyata bahwa keselamatan jiwa adalah prioritas utama. Kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan raya mengenai pentingnya kesadaran akan keselamatan berkendara.
Insiden yang menimpa Diva Siregar ini seharusnya menjadi bahan refleksi bagi semua orang. Budaya berkendara yang aman, termasuk mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, dan yang terpenting, memastikan kondisi fisik prima sebelum mengemudi, harus terus digalakkan. Pengalaman Diva yang selamat dari kecelakaan maut, meskipun dengan mobil yang hancur, menjadi pesan kuat tentang keajaiban hidup dan pentingnya selalu waspada di jalan raya. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk demi mencegah terulangnya tragedi serupa.
















