Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Kecelakaan Pesawat

Keluarga Kopilot Smart Air: Bandara Korowai Aman, Bukti Nyata

Huda Wijaya by Huda Wijaya
February 24, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Keluarga Kopilot Smart Air: Bandara Korowai Aman, Bukti Nyata

#image_title

Tragedi memilukan merenggut nyawa Kopilot Smart Air, Kapten Baskoro Adi Anggoro, saat pesawat yang dikemudikannya mendarat di Bandara Korowai, Papua, pada Jumat (13/2/2026). Insiden penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga memunculkan sorotan tajam mengenai minimnya pengamanan di bandara tersebut. Pihak keluarga, melalui paman korban, Doni, secara tegas mempertanyakan kelalaian dalam aspek keselamatan penerbangan sipil di wilayah yang dikenal rawan konflik. Pertanyaan mendasar pun muncul: mengapa sebuah fasilitas vital seperti bandara tidak dilengkapi dengan pengamanan memadai, dan bagaimana pemerintah akan menjamin keselamatan penerbangan di masa mendatang?

RELATED POSTS

Guru Nakes Ngungsi Pasca Penembakan Smart Air

Smart Air Ditembak: Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku

Insiden Runway Juanda, 9 Penerbangan Terpaksa Dialihkan Darurat


Sorotan Tajam Terhadap Kelemahan Sistem Keamanan Bandara Korowai

Keluarga Kopilot Smart Air, Kapten Baskoro Adi Anggoro, yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melakukan pendaratan di Bandara Korowai, Papua, secara lantang menyuarakan keprihatinan mendalam terkait minimnya aspek pengamanan di lokasi tersebut. Paman korban, Doni (56), dalam keterangannya di rumah duka di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Jumat (13/2/2026), menekankan bahwa insiden tragis ini seharusnya menjadi sebuah peringatan keras bagi pemerintah. Ia berpendapat bahwa pemerintah perlu segera melakukan evaluasi komprehensif terhadap seluruh aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, terutama yang beroperasi di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi seperti Papua.

Doni mengungkapkan keheranannya atas absennya pengamanan di area bandara. “Seharusnya, penerbangan sipil itu ada pengamanan. Ini kok tidak ada. Orang tua juga sempat kaget, kenapa tidak dijaga,” ujarnya dengan nada prihatin. Kekhawatiran ini juga dirasakan oleh orang tua Baskoro sendiri sebelum sang kopilot berangkat menjalankan tugasnya. Mereka sempat menanyakan perihal keamanan bandara tujuan, sebuah pertanyaan yang dijawab Baskoro dengan keyakinan palsu untuk tidak membuat orang tuanya khawatir. “Orang tuanya sempat nanya, ‘aman tidak?’, dia jawab ‘aman’. Mungkin dia tidak mau bikin orang tuanya khawatir,” jelas Doni.

Fakta bahwa Baskoro baru menjalani penugasan ke Papua selama lima hari, meskipun telah memiliki pengalaman lima tahun sebagai pilot, menambah dimensi tragis pada peristiwa ini. Ia jarang terbang ke wilayah tersebut, dan penugasan mendadak ini datang setelah ia menjalani periode perawatan medis. “Dia habis sakit, habis dirawat (opname). Tiba-tiba dapat tugas ke Papua, terus langsung berangkat,” tutur Doni, menggambarkan betapa mendadaknya situasi tersebut.

Proses Evakuasi Informasi dan Keprihatinan Keluarga

Informasi mengenai insiden penembakan yang menimpa Kapten Baskoro Adi Anggoro pertama kali diterima oleh keluarga melalui pesan singkat dari seorang kerabat yang merupakan senior Baskoro dan kebetulan berada dalam penerbangan yang sama. Doni menceritakan awal mula penerimaan kabar tersebut, “Awalnya, dikabari ada insiden. Katanya, masih ada sinyal GPS. Jadi, kami berharap masih ada pertolongan, tetapi setelah itu, dapat kabar lagi kalau sudah gugur.” Harapan sempat membuncah ketika sinyal GPS masih terdeteksi, memberikan celah kecil untuk kemungkinan adanya upaya penyelamatan. Namun, harapan itu seketika pupus ketika kabar duka yang lebih pasti datang.

Keluarga secara konsisten menilai bahwa insiden yang merenggut nyawa Baskoro ini merupakan bukti nyata dari masih lemahnya sistem pengamanan penerbangan sipil di wilayah-wilayah tertentu, khususnya di Papua. Doni menegaskan bahwa tanggung jawab pengamanan bandara dan jalur penerbangan merupakan kewajiban fundamental negara, terutama ketika menyangkut keselamatan jiwa awak pesawat dan seluruh penumpang. “Bandara itu semestinya dijaga. Kalau tidak ada pengamanan, ini bandara apa? Penerbangan sipil harusnya dilindungi,” tegasnya. Ia berharap pemerintah tidak menganggap peristiwa ini sebagai kejadian rutin yang bisa diabaikan, melainkan sebagai sebuah alarm atau pengingat krusial untuk melakukan perbaikan sistem keamanan penerbangan secara menyeluruh dan sistematis.

Pihak maskapai Smart Aviation, tempat Baskoro bekerja, telah mendatangi keluarga untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa. Namun, hingga saat ini, keluarga mengaku belum menerima penjelasan yang rinci mengenai aspek pengamanan dan evaluasi prosedur keselamatan, baik dari pihak perusahaan maupun dari otoritas pemerintah. Pihak keluarga memiliki harapan besar agar pemerintah dapat segera memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi kejadian dan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk memastikan perbaikan sistem keamanan di wilayah-wilayah rawan. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan dan memberikan keadilan bagi almarhum serta keluarganya.

Mengenang Kapten Baskoro Adi Anggoro: Sosok Penuh Semangat dan Ceria

Di tengah duka yang mendalam, keluarga juga berbagi kenangan tentang sosok Kapten Baskoro Adi Anggoro. Doni mengenang keponakannya sebagai pribadi yang humoris dan memiliki semangat juang yang tinggi dalam meraih cita-citanya sebagai seorang pilot. Sejak usia muda, Baskoro telah memendam hasrat yang kuat untuk mengabdikan diri di dunia penerbangan. “Dari dulu, dia memang mau jadi pilot. Orangnya juga ceria, suka bercanda,” kenang Doni, menggambarkan kepribadian Baskoro yang selalu positif dan membangkitkan semangat orang di sekitarnya.

Semangat dan dedikasi Baskoro di dunia penerbangan menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan yang ia tinggalkan. Cita-citanya untuk terbang dan melayani masyarakat melalui profesinya kini harus terhenti secara tragis, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang mencintainya. Pengabdiannya di udara, yang seharusnya menjadi sumber kebanggaan, justru berakhir dengan pengorbanan yang tak terduga, menyoroti kerentanan yang dihadapi para awak penerbangan di wilayah yang belum sepenuhnya aman.

Prosesi Pemakaman yang Penuh Tangis dan Harapan

Suasana haru dan isak tangis menyelimuti prosesi pemakaman Kapten Baskoro Adi Anggoro di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat sore, sekitar pukul 15.26 WIB. Keluarga, kerabat, dan rekan sejawat berkumpul untuk mengantarkan kepergian almarhum yang tewas ditembak oleh KKB saat mendarat di Lapangan Terbang Korowai, Papua. Upacara pemakaman diawali dengan ibadah singkat yang bertujuan untuk menguatkan iman seluruh hadirin dan menyerahkan sepenuhnya kepulangan almarhum kepada Sang Pencipta. Doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur atas kehidupan Baskoro serta permohonan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Lagu-lagu rohani mengalun, menambah syahdu suasana duka. Keluarga terlihat saling berpegangan erat, berusaha menahan air mata saat mengenang setiap kebaikan dan dedikasi Baskoro semasa hidupnya. Momen paling mengharukan terjadi ketika peti jenazah perlahan diangkat dan dimasukkan ke dalam liang lahat. Tangis makin pecah ketika peti mulai diturunkan, menandai perpisahan fisik yang tak terhindarkan. Setelah itu, anggota keluarga secara bergantian menaburkan bunga dan tanah di atas pusara, sebagai simbol perpisahan terakhir dan penghormatan terakhir bagi almarhum. Ucapan perpisahan yang tulus datang dari Ibu Baskoro, Triyana, “Kesayangan mamah, Baskoro Adi Anggoro, kita berpisah di sini, kita bertemu nanti di surga, I love you.” Sang ayah, Isbranto, juga tak kuasa menahan haru, “Selamat jalan sayang.” Nenek Baskoro menambahkan dengan suara bergetar, “Selamat jalan cucuku, senyum di sana, aku tak bisa menciummu.” Peristiwa ini menjadi pengingat akan harga yang harus dibayar oleh para pejuang di garis depan, serta urgensi untuk memastikan keselamatan mereka.

ShareTweetPin
Huda Wijaya

Huda Wijaya

Related Posts

Guru Nakes Ngungsi Pasca Penembakan Smart Air
Kecelakaan Pesawat

Guru Nakes Ngungsi Pasca Penembakan Smart Air

February 23, 2026
Smart Air Ditembak: Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku
Kecelakaan Pesawat

Smart Air Ditembak: Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku

February 21, 2026
Insiden Runway Juanda, 9 Penerbangan Terpaksa Dialihkan Darurat
Kecelakaan Pesawat

Insiden Runway Juanda, 9 Penerbangan Terpaksa Dialihkan Darurat

February 5, 2026
15 Tewas! Pesawat DPR Kolombia Hancur Lebur
Kecelakaan Pesawat

15 Tewas! Pesawat DPR Kolombia Hancur Lebur

February 3, 2026
Hari ini pesawat Smart Air Cessna 208 Caravan bakal ditarik ke Bandar Udara Douw Aturure Nabire
Kecelakaan Pesawat

Hari ini pesawat Smart Air Cessna 208 Caravan bakal ditarik ke Bandar Udara Douw Aturure Nabire

February 1, 2026
Mesin Bermasalah, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Pantai Nabire
Kecelakaan Pesawat

Mesin Bermasalah, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Pantai Nabire

January 31, 2026
Next Post
Eks Direktur DSI Tersangka: Ini Detil Pemeriksaan!

Eks Direktur DSI Tersangka: Ini Detil Pemeriksaan!

Rp 160 Triliun Bocor ke Luar Negeri Akibat Warga Berobat

Rp 160 Triliun Bocor ke Luar Negeri Akibat Warga Berobat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Persik Kediri waspadai PSIM di Gresik, laga digelar tanpa penonton

Persik Kediri waspadai PSIM di Gresik, laga digelar tanpa penonton

February 23, 2026
Alwi Farhan Tembus Final Usai Bungkam Wakil Taiwan

Alwi Farhan Tembus Final Usai Bungkam Wakil Taiwan

January 28, 2026
Insanul Dipanggil Polisi, Ada Apa dengan Inara Rusli?

Insanul Dipanggil Polisi, Ada Apa dengan Inara Rusli?

January 21, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelita Jaya 2026: Bank Jakarta Siap Dukung Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amazon Girls’ Tech Day Berdayakan 400 Siswi Karawang Melek Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan
  • Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Embun Sejuk Cilangkap
  • Ricky Nelson: Kemenangan Persija atas Bali Krusial!

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026