Tragedi memilukan kembali menyelimuti Kota Bandung ketika seorang mahasiswa berusia 22 tahun berinisial RNG, warga Kecamatan Antapani, ditemukan tewas setelah diduga melompat dari lantai 15 sebuah apartemen di Jalan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Insiden mengejutkan ini terjadi pada Senin malam, 16 Februari 2026, sekitar pukul 18.35 WIB, memicu guncangan di lingkungan sekitar dan menggarisbawahi urgensi penanganan kasus-kasus sensitif semacam ini oleh pihak berwenang. Peristiwa ini kini tengah dalam penanganan intensif oleh tim gabungan kepolisian, yang berupaya mengungkap seluruh fakta di balik dugaan bunuh diri yang tragis ini, sekaligus memberikan jawaban atas misteri yang menyelimuti kematian pemuda tersebut.
Kronologi kejadian yang berhasil dihimpun dari keterangan saksi mata dan pihak kepolisian menggambarkan detik-detik mengerikan sebelum penemuan jenazah korban. Menurut Kompol Yadi Supiyadi, Kapolsek Cibeunying Kidul, seorang saksi sempat melihat RNG berada di posisi yang sangat mengkhawatirkan, yaitu di luar dinding taman lantai 15 apartemen tersebut. Posisi ini, yang berada di luar batas aman bangunan, seharusnya sudah memicu kewaspadaan, namun pada awalnya, saksi tidak menaruh curiga yang mendalam, mengira korban mungkin sedang melakukan aktivitas biasa atau sekadar menikmati pemandangan. Dengan pemikiran tersebut, saksi kemudian melanjutkan niatnya untuk turun ke lantai bawah menggunakan lift, tidak menyadari bahwa ia baru saja menyaksikan momen-momen terakhir sebelum tragedi terjadi. Namun, tak berselang lama setelah saksi memasuki lift, keheningan apartemen pecah oleh suara dentuman keras yang menggetarkan area sekitar. Suara tersebut sontak menarik perhatian penghuni lain dan memicu kepanikan. Informasi cepat menyebar di antara penghuni dan staf apartemen bahwa ada seseorang yang diduga terjatuh atau melompat dari ketinggian, mengarah pada penemuan jenazah RNG di area dasar apartemen, tergeletak tak bernyawa.
Investigasi Mendalam dan Penanganan Awal oleh Kepolisian

















