Sebuah insiden pencurian sepeda motor yang menggemparkan warga Jakarta Utara pada Selasa malam, 27 Januari, berakhir dengan penangkapan dramatis seorang pelaku berinisial JT. Peristiwa yang terjadi di Jalan Swasembada, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, ini bukan hanya menyoroti keberanian pelaku dalam melancarkan aksinya pada pukul 22:00 WIB, melainkan juga menunjukkan kecepatan respons warga dan kesigapan aparat kepolisian dari Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjung Priok. Aksi kejahatan ini, yang terekam kamera dan sempat viral di media sosial, menjadi cerminan nyata dari tantangan keamanan yang terus dihadapi masyarakat urban, sekaligus menyoroti pentingnya kolaborasi antara warga dan penegak hukum dalam memerangi tindak kriminalitas.
Modus operandi yang digunakan oleh JT dan rekannya terbilang klasik namun efektif. Berdasarkan keterangan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, Handam Samudro, para pelaku memulai aksinya dengan berkeliling di area RW 03, Kelurahan Warakas, secara sistematis mencari target yang lengah. Pada sekitar pukul 22:00 WIB, pandangan mereka tertuju pada sebuah unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang terparkir tanpa pengawasan ketat di halaman sebuah rumah di Jalan Enim. JT, yang diidentifikasi sebagai eksekutor utama dalam komplotan ini, dengan cepat mengambil peran. Menggunakan kunci pas dan serangkaian alat bantu lainnya, ia dengan cekatan berupaya membongkar sistem penguncian sepeda motor tersebut. Tindakan ini menunjukkan tingkat keahlian tertentu dalam membobol kendaraan, sebuah keterampilan yang sering diasah oleh para pelaku pencurian sepeda motor untuk melancarkan aksinya dalam waktu singkat.
















