Sebuah ironi pahit menyelimuti panggung seni dan birokrasi Indonesia ketika Mulyono Purwo Wijoyo, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, yang dikenal luas sebagai “Ki Mulyono”, seorang dalang wayang kulit kondang, harus membatalkan jadwal pementasannya di kampung halaman Klaten setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

















