Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    5 Zodiak Paling Hoki 30 Januari 2026, Virgo-Aquarius Banjir Cuan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Onadio Leonardo: Rehab Ubah Selektivitas Pertemanan

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Nikita Willy: Rahasia Gaya Sederhana Paling Nyaman

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Lisa BLACKPINK Duta Nike: Suarakan Kekuatan Perempuan!

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Uniqlo Spring/Summer 2026: Chic, Versatile, Simpel.

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Rahasia Kulit Daffa Ariq: Perawatan Wajah Jadi Prioritas

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Kriminal

Polisi Janji Transparan Usut Tuntas Misteri Kematian Lula Lahfah

Eka Siregar by Eka Siregar
February 3, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Polisi Janji Transparan Usut Tuntas Misteri Kematian Lula Lahfah

#image_title

RELATED POSTS

PPATK: 183 Ribu Aduan, Judi Online Merajalela!

Judi Pakai Kredit Pemda, DPR Desak Camat Medan Segera Dipecat

Bareskrim Bongkar Kasus PT DSI, Puluhan Saksi Buka Suara

Misteri yang menyelimuti kepergian mendadak selebgram kenamaan Lula Lahfah kini memasuki babak baru seiring dengan langkah intensif yang diambil oleh jajaran kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengungkap fakta di balik tragedi tersebut. Kasus kematian sang influencer yang ditemukan tak bernyawa di sebuah apartemen mewah di Jakarta ini telah memicu atensi publik yang luar biasa, mendorong pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau murni disebabkan oleh faktor kesehatan. Hingga saat ini, tim penyidik telah melakukan serangkaian prosedur hukum mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyitaan barang bukti elektronik dan medis, hingga pemeriksaan terhadap sepuluh orang saksi kunci yang dianggap mengetahui kronologi sebelum korban mengembuskan napas terakhirnya. Penyelidikan ini menjadi krusial mengingat posisi korban sebagai figur publik, di mana transparansi kepolisian sangat dinantikan oleh pihak keluarga maupun jutaan pengikutnya di media sosial.

Eksplorasi Barang Bukti dan Analisis Laboratorium Forensik

Dalam upaya menyusun kepingan teka-teki kematian Lula Lahfah, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan sejumlah barang bukti krusial dari lokasi kejadian. Fokus utama penyelidikan saat ini tertuju pada hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap beberapa item yang ditemukan di sekitar jenazah korban. Barang bukti tersebut mencakup berbagai jenis obat-obatan yang diduga dikonsumsi oleh korban sebelum meninggal dunia, serta sampel sisa makanan atau minuman jika ditemukan di lokasi. Pengujian toksikologi menjadi instrumen penting dalam tahap ini untuk menentukan apakah terdapat kandungan zat kimia berbahaya, overdosis obat tertentu, atau reaksi medis yang tidak terduga yang menjadi pemicu kegagalan fungsi organ tubuh korban. Selain barang bukti fisik berupa obat-obatan, polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV dari area apartemen untuk memverifikasi pergerakan orang-orang yang berinteraksi dengan korban dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Analisis terhadap rekaman CCTV ini dilakukan secara mendalam oleh tim digital forensik guna memastikan tidak adanya pihak luar yang masuk ke dalam unit apartemen secara mencurigakan. Setiap detail pergerakan, mulai dari lobi, lift, hingga koridor menuju kamar korban, diperiksa dengan teliti untuk membangun garis waktu (timeline) yang akurat. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian polisi dalam menerapkan Scientific Crime Investigation, di mana kesimpulan tidak hanya diambil dari keterangan lisan, tetapi harus didukung oleh data otentik yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum di pengadilan. Meskipun hasil laboratorium forensik memerlukan waktu beberapa hari untuk keluar secara resmi, pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap temuan sekecil apa pun akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan arah penyelidikan selanjutnya, apakah kasus ini akan dinaikkan ke tahap penyidikan lebih lanjut atau dihentikan jika tidak ditemukan bukti kekerasan atau unsur pidana.

Polisi Periksa Tenaga Medis dan Riwayat Kesehatan di Rumah Sakit

Penyelidikan tidak hanya berhenti pada olah TKP, tetapi juga merambah ke aspek medis yang lebih luas. Pihak kepolisian telah menjadwalkan dan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah tenaga medis serta perwakilan dari rumah sakit tempat Lula Lahfah diduga pernah menjalani perawatan atau konsultasi kesehatan sebelumnya. Langkah ini diambil setelah munculnya keterangan dari salah satu saksi yang menyebutkan bahwa sang influencer sempat mengeluhkan gangguan kesehatan sebelum ditemukan meninggal dunia. Tim penyidik berupaya menggali rekam medis (medical record) korban untuk memahami apakah ada penyakit bawaan atau kondisi kronis yang selama ini diderita oleh Lula. Keterangan dari dokter yang pernah menangani korban diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi fisik terakhirnya, termasuk jenis obat-obatan yang secara legal diresepkan untuknya.

Keterlibatan tenaga medis dalam proses pemeriksaan ini sangat vital untuk mencocokkan temuan obat-obatan di lokasi kejadian dengan riwayat pengobatan resmi korban. Polisi ingin memastikan apakah obat yang ditemukan di apartemen tersebut sesuai dengan resep dokter atau didapatkan dari sumber lain yang tidak resmi. Selain itu, pemeriksaan terhadap pihak rumah sakit juga bertujuan untuk mengonfirmasi apakah ada kunjungan darurat yang dilakukan korban dalam waktu dekat sebelum kematiannya. Dengan mengintegrasikan data medis profesional dan temuan lapangan, penyidik berharap dapat mengerucutkan penyebab kematian pada faktor alami akibat gangguan kesehatan, sekaligus mematahkan spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat mengenai penyebab kematian sang selebgram yang dianggap mendadak dan tidak wajar.

Keluarga Akan Dimintai Keterangan Meski Menolak Autopsi

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh penyidik dalam kasus ini adalah adanya penolakan dari pihak keluarga untuk dilakukan tindakan visum luar maupun autopsi bedah mayat terhadap jenazah Lula Lahfah. Secara hukum, persetujuan keluarga memang menjadi pertimbangan, namun polisi tetap memiliki kewajiban untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah. Meskipun autopsi ditolak, pihak kepolisian tetap akan memanggil anggota keluarga dekat untuk dimintai keterangan secara resmi sebagai saksi. Pemeriksaan terhadap keluarga ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai aktivitas terakhir korban, komunikasi terakhir yang dilakukan, serta suasana psikologis atau keluhan yang mungkin disampaikan korban kepada orang-orang terdekatnya. Polisi meyakini bahwa keterangan dari lingkaran dalam keluarga dapat memberikan petunjuk mengenai kebiasaan sehari-hari korban yang mungkin berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

Walaupun tanpa prosedur autopsi, polisi menegaskan bahwa penyelidikan tetap berjalan dengan mengoptimalkan bukti-bukti pendukung lainnya. “Penyelidikan dilakukan untuk memastikan tidak adanya unsur pidana berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan ilmiah,” ungkap salah satu pejabat kepolisian terkait. Hal ini menunjukkan bahwa kepolisian tidak ingin gegabah dalam menutup kasus ini hanya berdasarkan keinginan keluarga, melainkan harus tetap berpegang pada prosedur hukum yang berlaku. Jika nantinya ditemukan indikasi yang kuat mengarah pada tindak pidana dari bukti elektronik atau keterangan saksi lain, maka polisi memiliki kewenangan hukum untuk melakukan tindakan lebih lanjut demi keadilan. Keterlibatan rekan sejawat sesama influencer, seperti yang santer diberitakan mengenai kehadiran beberapa nama publik figur dalam daftar saksi, juga menjadi bagian dari upaya polisi untuk memetakan interaksi sosial korban sebelum kejadian.

Komitmen transparansi menjadi janji utama dari pihak Polda Metro Jaya dalam menangani kasus kematian Lula Lahfah. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi melalui keterangannya yang diwakili oleh jajaran terkait, menegaskan bahwa kepolisian akan membuka hasil penyelidikan kepada publik setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dilakukan. “Pasti pihak kepolisian akan sangat transparan terhadap perkembangan informasi terkait peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” tegas Budi dalam pernyataan resminya. Transparansi ini dianggap penting untuk meredam simpang siur informasi di media sosial dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berjalan secara maraton dengan mengumpulkan keterangan dari total sepuluh saksi, termasuk teman dekat, penjaga keamanan apartemen, hingga ahli forensik.

Sebagai penutup, kasus kematian Lula Lahfah menjadi pengingat akan pentingnya penanganan profesional dalam setiap kasus kematian yang dianggap tidak wajar, terlebih jika melibatkan sosok yang memiliki pengaruh besar di masyarakat. Polisi saat ini tengah menunggu hasil akhir dari uji laboratorium forensik terhadap barang bukti yang telah dikirimkan. Sembari menunggu hasil tersebut, koordinasi antara Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya terus diperkuat guna memastikan tidak ada detail yang terlewatkan. Masyarakat diminta untuk bersabar dan tidak terjebak dalam asumsi-asumsi yang belum terbukti kebenarannya, sementara pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi yang menimpa sang influencer muda tersebut.

Tags: kematian selebgramLula Lahfahmisteri kematianPolda Metro JayaPolres Metro Jakarta Selatan
ShareTweetPin
Eka Siregar

Eka Siregar

Related Posts

PPATK: 183 Ribu Aduan, Judi Online Merajalela!
Kriminal

PPATK: 183 Ribu Aduan, Judi Online Merajalela!

February 3, 2026
Judi Pakai Kredit Pemda, DPR Desak Camat Medan Segera Dipecat
Kriminal

Judi Pakai Kredit Pemda, DPR Desak Camat Medan Segera Dipecat

February 3, 2026
Bareskrim Bongkar Kasus PT DSI, Puluhan Saksi Buka Suara
Kriminal

Bareskrim Bongkar Kasus PT DSI, Puluhan Saksi Buka Suara

February 3, 2026
Terungkap! Kakek 60 Tahun Paser Pengedar Narkoba, 67 Paket Sabu Disita
Kriminal

Terungkap! Kakek 60 Tahun Paser Pengedar Narkoba, 67 Paket Sabu Disita

February 2, 2026
Anak Habisi Ayah KDRT: Karma Berujung Maut
Kriminal

Anak Habisi Ayah KDRT: Karma Berujung Maut

February 2, 2026
Bea Cukai: Dokumen Transaksi Ditemukan di Money Changer
Kriminal

Bea Cukai: Dokumen Transaksi Ditemukan di Money Changer

February 2, 2026
Next Post
Terungkap! Alasan Tekstur Es Gabus Mirip Spons

Terungkap! Alasan Tekstur Es Gabus Mirip Spons

Kaesang Ungkap Sosok J Hadiri Rakernas PSI Makassar

Kaesang Ungkap Sosok J Hadiri Rakernas PSI Makassar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Laut bercerita diputar menjelang Festival Film Tempo 2025

Laut bercerita diputar menjelang Festival Film Tempo 2025

January 30, 2026
Imbas Hujan, Jakarta Perpanjang WFH dan PJJ hingga Februari 2026

Imbas Hujan, Jakarta Perpanjang WFH dan PJJ hingga Februari 2026

February 3, 2026
Kurzawa Terkesima Bobotoh, Siap Tempur Bersama Persib Bandung!

Kurzawa Terkesima Bobotoh, Siap Tempur Bersama Persib Bandung!

February 1, 2026

Popular Stories

  • POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    POCARI SWEAT Run 2026 siap digelar: Indonesia membiru lewat sport tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Cisarua: Lumpur Maut Mengubur Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal Ikan di Somalia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Berdayakan Desa, BNI Sabet Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta Banjir: Ini Penjelasan Terbaru!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Golkar Tegaskan: Reshuffle Kabinet Hak Penuh Presiden
  • Mbappe Blak-blakan Soroti Mentalitas Real Madrid di UCL
  • Bursa Asia Menghijau, IHSG Malah Anjlok 1,06 Persen ke 8.232

Categories

  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Health
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Keluarga
  • Keselamatan Penerbangan
  • Kriminal
  • Kripto
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Politics
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Sports
  • Tech
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026