Sebuah tragedi berdarah yang memilukan telah mengguncang ketenangan wilayah terpencil di Kanada bagian barat setelah aksi penembakan massal yang brutal merenggut sedikitnya sembilan nyawa dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka di kota Tumbler Ridge, Provinsi British Columbia, pada Selasa siang waktu setempat. Insiden mematikan ini terjadi secara beruntun di dua lokasi berbeda, yakni di lingkungan Sekolah Menengah Tumbler Ridge dan sebuah kediaman pribadi di dekatnya, memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat yang selama ini dikenal sangat damai. Pihak Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) mengonfirmasi bahwa dari sembilan korban tewas tersebut, tujuh di antaranya merupakan siswa sekolah menengah, sementara dua korban lainnya ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah tinggal. Dengan jumlah korban luka yang kini dilaporkan mencapai 27 orang, otoritas keamanan dan tim medis darurat bekerja ekstra keras untuk menangani situasi krisis ini, sementara Perdana Menteri Kanada Mark Carney segera mengambil langkah drastis dengan membatalkan agenda internasionalnya sebagai bentuk duka mendalam atas salah satu peristiwa kekerasan paling mematikan dalam sejarah modern negara tersebut.

















