Bogor – Satu tahun memimpin Kabupaten Bogor, duet Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi, yang akrab disapa Jaro Ade, menuai apresiasi publik yang signifikan. Sebuah survei mendalam yang dirilis oleh Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) pada medio Februari 2026 mengungkap tingkat kepuasan masyarakat yang mengesankan, dengan mayoritas warga menyatakan puas terhadap kinerja duet kepemimpinan ini. Survei yang dilakukan secara komprehensif ini bertujuan untuk mengukur respons publik terhadap implementasi kebijakan dan arah pembangunan yang telah dijalankan selama tahun pertama masa jabatan mereka, sekaligus menjadi tolok ukur awal untuk mengevaluasi efektivitas janji kampanye yang telah diutarakan.
Temuan utama dari survei LS Vinus ini menunjukkan bahwa sebanyak 79,69 persen dari total responden menyatakan kepuasan terhadap kinerja Rudy Susmanto dan Jaro Ade dalam satu tahun pertama masa pemerintahan mereka. Angka ini mencerminkan penerimaan publik yang kuat terhadap langkah-langkah strategis dan program-program yang telah diinisiasi. Lebih lanjut, survei ini juga menggali persepsi masyarakat mengenai prospek kepemimpinan ke depan, di mana 76,19 persen responden masih merasa yakin dan optimis terhadap kemampuan duet Rudy-Jaro Ade untuk terus memimpin Kabupaten Bogor menuju kemajuan. Angka keyakinan ini menjadi indikator penting stabilitas dan kepercayaan publik terhadap visi jangka panjang pemerintahan daerah.
Survei ini dilaksanakan dengan metodologi yang cermat dan terstruktur, melibatkan wawancara langsung dengan 1.600 responden yang dipilih secara acak menggunakan teknik cluster random sampling. Periode pelaksanaan survei berlangsung dari tanggal 5 hingga 15 Februari 2026, memberikan gambaran yang representatif mengenai opini publik pada saat itu. Tingkat margin of error yang ditetapkan sebesar 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, menegaskan reliabilitas dan akurasi dari temuan yang disajikan. Yusfitriadi, selaku Founder LS Vinus, menjelaskan dalam keterangannya kepada TribunnewsBogor.com pada Kamis, 19 Februari 2026, bahwa hasil survei ini menjadi cerminan nyata dari penerimaan masyarakat terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah.
Sektor Unggulan dan Catatan Kritis
Analisis mendalam dari hasil survei LS Vinus mengungkap bahwa sektor infrastruktur menjadi area yang paling mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat Kabupaten Bogor. Dengan skor kepuasan mencapai 92,19 persen, sektor ini menunjukkan keberhasilan signifikan dalam pembangunan dan pemeliharaan fasilitas publik. Disusul oleh sektor kebudayaan yang meraih tingkat kepuasan 91,50 persen, serta tata kelola lingkungan yang dinilai positif oleh 89,13 persen responden. Angka-angka ini mengindikasikan bahwa fokus pada perbaikan fisik dan pelestarian budaya serta lingkungan telah diterima dengan baik oleh warga.
Selain sektor-sektor unggulan tersebut, beberapa area lain juga menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup tinggi. Pendidikan berhasil meraih 86,44 persen kepuasan, kesehatan 85,94 persen, pelayanan publik 86,94 persen, dan tata kelola pemerintahan 86,25 persen. Komunikasi publik juga mendapat respons positif dengan 88,94 persen. Sektor sosial (88,06%), keamanan (84,44%), penegakan hukum (79,75%), dan pemberantasan korupsi (79,38%) juga menunjukkan kinerja yang memuaskan bagi sebagian besar masyarakat.
Namun, di balik dominasi kepuasan tersebut, survei ini juga menyoroti beberapa catatan kritis yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah. Sebanyak 13,13 persen responden menyatakan ketidakpuasan terhadap kinerja duet Rudy-Jaro Ade. Lebih spesifik, sektor ekonomi, pertanian, dan ketenagakerjaan menjadi area yang masih menyisakan pekerjaan rumah bagi Pemkab Bogor. Meskipun masih ada persentase kepuasan yang cukup baik di sektor-sektor ini (ekonomi 72,94%, pertanian 72,88%, ketenagakerjaan 73,56%), angka ketidakpuasan yang relatif lebih tinggi di area-area ini menjadi sinyal penting untuk dilakukan evaluasi dan perbaikan strategi.
Menariknya, data survei juga mencatat bahwa hanya 7,18 persen responden yang memilih untuk tidak memberikan jawaban atau menyatakan tidak tahu. Angka ini menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dalam survei dan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pemerintahan daerah. Dalam konteks kepemimpinan ke depan, meskipun 76,19 persen responden yakin, terdapat pula 18,44 persen yang menyatakan tidak yakin dan 5,37 persen yang tidak tahu. Perbedaan pandangan ini menjadi area yang perlu dikelola secara proaktif oleh pemerintah daerah untuk memastikan semua lapisan masyarakat merasa terwakili dan terlayani.
Evaluasi Kinerja dan Proyeksi Masa Depan
Yusfitriadi menekankan bahwa periode satu tahun pertama kepemimpinan kepala daerah merupakan momen krusial untuk mengevaluasi arah dan langkah awal pembangunan. “Masa satu tahun pertama pemerintahan merupakan momen penting dalam menilai arah dan langkah awal kepemimpinan kepala daerah baru,” ujar Yusfitriadi. Hal ini menjadi dasar untuk mengukur kinerja, respons publik, dan yang terpenting, konsistensi antara janji-janji kampanye dengan implementasi kebijakan yang nyata di lapangan. Hasil survei LS Vinus ini memberikan gambaran yang jelas mengenai persepsi masyarakat terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi.
Dengan 79,69 persen kepuasan publik secara umum, duet Rudy-Jaro Ade telah berhasil membangun fondasi kepercayaan yang kuat di tahun pertama mereka menjabat. Angka kepuasan yang tinggi di berbagai sektor, terutama infrastruktur dan kebudayaan, menjadi bukti nyata dari keberhasilan program-program yang telah dijalankan. Namun, perhatian terhadap sektor ekonomi, pertanian, dan ketenagakerjaan perlu ditingkatkan. Upaya-upaya strategis dan inovatif diperlukan untuk mengatasi tantangan yang ada dan memastikan pertumbuhan yang merata serta berkelanjutan di seluruh aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor. Keyakinan publik yang tinggi terhadap kepemimpinan ke depan juga menjadi modal berharga untuk melanjutkan agenda pembangunan.

















