- Manajemen Arus di Exit Tol: Penempatan personel gabungan di setiap pintu keluar tol fungsional untuk mengatur ritme kendaraan yang masuk ke jalan arteri.
- Skenario One-Way dan Contraflow: Penyiapan opsi rekayasa satu arah jika terjadi lonjakan volume kendaraan yang ekstrem pada jam-jam tertentu.
- Penyediaan Pos Pelayanan Terpadu: Pembangunan posko di titik-titik strategis sepanjang ruas fungsional untuk memberikan bantuan medis, mekanis, dan informasi bagi pemudik.
- Koordinasi Lintas Instansi: Sinkronisasi data antara Jasa Marga, Kemenhub, dan Polri melalui pusat kendali lalu lintas (Traffic Management Center) guna pengambilan keputusan secara real-time.
Kakorlantas menegaskan bahwa keberhasilan pengoperasian jalur fungsional ini sangat bergantung pada kepatuhan pengguna jalan terhadap arahan petugas di lapangan. Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana penunjang seperti mobil derek, ambulans, dan armada patroli jalan raya akan disiagakan secara penuh selama 24 jam. Dengan adanya sinergi yang kuat antara regulator, operator jalan tol, dan aparat penegak hukum, pemerintah optimis bahwa pelaksanaan angkutan Lebaran tahun 2026 akan mencatatkan performa yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Fokus pada efisiensi waktu tempuh dan penurunan angka kecelakaan menjadi indikator utama keberhasilan proyeksi ini, yang pada akhirnya akan mendukung kelancaran mobilitas nasional dan pertumbuhan ekonomi regional di sepanjang koridor jalan tol tersebut.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta ini mencerminkan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat konektivitas di Pulau Jawa. Dengan tersambungnya ruas-ruas ini, diharapkan distribusi barang dan jasa juga akan semakin lancar, tidak hanya terbatas pada periode Lebaran saja. Optimisme yang disampaikan oleh Kemenhub, Jasa Marga, dan Polri menjadi sinyal positif bagi masyarakat bahwa persiapan mudik 2026 dilakukan dengan perencanaan yang lebih mendalam, berbasis data, dan mengutamakan kesejahteraan serta keselamatan publik di atas segalanya.


















