Setiap tahun, kalender global menyajikan serangkaian tanggal penting yang menandai peringatan peristiwa bersejarah, perayaan budaya, dan pengakuan terhadap profesi mulia. Pada tanggal 12 Mei 2026, yang jatuh tepat pada hari Selasa, dunia akan serentak memperingati Hari Perawat Internasional, sebuah tribut global untuk jasa tak ternilai para garda terdepan kesehatan. Di sisi lain, warga Amerika Serikat akan merayakan Hari Pantun Jenaka Nasional, sebuah apresiasi terhadap bentuk puisi yang menghibur dan mendidik. Peringatan ganda ini menyoroti bagaimana satu tanggal dapat memuat makna universal yang mendalam sekaligus kekhasan budaya lokal, menawarkan wawasan luas dan inspirasi bagi perencanaan kegiatan sepanjang bulan Mei yang kaya akan hari-hari besar nasional dan internasional.
Ringkasan Berita:
- Tanggal 12 Mei 2026 yang bertepatan dengan hari Selasa diperingati sebagai Hari Perawat Internasional dan Hari Pantun Jenaka Nasional di Amerika Serikat.
- Hari Perawat Internasional dirayakan setiap 12 Mei untuk menghormati jasa para perawat di seluruh dunia.
- Tanggal ini dipilih karena merupakan hari kelahiran Florence Nightingale, pelopor keperawatan modern.
Hari Perawat Internasional: Mengenang Sang Pelopor dan Menghargai Gardu Terdepan Kesehatan Global
Sejarah Hari Perawat Internasional (International Nurses Day) berakar jauh ke tahun 1953 ketika Dorothy Sutherland, seorang pejabat terkemuka di Departemen Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan Amerika Serikat, mengambil inisiatif untuk menghubungi Presiden Dwight D. Eisenhower. Sutherland mengusulkan agar presiden secara resmi meresmikan sebuah hari khusus untuk menghormati profesi keperawatan. Meskipun usulan tersebut tidak langsung disetujui pada saat itu, benih pengakuan global terhadap perawat telah tertanam.
Dorongan untuk mengakui peran krusial perawat terus berlanjut, dan Dewan Perawat Internasional (International Council of Nurses – ICN) mulai merayakan Hari Perawat secara mandiri sejak tanggal 12 Mei 1965. Pemilihan tanggal 12 Mei bukanlah tanpa alasan. Tanggal ini secara signifikan menandai hari kelahiran Florence Nightingale, sosok ikonik yang dikenal sebagai pendiri keperawatan modern. Lahir pada tahun 1820, Nightingale adalah seorang perintis yang merevolusi praktik keperawatan melalui dedikasi, inovasi dalam sanitasi, dan manajemen perawatan pasien, terutama selama Perang Krimea. Warisannya, termasuk julukan “The Lady with the Lamp,” terus menginspirasi jutaan perawat di seluruh dunia.
Pengakuan resmi terhadap Hari Perawat Internasional akhirnya datang pada bulan Januari 1974, ketika tanggal 12 Mei ditetapkan secara universal sebagai hari untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada perawat di seluruh dunia atas pekerjaan luar biasa, tanpa pamrih, dan seringkali penuh tantangan yang telah mereka lakukan. Peringatan ini tidak hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga untuk menyoroti kontribusi vital perawat dalam sistem kesehatan global saat ini dan masa depan. Mereka adalah tulang punggung pelayanan kesehatan, berada di garis depan dalam menghadapi krisis kesehatan, memberikan perawatan yang penuh kasih sayang, dan mengadvokasi kesehatan masyarakat.
Setiap tahun, ICN mengambil peran sentral dalam memfasilitasi perayaan ini dengan mendistribusikan “kit Hari Perawat Internasional”. Kit ini berisi beragam materi pendidikan dan informasi publik yang dirancang untuk digunakan oleh perawat dan organisasi kesehatan di mana saja. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran penting perawat, mengadvokasi kebijakan yang mendukung profesi keperawatan, dan mendorong investasi dalam pendidikan dan pelatihan perawat. Tema tahunan yang diusung ICN seringkali berfokus pada isu-isu kesehatan global yang relevan, seperti kesehatan mental, perubahan iklim, atau kesetaraan dalam akses layanan kesehatan, menegaskan bahwa peran perawat melampaui batas-batas rumah sakit, merangkul dimensi sosial dan lingkungan yang lebih luas.

Hari Pantun Jenaka Nasional di Amerika Serikat: Merayakan Warisan Edward Lear dan Kekuatan Puisi
Selain Hari Perawat Internasional, tanggal 12 Mei juga memiliki makna khusus di Amerika Serikat sebagai Hari Pantun Jenaka Nasional (National Limerick Day). Peringatan ini didedikasikan untuk menghormati hari kelahiran Edward Lear, seorang ilustrator, penulis, dan penyair Inggris yang lahir pada tahun 1812. Lear dikenal luas karena kontribusinya yang sangat besar terhadap dunia seni dan sastra, khususnya dalam genre “nonsense verse” atau puisi omong kosong.
Edward Lear adalah sosok yang mempopulerkan bentuk puisi limerick melalui karyanya yang paling terkenal, A Book of Nonsense, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1846. Limerick adalah bentuk puisi lima baris yang memiliki skema rima AABBA dan ritme anapestik yang khas, seringkali dengan nada humoris, jenaka, atau bahkan absurd. Puisi-puisi ini biasanya dimulai dengan memperkenalkan seseorang dari suatu tempat, diikuti oleh deskripsi tindakan atau sifat mereka yang lucu, dan diakhiri dengan baris kelima yang merangkum atau memperkuat kejenakaan tersebut. Misalnya, “There once was a man from Nantucket…”
Hari Pantun Jenaka Nasional di Amerika Serikat berfokus untuk merayakan puisi-puisi ini dan mendorong apresiasi terhadap bentuk seni verbal yang unik. Lebih dari sekadar hiburan, perayaan ini adalah kesempatan ideal untuk meluangkan waktu guna belajar lebih banyak tentang pantun dan puisi secara umum. Masyarakat didorong untuk menjelajahi karya-karya Edward Lear, memahami struktur dan ritme limerick, dan bahkan mencoba menulis pantun mereka sendiri. Aktivitas ini dapat menjadi sarana yang sangat efektif untuk merangsang kreativitas, meningkatkan keterampilan berbahasa, dan memperkaya kosakata.
Perayaan ini juga memiliki nilai edukasi yang signifikan, terutama dalam mendorong anak-anak dan remaja untuk menjadi lebih tertarik pada puisi. Gaya pantun yang sederhana, ritmis, dan seringkali lucu dapat berfungsi sebagai pengantar yang menarik dan tidak mengintimidasi ke dunia puisi. Melalui limerick, anak-anak dapat belajar tentang rima, meteran, dan ekspresi kreatif tanpa merasa terbebani oleh kompleksitas bentuk puisi lainnya. Sekolah-sekolah di Amerika Serikat sering memanfaatkan Hari Pantun Jenaka Nasional sebagai momen untuk mengajari anak-anak cara membuat puisi, menikmati membaca puisi, dan mengembangkan apresiasi terhadap sastra yang lebih luas, menjadikan 12 Mei sebagai hari yang merayakan kecerdasan linguistik dan imajinasi.
Kalender Mei 2026: Rangkaian Peringatan Nasional dan Internasional yang Kaya Makna
Bulan Mei 2026, seperti tahun-tahun lainnya, menawarkan serangkaian hari besar nasional dan internasional yang kaya akan makna dan kesempatan untuk refleksi, perayaan, serta perencanaan kegiatan. Dengan beberapa hari libur nasional yang jatuh pada hari kerja, bulan ini juga menjanjikan peluang untuk “long weekend” yang dapat dimanfaatkan untuk istirahat atau aktivitas keluarga. Memahami daftar hari-hari penting ini tidak hanya menambah wawasan tetapi juga menjadi inspirasi dalam berbagai aktivitas sehari-hari, dari perencanaan liburan hingga partisipasi dalam gerakan sosial.
Hari Nasional Mei 2026
- 1 Mei: Hari Buruh Sedunia – Mengenang perjuangan pekerja untuk hak-hak mereka.
- 2 Mei: Hari Pendidikan Nasional – Memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.
- 7 Mei: Hari Perjanjian Roem Royen – Mengingat momen penting dalam sejarah diplomasi kemerdekaan Indonesia.
- 11 Mei: Hari POM-TNI – Hari jadi Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia.
- 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus – Hari raya keagamaan yang diperingati oleh umat Kristiani.
- 17 Mei: Hari Buku Nasional – Mendorong minat baca dan literasi di seluruh negeri.
- 17 Mei: Hari Lahir Perpustakaan Nasional Republik Indonesia – Merayakan peran perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan.
- 20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional – Mengenang berdirinya Boedi Oetomo sebagai tonggak kebangkitan bangsa.
- 27 Mei: Idul Adha 1447 Hijriah – Hari raya kurban umat Islam, dirayakan dengan shalat Id dan penyembelihan hewan kurban.
- 29 Mei: Hari Lansia Nasional – Menghargai dan menghormati para lanjut usia.
- 31 Mei: Hari Raya Waisak 2570 BE – Hari suci umat Buddha yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama.
Hari Internasional Mei 2026
- 1 Mei: Hari Buruh Internasional 2026 – Solidaritas pekerja global.
- 1 Mei: Hari Cinta Sedunia – Mengajak untuk menyebarkan kasih sayang.
- 2 Mei: Hari Kesadaran Depresi Anak – Meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental anak.
- 2 Mei: Hari Kakak Adik – Merayakan ikatan persaudaraan.
- 2 Mei: Hari Asma Sedunia – Meningkatkan kesadaran tentang penyakit asma.
- 3 Mei: Hari Kebebasan Pers Dunia – Mengadvokasi kebebasan berekspresi dan pers yang independen.
- 3 Mei: Hari Radio Publik – Merayakan peran radio dalam informasi dan hiburan.
- 4 Mei: Hari Pemadam Kebakaran Sedunia – Menghormati jasa para pemadam kebakaran.
- 4 Mei: Hari Anti Bullying – Kampanye melawan perundungan.
- 4 Mei: Hari Doa Nasional – Hari untuk berdoa di Amerika Serikat.
- 5 Mei: Hari Bidan Sedunia – Menghargai peran penting bidan dalam kesehatan ibu dan anak.
- 5 Mei: Hari Sleep Apnea – Meningkatkan kesadaran akan gangguan tidur.
- 5 Mei: Hari Konser Sedunia – Merayakan musik dan pertunjukan langsung.
- 6 Mei: Hari Perawat Nasional di Amerika – Peringatan khusus untuk perawat di AS.
- 6 Mei: Hari Tanpa Diet – Mendorong penerimaan tubuh dan gaya hidup sehat.
- 6 Mei: Hari Kesadaran Stroke Anak – Meningkatkan pemahaman tentang stroke pada anak-anak.
- 7 Mei: Hari Pilates – Merayakan metode latihan fisik Pilates.
















