Dunia hiburan tanah air kembali diselimuti duka mendalam pada awal tahun 2026. Musisi ternama Erdian Aji Prihartanto, atau yang akrab disapa Anji Manji, baru saja kehilangan sosok wanita paling berharga dalam hidupnya. Sang ibunda tercinta, Siti Sundari, mengembuskan napas terakhir pada Kamis, 26 Maret 2026.
Kepergian sang ibu tentu meninggalkan luka yang mendalam, namun Anji menunjukkan ketegaran luar biasa. Melalui akun Instagram pribadinya, mantan vokalis Drive ini membagikan momen-momen terakhir bersama sang ibu yang kini menjadi kenangan abadi. Berikut adalah rangkuman kisah haru dan 7 potret kenangan Anji bersama mendiang ibunda semasa hidup.
Momen Terakhir yang Penuh Makna
Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Anji pada Jumat, 27 Maret 2026. Dalam unggahan yang menyentuh hati, Anji mengungkapkan rasa ikhlasnya atas kepergian sang ibu. Ia juga memohon maaf kepada publik jika semasa hidupnya, sang ibunda memiliki kesalahan yang disengaja maupun tidak.
Anji diketahui telah mendedikasikan waktu penuhnya selama tiga bulan terakhir untuk merawat sang ibu yang sedang sakit. Ia memutuskan untuk tinggal berdekatan dengan ibunda agar bisa memantau kondisi kesehatannya setiap saat. Baginya, waktu-waktu tersebut adalah kesempatan emas untuk berbakti sebelum Sang Pencipta memanggil.
7 Potret Kenangan Anji Bersama Mendiang Siti Sundari
Melalui rangkaian foto dan video kompilasi yang dibagikan, publik bisa melihat sisi lembut Anji sebagai seorang anak. Berikut adalah poin-poin kenangan yang terekam dalam potret kebersamaan mereka:
- Pendampingan Setia di Masa Sakit: Foto yang menunjukkan Anji mendampingi sang ibu di rumah sakit maupun di kediaman, memperlihatkan dedikasi seorang anak yang ingin memberikan kenyamanan maksimal di hari tua ibunya.
- Mewujudkan Keinginan Sederhana: Anji berhasil mewujudkan berbagai keinginan mendiang, salah satunya adalah membangun kebun di rumah. Kebun ini menjadi tempat favorit mereka untuk berbincang santai.
- Momen Hangat di Meja Makan: Potret saat keduanya menikmati santapan bersama menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak harus mewah, melainkan tentang kehadiran orang tercinta.
- Tawa di Tengah Perjuangan: Meski dalam kondisi kurang sehat, Siti Sundari tampak tersenyum lebar dalam beberapa foto, menunjukkan kekuatan cinta kasih antara ibu dan anak.
- Quality Time dalam Keseharian: Video kompilasi yang diunggah Anji menampilkan aktivitas sehari-hari yang sederhana namun sarat makna, seperti menemani ibu berjemur atau sekadar bercerita.
- Kedekatan Emosional: Potret yang menunjukkan kedekatan fisik, seperti genggaman tangan, menggambarkan betapa eratnya hubungan batin mereka hingga detik-detik terakhir.
- Doa dan Pelepasan: Foto terakhir yang dibagikan adalah momen penghormatan terakhir sebelum mendiang dimakamkan di TPU Mangun Jaya, Bekasi, pada Jumat, 27 Maret 2026.
Mengapa Kebersamaan adalah Investasi Terbaik?
Kisah Anji dan mendiang Siti Sundari memberikan pelajaran berharga bagi kita semua. Dalam kesibukan karier yang padat, Anji membuktikan bahwa bakti kepada orang tua tetap menjadi prioritas utama. Keputusannya untuk tinggal di dekat sang ibu selama tiga bulan terakhir adalah bentuk cinta kasih yang tak ternilai.
Banyak netizen yang memberikan dukungan moral di kolom komentar Instagram Anji. Mereka mengapresiasi ketegaran Anji dan dedikasinya dalam merawat sang ibu hingga akhir hayat. Hal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menghargai waktu bersama keluarga selagi masih ada kesempatan.

Pelajaran dari Kepergian Sang Ibunda
Kepergian Siti Sundari bukan hanya duka bagi keluarga, tapi juga bagi para penggemar Anji yang selama ini mengikuti perjalanan hidup sang musisi. Anji menegaskan bahwa ia telah melakukan yang terbaik. Tidak ada penyesalan yang mendalam karena ia merasa telah memberikan kasih sayang sepenuh hati.
Pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik orang tua di usia senja adalah pesan tersirat yang ingin disampaikan Anji melalui pengalaman pribadinya. Dengan merawat ibu secara langsung, Anji mendapatkan ketenangan batin yang tidak bisa dibeli dengan materi apa pun.
Kesimpulan
Kehilangan sosok ibu adalah fase hidup yang paling berat bagi siapa pun. Namun, Anji Manji telah memberikan contoh bagaimana menghadapi kehilangan dengan keikhlasan dan rasa syukur. Kenangan-kenangan manis yang ia bagikan tidak hanya sekadar dokumentasi, melainkan sebuah penghormatan terakhir bagi mendiang Siti Sundari.
Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan Anji beserta keluarga besar diberikan ketabahan dalam melewati masa sulit ini. Mari kita ambil pelajaran untuk selalu menyayangi orang tua selagi ada waktu, karena waktu adalah hal yang paling berharga di dunia ini.

















