Menjelang puncak perayaan Idul Fitri 2026, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menegaskan komitmennya dalam memfasilitasi tradisi mudik masyarakat dengan membuka 3.500 kursi gratis. Program yang terintegrasi dalam skema besar Mudik Gratis BUMN 2026 ini akan mengerahkan 88 armada bus, menawarkan solusi transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau di tengah fluktuasi harga tiket yang kerap terjadi menjelang hari raya. Inisiatif ini tidak hanya menyasar nasabah setia, tetapi juga merangkul karyawan internal, sebagai wujud apresiasi dan kepedulian sosial yang lebih luas, menjawab kebutuhan emosional masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga tercinta tanpa dibebani biaya transportasi yang melonjak.
BTN Hadirkan 3.500 Kursi Mudik Gratis: Solusi Trasnportasi di Momen Idul Fitri 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk memberangkatkan 3.500 pemudik secara gratis dalam rangka menyambut momen Idul Fitri 2026. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program akbar “Mudik Gratis BUMN 2026” yang dikoordinasikan oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama BPI Danantara. Dengan menyediakan 88 unit armada bus, BTN berupaya menghadirkan alternatif transportasi yang krusial bagi masyarakat, terutama bagi para pekerja yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Kebutuhan untuk pulang kampung menjelang Idul Fitri seringkali dibarengi dengan kenaikan harga tiket bus dan pesawat yang signifikan, sehingga program mudik gratis ini menjadi angin segar dan solusi konkret bagi banyak keluarga.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menekankan makna mendalam dari tradisi mudik bagi masyarakat Indonesia. Ia menyatakan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan tahunan biasa, melainkan sebuah momen emosional yang sangat dinantikan untuk berkumpul kembali dengan keluarga besar. “Lebaran adalah momen kebersamaan yang sangat dinantikan masyarakat. Kami ingin menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman, sekaligus memberi rasa tenang bagi para pemudik,” ujar Ramon Armando dalam keterangannya pada Rabu, 25 Februari 2026. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen BTN untuk tidak hanya menyediakan fasilitas fisik berupa transportasi, tetapi juga memberikan ketenangan pikiran dan kenyamanan emosional bagi setiap pemudik yang menggunakan layanan ini.
Jadwal keberangkatan perdana untuk program mudik gratis BTN ini telah ditetapkan pada tanggal 17 Maret 2026. Rute yang dilayani dirancang untuk menjangkau berbagai destinasi populer di tanah air, mencakup kota-kota strategis di Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, serta wilayah Jawa Barat bagian selatan. Lebih lanjut, jangkauan program ini juga meluas hingga ke Pulau Sumatra, dengan tujuan kota-kota besar seperti Palembang, Padang, dan Pekanbaru. Keragaman rute ini menunjukkan upaya BTN untuk mengakomodir kebutuhan pemudik dari berbagai daerah, memastikan lebih banyak masyarakat dapat terhubung kembali dengan sanak saudara di kampung halaman.
Proses pendaftaran mudik gratis BTN dirancang khusus untuk mendorong adopsi layanan digital di kalangan nasabahnya. Hanya nasabah aktif yang telah mengaktifkan aplikasi digital BTN yang berhak mendaftar. Setiap rekening nasabah dapat digunakan untuk mendaftarkan maksimal empat tiket perjalanan. Skema pendaftaran ini, menurut perseroan, merupakan bagian dari strategi BTN untuk meningkatkan literasi digital dan kenyamanan bertransaksi bagi para nasabahnya, sekaligus memastikan alokasi kursi yang tepat sasaran. Kemudahan akses melalui platform digital diharapkan dapat menyederhanakan proses pendaftaran dan mengurangi potensi antrean fisik.
Menariknya, program mudik gratis BTN tidak hanya terbatas pada nasabah umum. Perusahaan juga memberikan perhatian khusus kepada karyawan internal, termasuk petugas kebersihan dan pengemudi, dengan memberangkatkan mereka secara gratis. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi yang tulus dari BTN kepada para pekerja yang selama ini telah berkontribusi secara signifikan dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan sehari-hari. Memberikan kesempatan mudik gratis kepada mereka adalah cara BTN untuk menunjukkan bahwa setiap elemen dalam perusahaan dihargai dan memiliki peran penting dalam kesuksesan kolektif.
Di tengah prediksi lonjakan arus mudik yang diprediksi akan sangat tinggi pada tahun 2026, kehadiran tambahan armada dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur transportasi utama, program ini juga berpotensi menekan risiko perjalanan tidak resmi yang seringkali rentan terhadap isu keselamatan. Bagi sebagian besar masyarakat, terutama dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, kesempatan mendapatkan kursi mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi biasa. Ini adalah peluang emas untuk dapat merayakan hari raya bersama keluarga tanpa harus mengorbankan pos pengeluaran rumah tangga lainnya, seperti kebutuhan pokok atau tabungan untuk keperluan mendesak.
Sinergi BUMN: 1.400 Bus, 99 Kereta, dan 42 Kapal untuk Mudik Gratis 2026
Keterlibatan BTN dalam program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan bagian dari upaya kolektif yang lebih besar, di mana Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali mengorganisir sebuah inisiatif berskala nasional. Program “Mudik Gratis Bersama BUMN 2026” ini dirancang sebagai wujud nyata komitmen dan kepedulian seluruh perusahaan induk dan anak perusahaan BUMN terhadap masyarakat. Melibatkan berbagai moda transportasi, program ini menargetkan pemberangkatan lebih dari 100.000 pemudik menuju berbagai kabupaten dan kota di seluruh penjuru Indonesia. Hal ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang solid antar-BUMN, menciptakan sinergi yang kuat untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta pada Kamis, 12 Februari 2026, dijelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini akan menyediakan fasilitas angkutan yang komprehensif, mencakup transportasi darat, laut, dan kereta api. Keselamatan menjadi prioritas utama, dengan standar keselamatan yang terjamin pada setiap moda transportasi yang digunakan. Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata, menegaskan tujuan mulia di balik program ini. “Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Tedi. Pernyataannya menggarisbawahi bahwa program ini bukan sekadar layanan logistik, tetapi juga sebuah bentuk tanggung jawab sosial negara.
Secara rinci, program ini akan memberangkatkan lebih dari 64.000 pemudik menggunakan 1.400 unit bus. Selain itu, hampir 33.000 pemudik akan diangkut menggunakan 99 rangkaian kereta api, sementara lebih dari 5.000 pemudik lainnya akan difasilitasi dengan 42 unit kapal laut. Skala operasi yang masif ini menunjukkan keseriusan dan kesiapan BUMN dalam menghadapi lonjakan arus mudik. Pemberangkatan perdana untuk moda transportasi bus dijadwalkan akan dilaksanakan secara simbolis melalui acara flag off di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada tanggal 17 Maret 2026, menandai dimulainya rangkaian perjalanan mudik gratis tahun ini.
Tedi Bharata juga menyoroti peningkatan signifikan dalam jumlah peserta dan cakupan wilayah program mudik gratis pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antar-BUMN lintas sektor, yang berhasil memperkuat koordinasi dalam penyediaan layanan transportasi dan memastikan aspek keselamatan perjalanan. Sinergi ini semakin menegaskan peran BUMN sebagai agen pembangunan dan pelayanan publik yang senantiasa berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada momentum krusial seperti perayaan Idul Fitri.
Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara, Rohan Hafas, turut menyatakan dukungan penuh dari organisasinya terhadap program ini. Ia menekankan bahwa Danantara melihat program ini sebagai manifestasi komitmen BUMN yang tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis semata, tetapi juga pada kontribusi positif dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan melalui pelayanan publik yang lebih dekat, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Rohan. Pernyataannya menggarisbawahi pentingnya kehadiran BUMN yang dirasakan oleh rakyat.
Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menambahkan perspektif mengenai esensi program ini. Ia menyatakan bahwa program mudik gratis ini bukan sekadar penyediaan fasilitas transportasi semata, melainkan merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan komitmen yang mendalam terhadap keselamatan para pemudik. “Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat,” ujar Awaluddin. Hal ini menunjukkan bahwa aspek keselamatan jiwa dan ketenangan hati menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini.
Untuk memastikan efektivitas dan akurasi data, pada tahun 2026, basis data pemudik telah diintegrasikan secara menyeluruh antar-BUMN dan dengan Kementerian Perhubungan. Integrasi ini bertujuan untuk memastikan keakuratan data pendaftar dan mencegah terjadinya pendaftaran ganda. Setiap individu hanya dapat terdaftar satu kali pada satu platform penyelenggara, dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai syarat utama pendaftaran. Dengan demikian, setiap NIK yang terdaftar akan dipastikan hanya mewakili satu pemudik. Proses pendaftaran selanjutnya akan dilakukan melalui aplikasi mudik yang secara spesifik disediakan oleh masing-masing BUMN penyelenggara. Calon pemudik hanya perlu melengkapi data penumpang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh masing-masing BUMN.

















