Jakarta, Indonesia – Ibu Kota Jakarta kembali dihadapkan pada tantangan infrastruktur vitalnya menyusul curah hujan ekstrem yang mengguyur sepanjang Sabtu, 17 Januari malam hingga dini hari Minggu, 18 Januari. Intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung berjam-jam tanpa henti mengakibatkan genangan air signifikan di berbagai titik strategis kota, termasuk di sejumlah stasiun kereta api listrik (KRL) Commuter Line. Kondisi ini secara langsung memicu disrupsi parah pada operasional layanan KRL, memaksa pembatasan rute dan bahkan penghentian perjalanan di beberapa jalur krusial. Jutaan komuter yang bergantung pada moda transportasi massal ini untuk aktivitas sehari-hari merasakan dampak langsung dari gangguan tersebut, mulai dari penundaan perjalanan, perubahan rute mendadak, hingga keharusan mencari alternatif transportasi lain yang seringkali tidak tersedia atau memakan waktu lebih lama.


















