Gelombang banjir yang melanda wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, telah menyebabkan gangguan serius pada operasional kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terpaksa mengambil langkah darurat berupa pembatalan perjalanan dan pengalihan rute untuk sejumlah kereta api demi menjamin keselamatan penumpang dan kelancaran operasional.
Dampak Banjir di Jalur Kereta Pekalongan-Sragi
Pada Sabtu, 17 Januari, KAI Daop 4 Semarang melaporkan bahwa petak jalan vital antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, tepatnya di kilometer 88+6/7, tidak dapat dilalui. Genangan air yang mencapai sekitar sepuluh sentimeter di atas permukaan rel telah menutupi kedua jalur, baik hulu maupun hilir. Kondisi ini memaksa penutupan total jalur sebagai langkah pengamanan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa tim prasarana KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian air di lokasi kejadian. “Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dan menentukan langkah operasional selanjutnya,” ujarnya, menekankan komitmen KAI terhadap keselamatan.
Pembatalan Perjalanan Kereta Api Awal
Sebagai respons awal terhadap situasi ini, KAI Daop 4 Semarang memberlakukan pembatalan empat perjalanan kereta api terhitung sejak pukul 05.30 WIB. Pembatalan ini dilakukan karena jalur utama tidak memungkinkan untuk dilalui secara aman.
- KA 217 (Kaligung) relasi Semarang Poncol-Cirebon Prujakan
- KA 23 (Merbabu) relasi Semarang Tawang-Gambir
- KA 216 (Kaligung) relasi Tegal-Semarang Poncol
- KA 24 (Merbabu) relasi Gambir-Semarang Tawang
Manajemen KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan yang terdampak, baik mereka yang mengalami keterlambatan, perubahan rute, maupun pembatalan perjalanan. Luqman Arif menegaskan komitmen KAI untuk terus berupaya maksimal dalam menjaga keselamatan operasional dan kualitas pelayanan.
Perubahan Pola Operasi dan Pengalihan Rute
Selain pembatalan, KAI Daop 4 Semarang juga menerapkan strategi perubahan pola operasi dengan mengalihkan rute beberapa kereta api melalui jalur selatan sebagai langkah mitigasi. Perubahan rute ini diberlakukan pada pukul 05.30 WIB untuk perjalanan berikut:
- KA 30F (Anjasmoro) dialihkan via Tegal-Prupuk-Kroya-Solobalapan-Gundih-Gambringan
- KA 92 (Jayabaya) dialihkan via Tegal-Prupuk-Kroya-Solobalapan-Gundih-Gambringan
- KA 96 (Harina) dialihkan via Tegal-Prupuk-Kroya-Solobalapan-Gundih-Gambringan
- KA 197 (Kamandaka) dialihkan via Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Solobalapan-Kroya-Cilacap


















