Kehadiran Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi momentum krusial dalam upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Pada Jumat, 23 Januari, Tri Tito Karnavian secara langsung meninjau kondisi masyarakat yang terdampak di Posko Dusun Sunting, Gampong Tanjung, Kecamatan Bandar Pusaka. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan sebuah manifestasi nyata dari kehadiran negara dan organisasi kemasyarakatan dalam merespons krisis kemanusiaan di tingkat akar rumput. Dengan didampingi oleh jajaran pengurus PKK dan otoritas setempat, Tri Tito berinteraksi langsung dengan warga untuk memahami secara mendalam kendala yang mereka hadapi selama masa transisi dari tanggap darurat menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi sosial.
Manifestasi Kepedulian Negara: Distribusi Logistik dan Dukungan Psikososial
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, TP PKK Pusat menyalurkan bantuan komprehensif yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mendasar bagi 203 Kartu Keluarga (KK) yang telah terverifikasi secara akurat oleh perangkat desa atau Datuk setempat. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara sistematis guna memastikan bahwa setiap keluarga mendapatkan sokongan yang relevan dengan kondisi mereka saat ini. Rincian bantuan yang diserahkan mencakup berbagai dimensi kebutuhan hidup, mulai dari aspek spiritual, pendidikan, hingga sanitasi dan perlengkapan rumah tangga. Tercatat, TP PKK menyerahkan 203 paket perlengkapan ibadah untuk mendukung pemulihan mental-spiritual warga, serta 156 paket perlengkapan sekolah yang ditujukan agar anak-anak di wilayah terdampak tidak kehilangan akses dan motivasi untuk terus mengenyam pendidikan meski di tengah keterbatasan.
Lebih lanjut, detail bantuan logistik yang didistribusikan mencerminkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan domestik para ibu rumah tangga yang menjadi pilar keluarga. Bantuan tersebut meliputi 203 unit kompor satu tungku yang diharapkan dapat menghidupkan kembali dapur-dapur warga, 45 dus minyak goreng untuk kebutuhan pangan, serta 173 set ember dan gayung guna menunjang kebersihan lingkungan. Selain itu, aspek kesehatan dan higienitas menjadi prioritas dengan pemberian 15 dus sabun mandi, 15 dus sabun cuci pakaian, 700 masker untuk proteksi kesehatan, serta 100 tumbler sebagai upaya mengampanyekan penggunaan wadah air minum yang higienis. Untuk kenyamanan istirahat warga, disalurkan pula 173 kasur berkualitas, ditambah dengan 125 paket makanan khusus anak-anak guna memastikan asupan nutrisi generasi muda tetap terjaga selama masa sulit ini.
Sinergi Lintas Sektoral dan Strategi Pemulihan Ekonomi Masyarakat
Tri Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan yang diberikan, meskipun tampak sederhana seperti kompor satu tungku atau ember, memiliki nilai fungsional yang sangat tinggi dalam mempercepat normalisasi kehidupan sehari-hari. Beliau menegaskan bahwa TP PKK Pusat berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan ini agar masyarakat tidak merasa berjuang sendirian. “Alhamdulillah, kami hadir di sini membawa bantuan yang kami tahu memang dibutuhkan oleh ibu-ibu semua. Ada kasur, kompor meskipun satu tungku tetapi sangat bermanfaat, juga ember dan kebutuhan lainnya,” ujar Tri Tito di hadapan warga yang berkumpul di posko. Selain bantuan dalam bentuk barang, TP PKK Pusat juga memberikan santunan berupa uang tunai kepada para korban yang terdaftar, sebagai stimulan ekonomi jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang tidak tercover oleh bantuan logistik.
Langkah taktis ini juga didukung oleh sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat, di mana Tri Tito menyebutkan adanya peran signifikan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satgas untuk rehabilitasi bencana wilayah Sumatera. Koordinasi lintas lembaga ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembangunan kembali infrastruktur dan sarana publik berjalan beriringan dengan pemulihan kondisi sosial ekonomi warga. Tri Tito menjelaskan bahwa data penerima bantuan telah disinkronkan dengan data dari pemerintah desa agar tidak terjadi tumpang tindih dan bantuan tepat sasaran. Hal ini menunjukkan profesionalisme dalam manajemen bencana yang mengedepankan akuntabilitas dan transparansi data di lapangan.
Dalam dialognya dengan masyarakat, Tri Tito Karnavian memberikan pesan-pesan penguatan moral yang mendalam. Beliau menyadari bahwa kehilangan harta benda dan kerusakan tempat tinggal yang dibangun selama bertahun-tahun merupakan beban psikologis yang berat. Oleh karena itu, beliau mengajak masyarakat untuk memiliki ketabahan dan optimisme yang tinggi. “Kita harus sabar, karena apa yang sudah kita bangun bertahun-tahun tentu tidak bisa dibangun kembali hanya dalam beberapa hari. Namun, insyaallah, dengan bantuan yang telah diprogramkan pemerintah, Bapak dan Ibu bisa sedikit demi sedikit kembali memiliki kehidupan seperti sedia kala,” tuturnya dengan nada penuh empati. Motivasi ini dianggap penting untuk membangkitkan semangat swadaya masyarakat dalam proses gotong royong membersihkan dan membangun kembali lingkungan mereka.
Menutup rangkaian kunjungannya, Ketua Umum TP PKK menegaskan kembali arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar seluruh jajaran pemerintah bekerja cepat dalam melakukan pemulihan pascabencana. Keberhasilan program pemerintah dalam menangani dampak bencana sangat bergantung pada partisipasi aktif dan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi seperti PKK yang memiliki jaringan hingga ke tingkat dasawisma. Tri Tito mengajak warga untuk tetap bersyukur atas keselamatan jiwa dan bantuan yang telah mengalir, sembari terus menatap masa depan dengan penuh harapan. “Jangan hanya mengeluhkan apa yang hilang, tetapi mari kita syukuri apa yang sudah kita terima. Musibah bukan kehendak kita, namun dengan saling menguatkan dan dukungan pemerintah, kita bisa bangkit bersama,” pungkasnya, menutup kunjungan kerja yang penuh dengan nilai kemanusiaan tersebut.
| Kategori Bantuan | Jumlah / Detail |
|---|---|
| Perlengkapan Ibadah | 203 Paket |
| Perlengkapan Sekolah | 156 Paket |
| Peralatan Rumah Tangga | 203 Unit Kompor, 173 Set Ember & Gayung |
| Kebutuhan Logistik & Pangan | 45 Dus Minyak Goreng, 125 Paket Makanan Anak |
| Kesehatan & Sanitasi | 15 Dus Sabun Mandi, 15 Dus Sabun Cuci, 700 Masker |
| Fasilitas Tidur | 173 Kasur |














