- Kewarganegaraan dan Domisili: Pelamar harus merupakan warga negara Indonesia (WNI), saat ini berdomisili di wilayah hukum Indonesia, dan mengajukan seluruh proses pendaftaran beasiswa dari dalam negeri.
- Status Hubungan: Pelamar tidak diperbolehkan menikah atau bertunangan dengan seseorang yang memiliki atau memenuhi syarat untuk memiliki kewarganegaraan atau status penduduk tetap (permanent resident) di Australia atau Selandia Baru pada tahap pendaftaran, seleksi, hingga masa studi berakhir.
- Status Visa: Pelamar tidak sedang dalam proses mengajukan visa untuk menetap atau tinggal di Australia secara permanen.
- Riwayat Beasiswa: Pelamar tidak boleh pernah menerima beasiswa jangka panjang dari Australia Awards (AAS) dalam kurun waktu empat tahun terakhir sebelum tahun pendaftaran ini.
- Kriteria Nasional: Telah memenuhi seluruh kriteria khusus dan persyaratan administratif yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia atau instansi terkait di Indonesia.
- Status Militer: Program ini tidak terbuka bagi personel militer aktif yang sedang menjalankan tugas kedinasan.
- Kepatuhan Imigrasi: Wajib memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia untuk mendapatkan visa pelajar DFAT (subclass 500).
- Kelengkapan Aplikasi: Pelamar harus menjawab seluruh pertanyaan yang relevan dalam formulir pendaftaran daring dengan jujur dan komprehensif, serta mengunggah dokumen pendukung yang asli dan sah.
- Komitmen Pelatihan: Bersedia dan tersedia secara penuh waktu (Senin sampai Jumat, pukul 08.00-16.00 WIB) untuk mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk Keperluan Akademik (EAP) di lokasi yang ditentukan di Indonesia sebelum keberangkatan, jika dinyatakan lolos seleksi.
Bagi para calon pelamar yang ingin mendalami rincian persyaratan khusus, seperti standar minimum nilai IELTS/TOEFL/PTE, batas usia, atau dokumen akademik spesifik lainnya, sangat disarankan untuk mengakses situs resmi di www.australiaawardsindonesia.org. Situs tersebut menyediakan panduan lengkap bagi pelamar (Scholarship Policy Handbook) serta informasi mengenai universitas-universitas mitra di Australia. Mengingat pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui formulir pendaftaran yang telah disediakan, pelamar diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen sejak jauh hari dan memastikan koneksi internet yang stabil saat melakukan pengunggahan data sebelum tenggat waktu 30 April 2026. Kesempatan ini merupakan momentum berharga bagi para profesional, akademisi, dan aktivis Indonesia untuk meningkatkan kapasitas diri di kancah internasional demi masa depan Indonesia yang lebih gemilang.


















