Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Politics

AS Desak Rusia dan Cina Teken Perjanjian Nuklir Trilateral

aksaralokal by aksaralokal
February 16, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
AS Desak Rusia dan Cina Teken Perjanjian Nuklir Trilateral

#image_title

RELATED POSTS

PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza

Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029

Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan

Seiring dengan berakhirnya masa berlaku Perjanjian New START yang selama ini menjadi pilar terakhir pengendalian senjata nuklir dunia, Amerika Serikat (AS) kini secara agresif mendesak pembentukan arsitektur keamanan global baru melalui negosiasi trilateral yang melibatkan Rusia dan Cina. Langkah diplomatik strategis yang diumumkan secara resmi pada Jumat ini menandai titik balik krusial dalam geopolitik persenjataan pemusnah massal, di mana Washington berupaya menarik Beijing ke meja perundingan guna menetapkan batasan hukum yang lebih luas di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Indo-Pasifik dan Eropa Timur. Dengan berakhirnya pakta bilateral antara Washington dan Moskow tersebut, dunia kini menghadapi ketidakpastian strategis yang memaksa para pemimpin global untuk merumuskan kembali parameter pencegahan nuklir demi menghindari perlombaan senjata yang tak terkendali di era modern yang penuh dengan ancaman asimetris.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, dalam sebuah esai mendalam yang dipublikasikan secara daring, menegaskan bahwa paradigma pengendalian senjata nuklir telah mengalami pergeseran fundamental yang tidak bisa lagi diabaikan. Menurut Rubio, masa di mana stabilitas nuklir hanya menjadi urusan bilateral antara Washington dan Moskow telah berakhir seiring dengan bangkitnya kekuatan militer baru di Asia. Rubio menekankan bahwa negara-negara lain, terutama Cina, memiliki tanggung jawab moral dan politik yang besar untuk membantu memastikan stabilitas strategis global. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran mendalam Gedung Putih bahwa tanpa adanya keterlibatan Beijing, segala bentuk perjanjian baru hanya akan memberikan celah bagi Cina untuk terus memperluas persenjataannya tanpa pengawasan internasional, sementara AS dan Rusia tetap terikat oleh batasan-batasan tertentu.

Kegagalan Struktur New START dan Kebutuhan Arsitektur Modern

Thomas DiNanno, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk bidang pengendalian senjata, memperkuat narasi ini saat mempresentasikan rencana baru di hadapan Konferensi Perlucutan Senjata PBB di Jenewa. Dalam pidatonya yang tajam, DiNanno menuduh bahwa Perjanjian New START memiliki “kekurangan mendasar” yang tidak lagi relevan dengan dinamika keamanan abad ke-21. Ia menyoroti pelanggaran berulang yang dilakukan oleh pihak Rusia serta pertumbuhan pesat persediaan senjata nuklir di berbagai belahan dunia sebagai alasan utama mengapa Amerika Serikat tidak lagi bersedia mempertahankan status quo. Menurut DiNanno, desain dan implementasi perjanjian lama tersebut tidak mampu mengakomodasi ancaman dari teknologi rudal hipersonik dan sistem pengiriman hulu ledak modern yang kini sedang dikembangkan secara masif oleh para pesaing strategis Amerika.

Berakhirnya Perjanjian New START pada Kamis lalu secara otomatis menghapus batasan yang selama ini membatasi Amerika Serikat dan Rusia masing-masing pada angka 1.550 hulu ledak nuklir yang dikerahkan. Situasi ini menandai momen bersejarah yang mengkhawatirkan, karena untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima dekade, tidak ada satu pun perjanjian internasional yang membatasi penempatan senjata paling destruktif di planet ini. Para analis keamanan internasional memperingatkan bahwa kekosongan hukum ini dapat memicu perlombaan senjata nuklir baru yang lebih berbahaya daripada era Perang Dingin, mengingat kemajuan teknologi saat ini memungkinkan produksi massal hulu ledak dengan presisi yang jauh lebih tinggi. Presiden Donald Trump sendiri telah menolak proposal dari Presiden Vladimir Putin untuk memperpanjang batasan New START selama satu tahun sebagai langkah transisi, dan justru memilih untuk menuntut pembentukan “perjanjian baru yang lebih baik dan dimodernisasi” yang mencakup semua jenis senjata nuklir, termasuk senjata nuklir taktis non-strategis.

Ekspansi Nuklir Cina dan Tantangan Transparansi

Fokus utama Amerika Serikat dalam mendorong perjanjian trilateral ini adalah pertumbuhan militer Cina yang dianggap sangat masif dan tidak transparan. Thomas DiNanno menuduh Beijing memanfaatkan periode “pengekangan hukum” yang mengikat AS dan Rusia untuk memperluas persenjataan nuklirnya dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern. Berdasarkan data intelijen dan proyeksi strategis, AS mengklaim bahwa Cina berada di jalur yang tepat untuk memiliki lebih dari 1.000 hulu ledak nuklir siap pakai pada tahun 2030. DiNanno menekankan bahwa saat ini seluruh persenjataan nuklir Cina beroperasi tanpa batasan hukum internasional, tanpa transparansi mengenai jumlah pastinya, tanpa deklarasi resmi tentang doktrin penggunaannya, dan tanpa mekanisme kontrol yang bisa diverifikasi oleh pihak luar.

Data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) turut mendukung kekhawatiran ini dengan menunjukkan bahwa persenjataan nuklir Cina tumbuh lebih cepat daripada negara lain mana pun di dunia, dengan penambahan sekitar 100 hulu ledak baru setiap tahun sejak 2023. Meskipun Rusia dan Amerika Serikat masih mengendalikan lebih dari 80 persen total hulu ledak nuklir dunia, kecepatan modernisasi Cina dianggap sebagai ancaman langsung terhadap keseimbangan kekuatan di Pasifik. Selain itu, AS juga menuduh Cina melakukan uji coba ledakan nuklir secara diam-diam di situs uji coba mereka, sebuah tuduhan yang digunakan Washington untuk semakin menekan Beijing agar mau duduk di meja perundingan dan menerima protokol inspeksi internasional yang lebih ketat.

Respon Internasional dan Penolakan Beijing

Menanggapi tekanan tersebut, Duta Besar Cina untuk PBB, Shen Jian, dengan tegas menegaskan kembali posisi resmi Beijing bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi perlucutan senjata nuklir pada tahap ini. Shen berargumen bahwa kemampuan nuklir Cina masih berada pada tingkat yang sangat rendah dan tidak bisa dibandingkan dengan level persenjataan yang dimiliki oleh Amerika Serikat maupun Rusia. Beijing bersikeras bahwa tanggung jawab utama perlucutan senjata tetap berada di pundak Washington dan Moskow sebagai pemilik stok nuklir terbesar di dunia. Cina menuntut agar kedua negara tersebut terlebih dahulu melakukan pengurangan senjata secara drastis dan substantif sebelum menuntut negara lain untuk ikut serta dalam mekanisme pembatasan yang mengikat secara hukum.

Di sisi lain, Rusia melalui Duta Besarnya, Gennady Gatilov, menyatakan bahwa mereka tidak lagi merasa terikat oleh batasan-batasan New START setelah perjanjian itu berakhir. Namun, Moskow mengajukan syarat yang berbeda; mereka bersedia melakukan pembicaraan nuklir baru asalkan melibatkan negara-negara bersenjata nuklir lainnya yang merupakan sekutu dekat AS, yaitu Inggris dan Prancis. Rusia berpendapat bahwa dalam konteks keamanan Eropa saat ini, mengabaikan kemampuan nuklir London dan Paris dalam sebuah perjanjian baru adalah hal yang tidak masuk akal. Namun, gagasan ini segera ditolak oleh Duta Besar Inggris, David Riley, yang menegaskan bahwa Inggris hanya mempertahankan “pencegahan nuklir minimum yang kredibel” yang jumlahnya sangat kecil dibandingkan tiga kekuatan besar lainnya, sehingga fokus utama pengendalian senjata harus tetap pada AS, Rusia, dan Cina.

Ketegangan diplomatik ini semakin diperumit oleh ambisi Presiden Trump yang sempat menyatakan keinginannya untuk memulai kembali uji coba nuklir bawah tanah guna memastikan keandalan hulu ledak nuklir Amerika yang sudah menua. Meskipun rencana tersebut belum ditindaklanjuti secara teknis, retorika ini menambah tekanan pada stabilitas global. Senator Jeanne Shaheen dari Partai Demokrat memperingatkan bahwa membiarkan New START berakhir tanpa pengganti yang jelas berarti dunia telah kehilangan “pengaman terakhir” terhadap kekuatan nuklir strategis Rusia. Meski demikian, ada secercah harapan diplomatik di mana Washington dan Moskow baru-baru ini mengumumkan dimulainya kembali dialog militer langsung untuk mencegah krisis yang tidak disengaja, sebuah langkah kecil namun penting untuk menghindari eskalasi nuklir di tengah kebuntuan perjanjian formal.

Tags: Geopolitik AS Rusia CinaNew STARTPengendalian Senjata NuklirPerjanjian Nuklir Trilateral
ShareTweetPin
aksaralokal

aksaralokal

Related Posts

PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
Politics

PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza

February 28, 2026
Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029
Politics

Ketua Umum Golkar Mantap Nyaleg DPR di Pemilu 2029

February 28, 2026
Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan
Politics

Indonesia Keluar Dewan Perdamaian? Desakan Koalisi Mengejutkan

February 27, 2026
Tegas! Prabowo Pastikan Negosiasi Internasional Selalu Menguntungkan Indonesia
Politics

Tegas! Prabowo Pastikan Negosiasi Internasional Selalu Menguntungkan Indonesia

February 27, 2026
Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran
Politics

Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran

February 27, 2026
Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny
Politics

Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny

February 27, 2026
Next Post
Persebaya Gilas Bali United: Statistik Tak Berarti!

Persebaya Gilas Bali United: Statistik Tak Berarti!

Prabowo Bongkar Potensi Dana Umat Rp 500 Triliun

Prabowo Bongkar Potensi Dana Umat Rp 500 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Dedi Mulyadi Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor Cisarua

Dedi Mulyadi Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor Cisarua

January 28, 2026
Banjir Pekalongan: Kemenhub Kirim KA Penolong Darurat

Banjir Pekalongan: Kemenhub Kirim KA Penolong Darurat

January 20, 2026
Bangkit Pascabencana, Perpustakaan di Sumatera Ini Jadi Harapan Baru

Bangkit Pascabencana, Perpustakaan di Sumatera Ini Jadi Harapan Baru

February 14, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Detik-detik Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelita Jaya 2026: Bank Jakarta Siap Dukung Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Prediksi Awal Puasa Ramadan 2026: Jadwal Global Asia Hingga Amerika
  • Sifa Bersaksi: Detik Pilu Keluarga Tewas Tertimpa Kontainer Karawang
  • Persita Bungkam PSBS Biak: Foto Momen Kemenangan Epik

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026