- Penghormatan Kedaulatan: Menuntut kepatuhan penuh terhadap Konvensi Wina yang menjamin keamanan dan kerahasiaan misi diplomatik.
- Investigasi Independen: Mendesak Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) untuk melakukan penyelidikan internal terhadap agen yang mencoba menerobos konsulat.
- Perlindungan Warga Sipil: Memastikan bahwa fasilitas diplomatik tetap menjadi tempat yang aman bagi warga negara asing untuk mencari bantuan tanpa rasa takut akan penangkapan ilegal.
- Evaluasi Protokol ICE: Meninjau kembali aturan pelibatan (rules of engagement) agen federal saat beroperasi di sekitar zona sensitif diplomatik.
Hingga saat ini, pihak Departemen Luar Negeri AS maupun kantor pusat ICE belum memberikan tanggapan mendalam terkait nota protes yang dilayangkan oleh Quito. Namun, insiden ini dipastikan akan menjadi kerikil tajam dalam hubungan diplomatik antara Presiden Daniel Noboa dan Donald Trump. Bagi warga Ekuador di Minneapolis, konsulat bukan sekadar kantor administratif, melainkan benteng terakhir perlindungan hukum mereka di tanah asing. Upaya pelanggaran terhadap batas-batas fisik konsulat tersebut dianggap sebagai serangan terhadap martabat nasional Ekuador, yang kini menuntut keadilan dan jaminan keamanan bagi seluruh warganya yang berada di Amerika Serikat.


















