JAKARTA – Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menegaskan komitmennya untuk turut serta dalam upaya pemenangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Provinsi Jawa Tengah. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Bara JP, Williem Frans Ansanay, yang menjelaskan bahwa para pengurus Bara JP yang telah menyatakan diri bergabung dengan PSI secara otomatis akan memberikan dukungan penuh bagi partai tersebut untuk mengukuhkan posisinya di Jawa Tengah. Wilayah ini secara historis dikenal sebagai basis kuat pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sehingga upaya PSI untuk menembus dan mendominasi di sana dipandang sebagai tantangan strategis yang signifikan.
Frans Ansanay secara transparan mengakui bahwa struktur organisasi Bara JP, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki keragaman dalam keanggotaan partai politik. Sebagian pengurus Bara JP masih berstatus independen dan belum terikat pada partai politik manapun, sementara sebagian lainnya telah menjadi kader atau anggota partai politik lain, termasuk PSI dan partai-partai lain yang memiliki visi dan misi serupa dengan arah kebijakan Presiden Joko Widodo.
Strategi Dukungan Bara JP untuk PSI di Jawa Tengah
Lebih lanjut, Frans Ansanay merinci bentuk konkret dukungan yang akan diberikan oleh Bara JP jika memang dibutuhkan oleh PSI di Jawa Tengah. “Jika dibutuhkan Bara JP mendukung PSI di Jawa Tengah, maka kami akan membantu dengan cara merekomendasikan Bara JP Provinsi Jawa Tengah membackup PSI Jateng,” ujar Frans dalam wawancara eksklusif dengan Tempo pada tanggal 24 Januari 2026. Rekomendasi ini bukan sekadar pernyataan dukungan di atas kertas, melainkan akan diterjemahkan dalam aksi nyata. Bentuk dukungan tersebut, menurut Frans, adalah dengan mengerahkan massa pendukung Bara JP yang berada di Jawa Tengah untuk secara aktif terlibat dalam kampanye dan upaya pemenangan PSI di wilayah tersebut. Mobilisasi relawan ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan dalam meningkatkan elektabilitas dan jangkauan PSI di kalangan pemilih Jawa Tengah.
Prinsip dasar yang mendasari langkah Bara JP dalam memberikan dukungan ini adalah keteguhan para kadernya untuk tetap tegak lurus mendukung pembina mereka, yakni Presiden Joko Widodo. Loyalitas ini menjadi landasan utama. Oleh karena itu, fokus utama Bara JP akan selalu tertuju pada agenda dan arahan Presiden Jokowi. Namun, dalam konteks dukungan terhadap partai politik, Bara JP tetap memberikan kebebasan kepada setiap kadernya untuk memilih partai politik yang dinilai sejalan dengan visi, misi, dan program-program yang diusung oleh Presiden Joko Widodo. Fleksibilitas ini memungkinkan relawan untuk menyalurkan aspirasi politik mereka melalui wadah partai yang paling sesuai, sembari tetap menjaga keselarasan dengan mandat kepemimpinan nasional.
Ambisi PSI: Mengukuhkan Jawa Tengah sebagai Basis Kemenangan
Upaya PSI untuk memperkuat basisnya di Jawa Tengah bukanlah tanpa dasar. Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, telah secara tegas menyatakan ambisinya untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai basis utama kemenangan partainya pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029. Ambisi besar ini diutarakan Kaesang saat memberikan arahan strategis dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kota Solo pada hari Kamis, 8 Januari 2026. Pernyataan ini menggarisbawahi keseriusan PSI dalam memetakan dan menggarap potensi politik di provinsi yang strategis ini.
Putra bungsu dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ini bahkan secara metaforis menggambarkan Jawa Tengah sebagai “kandang gajah”. Istilah “gajah” di sini merujuk pada lambang partai PSI, yang secara tidak langsung menyiratkan keyakinan Kaesang bahwa Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi basis kekuatan PSI, layaknya seekor gajah yang memiliki kekuatan dan dominasi. Target ambisius ini, menurut Kaesang, hanya dapat dicapai melalui pembentukan struktur partai yang kokoh dan solid hingga ke tingkatan akar rumput. Ia berulang kali menekankan urgensi pembenahan organisasi, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT), sebagai kunci ganda: pertama, untuk memenuhi persyaratan verifikasi KPU dalam rangka lolos sebagai peserta pemilu, dan kedua, sebagai mesin penggerak utama untuk meraih kemenangan.
“Kunci kemenangan kita adalah struktur. Kalau strukturnya kuat, kita bisa menang mutlak di Jawa Tengah,” tegas Kaesang, menggarisbawahi pentingnya fondasi organisasi yang kuat dalam mencapai target politik. Untuk memotivasi para pengurus di tingkat daerah agar segera menyelesaikan pembentukan struktur organisasi secara cepat dan komprehensif, Kaesang bahkan menjanjikan sebuah insentif yang menarik: Kartu Tanda Anggota (KTA) Emas. KTA Emas ini bukan sekadar simbol, melainkan sebuah pengakuan dan penghargaan bagi pengurus daerah yang berhasil menunjukkan kinerja luar biasa dalam membangun infrastruktur partai hingga ke level terendah, yang merupakan prasyarat krusial untuk kesuksesan PSI di Jawa Tengah.


















