Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home Politics

Prabowo: Kita harus belajar dari asing tapi jangan naif

Eka Siregar by Eka Siregar
February 25, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Prabowo: Kita harus belajar dari asing tapi jangan naif

#image_title

Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan strategis nasional yang memadukan keterbukaan terhadap kemajuan global dengan kewaspadaan diplomatik yang tajam saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta Gudang Ketahanan Pangan di Kepolisian Sektor Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam pidato yang sarat akan pesan kedaulatan tersebut, Kepala Negara menggarisbawahi bahwa Indonesia berada di ambang kebangkitan besar yang dipicu oleh penguatan sektor domestik melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo menekankan bahwa meskipun Indonesia harus bersikap proaktif dalam menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi dari kekuatan asing, rakyat tidak boleh terjebak dalam sikap naif karena dinamika geopolitik menunjukkan bahwa tidak semua bangsa lain merasa senang melihat Indonesia tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru yang mandiri dan berdaulat.

RELATED POSTS

Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran

Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny

Jokowi Tegal: Ekspresi Mengejutkan di Acara PSI Terungkap

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara eksplisit mengklarifikasi posisinya terkait hubungan internasional agar tidak disalahartikan sebagai sentimen xenofobia atau kebencian terhadap pihak luar. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud mengajak masyarakat Indonesia untuk memusuhi, membenci, apalagi menaruh rasa takut yang berlebihan terhadap bangsa asing. Sebaliknya, ia mendorong transformasi mentalitas agar bangsa Indonesia mampu menjadi murid yang cerdas bagi kemajuan dunia. Namun, ia memberikan catatan tebal bahwa keterbukaan tersebut harus dibarengi dengan kesadaran realitas politik internasional. Menurut Prabowo, dalam pergaulan antarbangsa, kepentingan nasional adalah panglima, dan sejarah membuktikan bahwa persaingan global sering kali membuat negara lain lebih nyaman melihat Indonesia tetap berada dalam posisi ketergantungan daripada menjadi kompetitor yang tangguh.

Paradigma Hubungan Internasional: Antara Belajar dan Kewaspadaan Global

Lebih mendalam, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa sikap “lugu” dalam diplomasi dapat merugikan masa depan bangsa. Ia menekankan pentingnya bagi setiap elemen masyarakat untuk memiliki literasi strategis dalam melihat kekuatan asing. Indonesia diminta untuk tidak sekadar menjadi penonton atau pasar bagi produk luar, melainkan pengamat yang mampu mengekstraksi kekuatan-kekuatan positif dari negara maju untuk diimplementasikan di dalam negeri. Presiden menegaskan bahwa kecurigaan yang tidak berdasar adalah penghambat kemajuan, namun kewaspadaan adalah keharusan. Pesan ini ditujukan untuk membangun karakter bangsa yang percaya diri, yang mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa besar tanpa harus mengorbankan identitas atau kepentingan nasionalnya demi menyenangkan pihak luar.

Kedaulatan pangan menjadi salah satu pilar utama yang disoroti dalam pidato tersebut sebagai manifestasi dari sikap tidak naif terhadap asing. Prabowo meyakini bahwa ketergantungan pada impor pangan adalah bentuk kerentanan yang harus segera diakhiri. Dengan memiliki ketahanan pangan yang kuat, Indonesia tidak akan mudah ditekan oleh fluktuasi kebijakan global atau kepentingan politik negara lain. Ia juga menyampaikan sebuah pesan provokatif namun patriotik, di mana ia bertekad untuk memberikan “kejutan” bagi pihak-pihak, baik di dalam maupun luar negeri, yang selama ini meragukan kapasitas Indonesia atau bahkan mengharapkan negara ini tetap terpuruk. Keberhasilan program-program strategis pemerintah akan menjadi jawaban sekaligus kekecewaan bagi mereka yang ingin melihat Indonesia terus berada dalam bayang-bayang kegagalan.

Transformasi Ekonomi Konstitusional Melalui Program Makan Bergizi Gratis

Beralih ke sektor ekonomi domestik, Presiden Prabowo mengklaim bahwa proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program bantuan sosial biasa, melainkan sebuah rekayasa ekonomi yang berakar pada filosofi para pendiri bangsa. Ia menyatakan bahwa sistem ekonomi yang sedang dibangun saat ini adalah ekonomi yang sesuai dengan mandat Undang-Undang Dasar 1945, yang mengutamakan kesejahteraan rakyat banyak dan keadilan sosial. MBG dianggap sebagai katalisator yang akan menggerakkan roda ekonomi dari tingkat paling bawah, menciptakan ekosistem di mana sirkulasi uang dan sumber daya tetap berputar di dalam negeri, memperkuat daya beli masyarakat, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Dampak nyata dari program MBG ini mulai dirasakan secara signifikan oleh para petani kecil di berbagai daerah. Prabowo mengungkapkan laporan yang diterimanya mengenai perubahan drastis dalam rantai pasok hasil pertanian. Jika sebelumnya para petani sering kali dihantui ketidakpastian mengenai siapa yang akan menyerap hasil panen mereka—yang sering kali berujung pada kerugian akibat harga yang anjlok—kini skema MBG memberikan jaminan pasar yang stabil. Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di berbagai wilayah berfungsi sebagai pembeli siaga (off-taker) yang memastikan setiap bulir padi, sayuran, dan hasil ternak petani lokal terserap dengan harga yang layak. Hal ini menciptakan kepastian penghasilan yang selama ini menjadi impian para produsen pangan di tingkat akar rumput.

Fenomena menarik yang disoroti Presiden adalah terjadinya kompetisi sehat di tingkat ladang, di mana produksi sayur-mayur petani kini sudah dipesan bahkan sebelum masa panen tiba. Hal ini membuktikan bahwa integrasi antara kebijakan pemenuhan gizi nasional dengan penguatan sektor pertanian dapat menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi pedesaan. Dengan jaminan pasar yang diberikan oleh pemerintah melalui SPPG, para petani kini memiliki motivasi lebih untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tani mereka. Prabowo menegaskan bahwa inilah jalan yang benar menuju kemandirian ekonomi, di mana bangsa Indonesia mampu memberi makan rakyatnya sendiri dari tanahnya sendiri, tanpa harus terus-menerus menoleh pada bantuan atau kebijakan luar negeri yang sering kali mengikat.

Sebagai penutup dari rangkaian arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap fokus pada tujuan besar nasional dan tidak terdistraksi oleh upaya-upaya yang ingin melemahkan semangat persatuan. Ia menekankan bahwa keberhasilan Indonesia untuk “berdikari” atau berdiri di atas kaki sendiri adalah kunci utama untuk mendapatkan penghormatan di mata dunia. Dengan belajar dari kekuatan asing tanpa kehilangan jati diri, serta memperkuat fondasi ekonomi domestik melalui program-program yang pro-rakyat, Indonesia diprediksi akan bertransformasi menjadi kekuatan yang tidak hanya disegani secara politik, tetapi juga mandiri secara pangan dan ekonomi, sekaligus membuktikan bahwa visi besar para pendiri bangsa dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dan keberanian politik.

Tags: Kebijakan StrategisKedaulatan Nasionalketahanan panganMakan Bergizi GratisPrabowo Subianto
ShareTweetPin
Eka Siregar

Eka Siregar

Related Posts

Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran
Politics

Prabowo ke AS: Bertemu Trump, Dilepas Gibran

February 27, 2026
Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny
Politics

Mengenal Racun Katak Panah yang Diduga Menewaskan Alexei Navalny

February 27, 2026
Jokowi Tegal: Ekspresi Mengejutkan di Acara PSI Terungkap
Politics

Jokowi Tegal: Ekspresi Mengejutkan di Acara PSI Terungkap

February 27, 2026
Trump Utamakan Negosiasi, Bukan Perang dengan Iran
Politics

Trump Utamakan Negosiasi, Bukan Perang dengan Iran

February 27, 2026
Board of Peace: Ujian Diplomasi Indonesia Hadapi Dominasi Negara Besar
Politics

Board of Peace: Ujian Diplomasi Indonesia Hadapi Dominasi Negara Besar

February 27, 2026
Pramono Anung Tegas Larang Sweeping Rumah Makan Selama Ramadhan
Politics

Pramono Anung Tegas Larang Sweeping Rumah Makan Selama Ramadhan

February 26, 2026
Next Post
Persis Solo Gagal Menang, Mijic Ungkap Penyebabnya

Persis Solo Gagal Menang, Mijic Ungkap Penyebabnya

Libur Imlek: 1,6 Juta Kendaraan Padati Tol, Siap-siap Macet!

Libur Imlek: 1,6 Juta Kendaraan Padati Tol, Siap-siap Macet!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Emas Rp 4,2 Juta/Gram 2026: Beli atau Jual?

Emas Rp 4,2 Juta/Gram 2026: Beli atau Jual?

February 4, 2026
Idul Fitri 2026: BI Solo Siapkan Rp 4,59 T Uang Baru

Idul Fitri 2026: BI Solo Siapkan Rp 4,59 T Uang Baru

February 24, 2026
Moodys Turunkan Outlook RI, OJK Siap Kokohkan Keuangan

Moodys Turunkan Outlook RI, OJK Siap Kokohkan Keuangan

February 14, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelita Jaya 2026: Bank Jakarta Siap Dukung Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amazon Girls’ Tech Day Berdayakan 400 Siswi Karawang Melek Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • 12 Ramalan Zodiak Cinta 17 Februari: Sagitarius Penuh Cinta, Capricorn Rawan Drama!
  • TPNPB-OPM Tembak Pilot: Alasan Mengejutkan Terungkap!
  • Tragis, Pasutri di Bali Tertimbun Rumah Ambruk Akibat Hujan Deras

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026