Laporan Eksklusif TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN – Sebuah perhelatan istimewa nan sarat makna baru saja usai digelar di jantung Kota Bogor. Ketua Umum PDI Perjuangan, sekaligus Presiden Republik Indonesia kelima, Megawati Soekarnoputri, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-79. Momen penting ini dilangsungkan secara privat namun tetap menjadi sorotan, bertempat di Istana Batu Tulis Kota Bogor pada hari Jumat, 23 Januari 2025. Perayaan ini bukan sekadar pesta ulang tahun biasa, melainkan sebuah pertemuan para tokoh nasional yang menggarisbawahi posisi sentral Megawati dalam kancah politik Tanah Air, diselimuti nuansa eksklusivitas dan protokol keamanan yang ketat.
Sejak pagi hari, area di sekitar Istana Batu Tulis telah menunjukkan tanda-tanda persiapan sebuah acara besar. Deretan mobil mewah dengan plat nomor khusus dan pengawalan pribadi mulai berdatangan dan terparkir rapi di sepanjang jalan Batutulis, memberikan gambaran sekilas tentang kaliber tamu yang hadir. Kendaraan-kendaraan premium ini, mulai dari sedan-sedan Eropa berkelas hingga SUV mewah, seolah menjadi penanda status dan pengaruh para undangan. Di bagian dalam kompleks istana, sebuah tenda megah berwarna merah putih telah terpasang kokoh, menyiratkan nuansa nasionalisme yang kuat sekaligus identitas partai PDI Perjuangan. Tenda ini diperkirakan menjadi pusat kegiatan perayaan, mulai dari jamuan makan siang hingga sesi ramah tamah yang berlangsung tertutup dari pantauan publik.
Istana Batu Tulis: Saksi Bisu Sejarah dan Simbol Kekeluargaan
Pemilihan Istana Batu Tulis sebagai lokasi perayaan ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri bukanlah tanpa alasan. Istana ini memiliki nilai historis dan emosional yang mendalam bagi keluarga besar Soekarno. Sejak lama, Istana Batu Tulis dikenal sebagai kediaman pribadi yang kerap digunakan oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, untuk beristirahat, merenung, dan bahkan menerima tamu-tamu penting dalam suasana yang lebih informal. Arsitektur bangunannya yang klasik dan lingkungannya yang asri menawarkan ketenangan dan privasi yang sempurna untuk acara sekelas ini. Bagi Megawati, tempat ini bukan hanya sekadar bangunan bersejarah, melainkan juga rumah yang menyimpan memori masa kecil dan warisan ideologi dari sang ayah. Oleh karena itu, merayakan ulang tahun di Istana Batu Tulis menegaskan kembali akar sejarah dan ikatan keluarga yang tak terpisahkan dari sosok Megawati, sekaligus menegaskan identitasnya sebagai penerus trah Soekarno.
Informasi yang dihimpun di lokasi mengindikasikan bahwa perayaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional terkemuka. Meskipun rincian nama-nama pejabat yang hadir tidak diumumkan secara terbuka, kehadiran deretan mobil mewah dan pengamanan berlapis sudah cukup menjadi petunjuk. Diperkirakan, para tamu meliputi jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga negara, para petinggi PDI Perjuangan, anggota DPR RI, serta tokoh-tokoh pengusaha dan cendekiawan yang memiliki kedekatan dengan Megawati. Kehadiran mereka di Istana Batu Tulis, jauh dari hiruk pikuk sorotan media, menunjukkan tingkat kepercayaan dan hubungan personal yang erat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan. Acara ini menjadi ajang silaturahmi yang strategis, di mana diskusi-diskusi informal mungkin saja terjadi di tengah suasana perayaan, memperkuat jejaring politik dan konsolidasi internal partai.
Protokol Keamanan Ketat dan Pengaturan Lalu Lintas
Sebagai figur publik dengan posisi politik yang sangat berpengaruh, keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap acara yang melibatkan Megawati Soekarnoputri. Sejak pagi hingga sore hari, penjagaan ketat diberlakukan di gerbang utama Istana Batu Tulis. Aparat keamanan dari Polsek Bogor Selatan yang dipimpin langsung oleh Kompol Sonson Sudarsono, bersama dengan anggota TNI, disiagakan di berbagai titik strategis. Mereka tidak hanya bertugas mengamankan perimeter istana dari potensi gangguan, tetapi juga secara aktif mengatur arus lalu lintas di sepanjang jalan Batutulis dan sekitarnya. Kehadiran personel keamanan berseragam lengkap ini menciptakan suasana yang sangat terkontrol dan profesional, memastikan kelancaran akses bagi para tamu VIP serta menjaga ketertiban umum di area sekitar istana.
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Sonson Sudarsono, memberikan konfirmasi singkat mengenai jalannya acara. Saat berbincang dengan tim TribunnewsBogor.com di lokasi, ia menjelaskan, “Untuk tamu-tamunya datang sekira dari siang tadi. Namun, untuk acara informasinya sampai sore ini saja.” Pernyataan ini menegaskan bahwa perayaan ulang tahun Megawati memang dirancang sebagai acara sehari penuh yang dimulai sejak siang hari dan berakhir pada sore hari, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Sekitar pukul 16.15 WIB, tanda-tanda berakhirnya perayaan mulai terlihat jelas. Deretan mobil mewah yang sebelumnya terparkir rapi mulai bergerak meninggalkan kompleks istana secara berurutan, menandai rampungnya acara yang penuh privasi tersebut.
Aspek logistik, terutama terkait parkir kendaraan, menjadi perhatian mengingat banyaknya tamu penting yang hadir. Selain di pinggir jalan Batutulis yang memang cukup lebar, beberapa mobil mewah juga terlihat diparkir di area depan Museum Pajajaran. Penggunaan area parkir di luar kompleks istana ini mengindikasikan bahwa jumlah kendaraan yang dibawa oleh para tamu sangat banyak, melebihi kapasitas parkir internal istana. Koordinasi yang baik antara pihak penyelenggara dan aparat keamanan memastikan bahwa pengaturan parkir ini tidak menimbulkan kemacetan atau gangguan berarti bagi pengguna jalan lainnya, meskipun aktivitas di sekitar Istana Batu Tulis pada hari itu jauh lebih padat dari biasanya.


















