Kehadiran Layvin Kurzawa di Persib Bandung telah memantik gelombang antusiasme dan rasa tak percaya di kalangan penggawa Maung Bandung, salah satunya Andrew Jung. Pemain berdarah Prancis ini mengungkapkan keterkejutannya sekaligus kebanggaannya bisa berbagi ruang ganti dengan sosok yang selama ini hanya bisa ia saksikan aksinya di layar kaca. Keputusan Persib mendatangkan Kurzawa, mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) yang memiliki rekam jejak mentereng di kancah sepak bola Eropa, menjadi sorotan utama. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah: bagaimana profil singkat Kurzawa, apa saja pencapaiannya, dan bagaimana ia bisa berakhir di Liga 1 Indonesia bersama Persib, serta apa dampaknya bagi tim dan rekan setimnya seperti Andrew Jung?
Profil Lengkap dan Perjalanan Karier Layvin Kurzawa
Layvin Kurzawa, seorang pesepak bola profesional asal Prancis, memulai jejak kariernya di kancah sepak bola elite Eropa dengan bergabung bersama AS Monaco. Debut profesionalnya terjadi pada musim 2010-2011 di Ligue 1 Prancis, liga kasta tertinggi di negara tersebut. Selama membela AS Monaco, Kurzawa menunjukkan potensi besar yang membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang diperhitungkan. Ia mencatatkan total 97 penampilan di berbagai ajang kompetisi bersama klub yang bermarkas di Principality of Monaco itu. Penampilannya yang konsisten dan menjanjikan menarik perhatian klub-klub besar, puncaknya adalah kepindahannya ke raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), pada musim 2015-2016.
Di PSG, Kurzawa menjelma menjadi bek kiri yang solid dan memiliki kontribusi signifikan. Ia tercatat pernah membela Tim Nasional Prancis di berbagai level, termasuk 13 pertandingan di laga persahabatan internasional, kualifikasi Piala Dunia, serta kualifikasi Euro. Kemampuan kaki kirinya yang kuat menjadi salah satu aset utamanya dalam mendistribusikan bola dan melakukan serangan dari sisi sayap. Selama memperkuat PSG, Kurzawa sukses mempersembahkan lima gelar juara Liga Prancis. Puncak pencapaiannya di level klub adalah ketika ia tampil membela PSG di final Liga Champions musim 2019-2020, meskipun pada akhirnya timnya harus mengakui keunggulan Bayern Munich dengan skor tipis 0-1.
Dedikasi dan loyalitas Kurzawa terhadap PSG terbukti dengan pengabdiannya selama kurang lebih satu dekade. Dalam kurun waktu tersebut, ia memainkan total 154 pertandingan di berbagai kompetisi, mencetak 14 gol, dan menyumbangkan 23 assist. Angka-angka ini mencerminkan kontribusinya yang tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam aspek serangan tim. Setelah masa baktinya di PSG berakhir, Kurzawa sempat mencari pengalaman baru di luar Prancis. Pada musim 2022-2023, ia dipinjamkan ke klub Premier League Inggris, Fulham, sebuah langkah yang menunjukkan bahwa ia masih memiliki daya tarik di liga-liga top Eropa. Kepindahannya ke Fulham memberinya kesempatan untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Inggris yang keras dan kompetitif.
Sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Persib Bandung di Liga 1 Indonesia, Kurzawa terakhir kali terlihat bermain di Liga Portugal. Ia memperkuat Boavista FC pada akhir musim lalu. Keputusan untuk bermain di Indonesia menjadi sebuah kejutan tersendiri, mengingat latar belakang dan pengalaman bermainnya di klub-klub besar Eropa. Keputusan ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai motivasi dan harapan Kurzawa di liga yang berbeda.
Reaksi Andrew Jung dan Dampak Kehadiran Kurzawa
Kepindahan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung tidak hanya menjadi berita besar bagi klub dan para penggemar, tetapi juga memberikan dampak emosional yang mendalam bagi rekan setimnya, terutama Andrew Jung. Sebagai sesama pemain Prancis yang membela Persib, Jung mengungkapkan rasa tak percaya dan kebahagiaannya atas kehadiran Kurzawa. Ia mengakui bahwa Kurzawa adalah sosok pemain yang selama ini hanya bisa ia lihat aksinya di televisi, saat Kurzawa masih berseragam PSG. Kini, mimpi untuk bermain bersama pemain kelas dunia tersebut menjadi kenyataan.
Andrew Jung menilai Kurzawa sebagai pemain besar yang memiliki reputasi dan pengalaman yang tidak perlu diragukan lagi. Ia yakin bahwa kehadiran Kurzawa akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi tim, terutama menjelang pertandingan-pertandingan penting, seperti yang akan dihadapi Persib melawan Persis Solo. “Dulu cuma lihat di TV, sekarang satu tim,” ujar Jung, menggambarkan betapa surrealnya situasi ini baginya. Bagi Jung, Kurzawa bukan sekadar rekrutan baru, melainkan sebuah inspirasi dan bukti bahwa Persib mampu menarik talenta-talenta terbaik dari berbagai belahan dunia.
Lebih lanjut, Andrew Jung berharap koneksi Prancis di Persib dapat terus menguat dan memberikan kontribusi nyata di lapangan. Ia melihat kehadiran pemain sekaliber Kurzawa bukan hanya sebagai simbol prestise bagi klub, tetapi lebih sebagai investasi kualitas yang akan meningkatkan level permainan tim secara keseluruhan. Kemampuan taktikal, pengalaman bertanding di level tertinggi, dan mental juara yang dimiliki Kurzawa diharapkan dapat menular kepada pemain-pemain lain di skuad Persib. Kehadiran Kurzawa juga membuka peluang bagi pemain muda untuk belajar dan berkembang di bawah bimbingan pemain yang telah teruji di panggung internasional.
Koneksi Prancis di Persib, yang kini diperkuat oleh kehadiran Kurzawa dan Andrew Jung, berpotensi menjadi kekuatan tersendiri bagi Maung Bandung. Pengalaman dan pemahaman taktik Eropa yang dibawa oleh kedua pemain ini dapat memberikan dimensi baru dalam strategi permainan tim. Selain itu, adanya pemain dengan latar belakang dan bahasa yang sama dapat mempermudah komunikasi dan adaptasi di dalam maupun di luar lapangan. Andrew Jung menyambut antusias kehadiran rekan senegaranya ini dan optimis bahwa kolaborasi mereka akan membawa Persib meraih prestasi yang lebih tinggi.


















