| Tanggal | Pertandingan | Skor | Jumlah Penonton |
|---|---|---|---|
| 11 Januari 2026 | Persib vs Persija | 1-0 | 29.616 |
| 6 Februari 2026 | Persib vs Malut United | 2-0 | 29.374 |
| 27 Desember 2025 | Persib vs PSM Makassar | 1-0 | 29.288 |
| 25 Januari 2026 | Persib vs PSBS Biak | 1-0 | 28.682 |
| 10 Desember 2025 | Persib vs Bangkok United | 1-0 | 28.216 |
Tren positif ini, ditambah dengan strategi manajemen yang inovatif dalam memperkenalkan pemain baru dan ambisi meraih gelar juara Liga 1 serta berprestasi di kancah Asia, menciptakan gelombang optimisme yang meluas di kalangan pendukung. Semua elemen ini bersatu padu, menjadikan Stadion Si Jalak Harupat sebagai benteng yang kokoh dan sumber kekuatan bagi Persib dalam setiap pertandingan kandang.
Target Tiga Gol Tanpa Kebobolan Menjadi Kunci Kemenangan
Untuk dapat membalikkan keadaan dan memastikan langkah mereka ke babak perempat final Liga Champions Asia 2, Persib Bandung dihadapkan pada sebuah misi berat: mencetak minimal tiga gol ke gawang Ratchaburi FC tanpa membalas satu pun gol. Target ini menjadi kunci utama untuk mengamankan tiket ke fase selanjutnya, mengingat kekalahan di leg pertama membuat mereka harus bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan. Federico Barba menyadari sepenuhnya tantangan ini, namun ia menegaskan bahwa timnya siap berjuang hingga titik darah penghabisan.
“Di kandang, kami sangat kuat, sejujurnya,” ungkap Barba dengan penuh keyakinan. Pernyataannya ini bukan sekadar retorika, melainkan cerminan dari kepercayaan diri yang dibangun atas fondasi performa impresif di Stadion Si Jalak Harupat. Ia menambahkan, “Inilah yang kami inginkan sekarang. Kami ingin memenangkan pertandingan ini dan tentu saja kami akan berjuang habis-habisan untuk melanjutkan langkah ke babak berikutnya.” Komitmen dan semangat juang yang ditunjukkan oleh Barba ini diharapkan dapat menular kepada seluruh rekan setimnya.
Meskipun demikian, catatan statistik Persib dalam mencetak gol lebih dari tiga dalam satu pertandingan musim ini menunjukkan bahwa target tersebut bukanlah hal yang mudah. Dari 28 pertandingan yang telah dilakoni Persib hingga Februari, tim ini baru sekali berhasil mencetak lebih dari tiga gol. Momen tersebut terjadi saat mereka bertandang ke markas Madura United pada tanggal 30 November, di mana Persib berhasil memetik kemenangan dengan selisih gol yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Persib perlu menemukan formula serangan yang lebih tajam dan efektif untuk dapat membongkar pertahanan Ratchaburi FC dan mewujudkan ambisi mereka di kancah Asia.

















