Borneo FC Bergerak Menuju Solo, Siap Mengawali Putaran Kedua dengan Ambisi Tinggi
SAMARINDA – Memasuki fase krusial dalam kompetisi Super League 2025/26, Borneo FC, yang saat ini menempati posisi runner-up klasemen sementara, telah memulai persiapan intensif untuk menyambut laga perdana di putaran kedua. Perjalanan tim berjuluk Pesut Etam ini menuju Solo, Jawa Tengah, menandai dimulainya babak baru dengan optimisme tinggi untuk meraih hasil positif. Keputusan untuk segera bertolak ke kota tujuan menunjukkan keseriusan dan fokus penuh manajemen serta para pemain dalam menghadapi sisa kompetisi yang diprediksi akan semakin sengit.
Perjalanan yang ditempuh oleh skuad Pesut Etam ini bukanlah perjalanan biasa. Rute yang dipilih mencerminkan tantangan logistik yang harus dihadapi tim dari Pulau Kalimantan. Dimulai dari keberangkatan menggunakan bus dari Samarinda menuju Balikpapan, para pemain kemudian melanjutkan perjalanan udara dari Balikpapan menuju Semarang. Setibanya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, perjuangan belum berakhir. Tim kembali harus menempuh perjalanan darat menggunakan bus untuk mencapai kota tujuan akhir, Solo. Rangkaian perjalanan panjang ini, yang melibatkan berbagai moda transportasi, menjadi bukti dedikasi dan komitmen para penggawa Borneo FC untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
Strategi Perjalanan dan Harapan Menuju Kemenangan
Akun resmi Borneo FC melalui platform media sosialnya, pada hari Kamis (22/1), mengungkapkan optimisme dan harapan besar menyertai perjalanan tim. “Perjalanan Panjang, Semoga dari Solo Kita Bisa Mengawali Raihan Positif di Putaran Kedua Super League!! Bismillah, MANYALA ✊????,” demikian kutipan yang diunggah, mencerminkan semangat juang dan keyakinan untuk memulai paruh kedua musim dengan performa gemilang. Frasa “MANYALA” sendiri telah menjadi slogan yang identik dengan semangat membara dan determinasi tinggi para pemain Borneo FC di lapangan hijau. Harapan untuk mengawali putaran kedua dengan kemenangan menjadi motivasi utama bagi seluruh elemen tim, dari pemain, pelatih, hingga staf pendukung.
Pertandingan perdana Borneo FC di putaran kedua Super League 2025/26 dijadwalkan akan berlangsung pada hari Jumat, 23 Januari 2025. Dalam laga tersebut, Pesut Etam akan bertandang ke Stadion Manahan, Solo, untuk menghadapi tim tuan rumah, Persis Solo. Pertemuan kedua tim ini bukan kali pertama di musim ini. Pada putaran pertama, tepatnya pada hari Senin, 22 September 2025, Borneo FC telah menunjukkan superioritasnya saat menjamu Persis Solo di Stadion Segiri, Samarinda. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Borneo FC berhasil memetik kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0.
Rekor Pertemuan dan Momentum Kemenangan
Gol tunggal yang dicetak oleh striker andalan, Mariano Peralta, pada menit ke-90 menjadi penentu kemenangan bagi Borneo FC. Gol krusial tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin penuh bagi tim tuan rumah, tetapi juga sempat mengokohkan posisi Borneo FC di puncak klasemen sementara Super League. Kemenangan di kandang sendiri ini tentu menjadi modal psikologis yang berharga bagi Borneo FC menjelang pertemuan kedua mereka di putaran kedua. Momentum kemenangan di putaran pertama diharapkan dapat diteruskan dan menjadi pemicu semangat juang yang lebih besar saat bertandang ke markas Persis Solo.
Analisis performa Borneo FC di putaran pertama menunjukkan bahwa tim ini memiliki potensi besar untuk bersaing di papan atas. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, serta strategi yang diterapkan oleh tim pelatih menjadi faktor kunci keberhasilan sejauh ini. Dengan posisi sebagai runner-up, setiap pertandingan di putaran kedua akan menjadi sangat penting untuk menjaga persaingan dan bahkan berupaya merebut posisi puncak klasemen. Keputusan untuk melakukan perjalanan panjang dan adaptasi di kota tujuan menunjukkan kesiapan tim untuk menghadapi tantangan apa pun yang mungkin muncul.
Lebih lanjut, persiapan matang yang dilakukan oleh Borneo FC ini juga mencakup aspek taktis dan fisik. Para pemain telah menjalani program latihan yang intensif sebelum meninggalkan Samarinda, memastikan kondisi fisik mereka tetap prima meskipun harus menempuh perjalanan yang melelahkan. Pelatih kepala dan stafnya diprediksi telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Persis Solo secara mendalam, menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan tuan rumah dan memaksimalkan peluang mencetak gol. Kemenangan atas Persis Solo di putaran pertama menjadi acuan, namun tim pelatih tentu tidak akan menganggap remeh lawan, mengingat setiap tim akan berusaha menampilkan performa terbaiknya di putaran kedua.
Keterlibatan pemain-pemain kunci seperti Mariano Peralta dan Muhammad Sihran dalam perjalanan ini mengindikasikan bahwa mereka akan menjadi tulang punggung tim dalam menghadapi Persis Solo. Peran mereka tidak hanya dalam mencetak gol, tetapi juga dalam memimpin rekan-rekannya di lapangan dan memberikan motivasi. Keberhasilan Borneo FC di putaran pertama tidak lepas dari kontribusi individu yang luar biasa, dan diharapkan performa serupa dapat terus ditunjukkan di putaran kedua. Dengan dukungan penuh dari para suporter, meski bermain tandang, Borneo FC bertekad untuk memulai putaran kedua dengan torehan positif dan terus menjaga asa juara Super League 2025/26.


















