Dunia sepak bola Eropa kembali bergelora menyusul rampungnya pengundian babak play-off 16 besar Liga Europa musim 2025/2026. Bertempat di markas besar UEFA yang megah di Nyon, Swiss, pada Jumat, 30 Januari, seremoni krusial ini telah memetakan jalan bagi sejumlah klub untuk memperebutkan tiket menuju fase gugur utama. Dari hasil undian yang penuh antisipasi, sorotan utama tertuju pada ujian berat yang menanti bek Tim Nasional Indonesia, Calvin Verdonk, bersama klubnya, Lille. Mereka akan menghadapi mantan juara Liga Champions, Crvena Zvezda, dalam dua leg yang dijadwalkan pada 19 Februari 2026 untuk leg pertama dan 26 Februari 2026 untuk leg kedua, menjanjikan pertarungan sengit yang akan menentukan siapa yang layak melangkah lebih jauh di kompetisi paling prestisius kedua di benua biru ini.
Pengundian play-off 16 besar Liga Europa selalu menjadi momen krusial yang menentukan arah perjalanan tim-tim yang berambisi meraih gelar. Di tengah gemuruh sorak-sorai dan desiran kertas undian, sejumlah duel menarik lainnya turut tercipta, menjanjikan tontonan sepak bola kelas atas bagi para penggemar di seluruh dunia. Pertemuan antara PAOK dari Yunani dengan raksasa Spanyol, Celta Vigo, diprediksi akan menjadi pertarungan taktik yang ketat, di mana kedua tim dikenal dengan gaya bermain yang berbeda namun sama-sama mengandalkan kolektivitas tim. Sementara itu, Celtic, wakil Skotlandia yang memiliki basis penggemar fanatik dan atmosfer kandang yang legendaris di Celtic Park, akan berhadapan dengan kekuatan Jerman, VfB Stuttgart, dalam laga yang kemungkinan besar akan diwarnai intensitas tinggi dan pertarungan fisik yang tak kenal lelah. Tidak ketinggalan, Dinamo Zagreb dari Kroasia, yang seringkali menjadi kuda hitam di kompetisi Eropa, akan menjajal kekuatan Genk dari Belgia, sebuah pertandingan yang berpotensi menyajikan kejutan mengingat rekam jejak kedua tim dalam menciptakan hasil tak terduga di kancah Eropa.
Ujian Berat Calvin Verdonk: Lille Melawan Sejarah Crvena Zvezda

















