Hansi Flick Ungkap Kekecewaan Mendalam Pasca Kekalahan Barcelona, Soroti Performa yang Tak Tercermin di Skor Akhir
MANAJER Barcelona, Hansi Flick, melontarkan kekecewaannya yang mendalam setelah timnya harus mengakui keunggulan Real Sociedad dalam lanjutan La Liga yang berlangsung pada Senin dini hari, 19 Januari 2026. Flick secara tegas menyatakan bahwa para pemainnya telah menampilkan performa yang layak untuk meraih kemenangan, namun hasil akhir pertandingan di Stadion Anoeta sama sekali tidak mencerminkan upaya dan dominasi yang mereka tunjukkan di atas lapangan hijau. “Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Hasilnya tidak mencerminkan performa kami,” ujar Flick dengan nada prihatin, seperti yang dikutip dari laman resmi klub Barcelona, menyoroti jurang pemisah antara kualitas permainan yang ditampilkan dan skor yang tercatat.
Pelatih asal Jerman ini secara spesifik menggarisbawahi banyaknya peluang emas yang berhasil diciptakan oleh anak asuhnya sepanjang 90 menit pertandingan. Flick merinci bahwa timnya tercatat empat kali membentur tiang gawang, sebuah indikasi nyata dari intensitas serangan dan kedekatan mereka untuk mencetak gol. Lebih lanjut, ia juga menyoroti dua gol yang dianulir oleh wasit, sebuah keputusan yang menurutnya sangat memengaruhi alur pertandingan dan hasil akhir. Meskipun demikian, Flick tidak menutup mata terhadap aspek-aspek yang masih perlu dibenahi oleh timnya. Ia mengakui bahwa Barcelona masih memiliki pekerjaan rumah yang signifikan, terutama dalam aspek pertahanan. “Kami harus bertahan lebih baik, terutama setelah kebobolan gol kedua yang terjadi tak lama setelah kami menyamakan kedudukan,” tegasnya, menunjukkan kesadaran akan kerentanan timnya dalam transisi bertahan pasca-menyamakan skor.
Analisis Mendalam Performa Barcelona dan Keputusan Wasit
Flick, yang dikenal dengan pendekatan taktisnya yang cermat, membedah lebih jauh jalannya pertandingan. Ia menyoroti bagaimana Barcelona mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan berbagai ancaman ke gawang lawan. Statistik peluang yang tercipta, termasuk empat kali tembakan yang menghantam mistar atau tiang gawang, menjadi bukti konkret dominasi ofensif tersebut. Situasi ini seringkali menjadi momok bagi tim yang merasa frustrasi ketika peluang-peluang tersebut tidak berbuah gol. Keputusan wasit yang menganulir dua gol Barcelona juga menjadi poin krusial dalam analisis Flick. Meskipun ia enggan terjebak dalam perdebatan yang berkepanjangan mengenai keputusan pengadil lapangan, ia menyiratkan bahwa keputusan-keputusan tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap momentum pertandingan.
Di sisi lain, Flick menunjukkan kedewasaan profesionalnya dengan menegaskan bahwa ia tidak ingin membuang energi berharga untuk memperdebatkan kinerja wasit. “Saya tidak ingin membuang energi untuk wasit. Semua orang telah melihat kinerjanya dan kita harus menerimanya. Kami harus fokus pada hal-hal yang bisa kami kendalikan,” ujarnya, menunjukkan fokus pada perbaikan internal tim daripada menyalahkan faktor eksternal. Flick percaya bahwa timnya harus belajar untuk beradaptasi dengan segala kondisi di lapangan, termasuk keputusan wasit. Filosofi ini menyoroti pentingnya ketahanan mental dan kemampuan untuk tetap fokus pada tujuan utama, yaitu meraih kemenangan, terlepas dari rintangan yang mungkin muncul.
Flick juga memberikan sinyal kuat mengenai pergeseran fokus timnya. Ia menegaskan bahwa setelah evaluasi mendalam terhadap kekalahan ini, seluruh energi dan perhatian akan segera dialihkan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. “Sekarang, pada hari Rabu, saatnya untuk menang di Praha,” katanya, menggarisbawahi ambisi Barcelona untuk segera bangkit dan meraih poin penuh di laga tandang tersebut. Pernyataan ini mencerminkan mentalitas juara yang ingin ditanamkan Flick, di mana setiap kekalahan dijadikan sebagai pelajaran berharga untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Dampak Kekalahan dan Perubahan Papan Klasemen
Kekalahan ini memiliki konsekuensi yang signifikan bagi Barcelona, karena secara efektif mengakhiri rentetan sembilan kemenangan beruntun yang telah mereka raih di La Liga. Real Sociedad berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-1, berkat gol-gol yang dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Goncalo Guedes. Barcelona sempat memberikan perlawanan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Marcus Rashford, namun keunggulan Sociedad kembali tercipta dan bertahan hingga akhir pertandingan. Pertandingan itu sendiri berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit-menit awal.
Real Sociedad sempat mencetak gol cepat melalui Oyarzabal di awal laga, namun gol tersebut harus dianulir karena hakim garis menyatakan pemain tersebut berada dalam posisi offside. Barcelona juga mengalami nasib serupa ketika dua gol mereka, yang dicetak oleh Fermin Lopez dan Frenkie de Jong, juga tidak disahkan oleh wasit. Fermin Lopez dianulir karena dianggap melakukan pelanggaran, sementara gol Frenkie de Jong dinyatakan offside. Gol pembuka Real Sociedad akhirnya tercipta pada menit ke-32, ketika umpan silang dari Goncalo Guedes berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Oyarzabal, membawa tim tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum. Di babak kedua, Barcelona berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka. Peluang sempat muncul dari Dani Olmo, namun belum mampu membuahkan hasil. Barcelona akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-70 melalui sundulan Marcus Rashford, yang memanfaatkan umpan lambung akurat dari Lamine Yamal. Namun, keunggulan Barcelona tidak bertahan lama. Hanya berselang satu menit, Goncalo Guedes berhasil mencetak gol yang kembali membawa Real Sociedad unggul dengan skor 2-1. Di menit ke-88, Real Sociedad harus bermain dengan sepuluh orang setelah Carlos Soler menerima kartu merah langsung dari wasit, menyusul tinjauan dari Video Assistant Referee (VAR). Meskipun unggul jumlah pemain di menit-menit akhir, Barcelona gagal memanfaatkan keunggulan tersebut untuk mencari gol penyeimbang. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Real Sociedad tetap bertahan.
Hasil pertandingan ini memberikan dampak langsung pada klasemen sementara La Liga. Real Sociedad kini menempati peringkat ke-20 dengan total 24 poin dari 20 pertandingan yang telah mereka jalani. Sementara itu, Barcelona, meskipun masih memimpin klasemen dengan 49 poin, kini hanya memiliki keunggulan satu angka dari rival abadi mereka, Real Madrid, yang berada di posisi kedua. Situasi ini semakin memanaskan persaingan perebutan gelar juara La Liga musim ini, di mana setiap poin menjadi sangat krusial.
Pilihan Editor: Peta Persaingan Perebutan Gelar Juara Liga Italia


















